CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Warung Dirusak Warga di Tapteng Sediakan Wanita Malam, Pernah Ditutup Pemkab
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ecf33569a972e54565a0de1/warung-dirusak-warga-di-tapteng-sediakan-wanita-malam-pernah-ditutup-pemkab

Warung Dirusak Warga di Tapteng Sediakan Wanita Malam, Pernah Ditutup Pemkab

Warung Dirusak Warga di Tapteng Sediakan Wanita Malam, Pernah Ditutup Pemkab Kondisi warung tuak di Tapteng yang dirusak sekelompok pemuda. (dok. Istimewa)

Tapanuli Tengah - Sebuah warung tuak di Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, diduga dirusak warga. Warung itu disebut sudah pernah ditutup Pemkab Tapteng karena diduga menyediakan wanita malam.

Hal tersebut disampaikan Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani, saat mengecek lokasi keributan. Video peninjauan tersebut diunggah di akun Facebook-nya dan telah diizinkan untuk dikutip.

"Ada masyarakat yang datang ke sini, ke tempat kafe, modusnya menjual tuak, tapi masyarakat melihat ada wanita-wanita. Videonya ada dan itu jam sudah larut malam, jam setengah 3," kata Bakhtiar sebagaimana dilihat dalam video di akun Facebook-nya, Rabu (27/5/2020).

Bakhtiar mengatakan warung tersebut sebenarnya sudah pernah ditutup, bahkan dibongkar. Dia mengatakan sudah pernah memberi modal ke pemilik warung agar mengganti jenis usahanya.

"Setelah kami cek, ini orang sudah berapa kali tempatnya dibongkar. Ini bermasalah belakangan sama Satpol PP," ucapnya.

"Ini orang udah pernah saya kasih modal untuk kasih usaha halal, tapi tetap juga seperti itu," sambung Bakhtiar.

Dia mengatakan Pemkab bakal mengecek identitas wanita-wanita yang terlihat dalam video yang beredar di warung tersebut saat terjadi keributan. Bakhtiar meminta aparat menangkap pemilik warung jika ditemukan bukti dugaan 'menjual' perempuan di warung tersebut.

"Yang punya usaha seperti ini kita akan minta polisi untuk diproses. Perempuan-perempuan yang ada di foto itu kalau dari luar kota, ini kita dalam suasana COVID-19. Kita akan cek kenapa bawa orang seperti ini. Kita akan cek KTP-nya semua, saya sudah panggil lurah, Satpol PP, kita akan razia kos-kos di sekitar sini. Kalau memang dia 'menjual' perempuan, dia harus ditangkap," ucapnya.

Bakhtiar mengatakan tak boleh ada tempat maksiat di wilayahnya. Menurutnya, tempat serupa pernah dibongkar tapi kembali didirikan oleh pemilik warung.
"Dia-dia aja orangnya. Dulu pernah saya, di sini runtuh itu tempat dia pondok kitik-kitik kalau bahasa kita, kita runtuhkan, kita bantu modal malah buka lagi seperti ini. Ini nggak benar," tuturnya.

Meski demikian, Bakhtiar tak membenarkan masyarakat melakukan tindakan main hakim sendiri hingga merusak warung. Dia mengingatkan masyarakat melapor ke polisi atau Pemkab jika menemukan dugaan tempat maksiat di lingkungannya.
"Jam setengah 3 masih ada musik-musik dan masih ada wanita-wanita, sudah barang tentu masyarakat keberatan. Tapi cara masyarakatnya salah. Jangan main hakim sendiri," ucapnya.

"Saya tetap minta masyarakat jangan main hakim sendiri, namun tempat maksiat nggak boleh ada di Tapanuli Tengah," sambung Bakhtiar.

Bakhtiar pun menyerahkan kasus perusakan warung tersebut ke kepolisian. Dia mengaku yakin polisi akan bijak dalam bertindak.

"Saya yakin polisi bijak. Dua-duanya, masyarakat kalau salah dicek, di mana kesalahannya. Ini tempat usahanya juga dicek, ada nggak izinnya. Kalau ada sampai jam berapa. Udah pasti nggak ada izinnya karena sudah pernah ditutup," tuturnya.

Sebelumnya, warung tuak di Tapteng diduga dirusak sekelompok pemuda. Pemilik warung tuak, David Butarbutar alias Molen (43), melaporkan peristiwa tersebut ke polisi.

Peristiwa itu disebut terjadi di warung milik David di Jalan AR Surbakti, Sibuluan Nauli, Pandan, Tapteng, sekitar pukul 02.00 WIB, Selasa (26/5). David mengatakan sudah melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Tapteng dengan tanda terima laporan nomor STTL/114/V/2020/SU/RES Tapteng.

David mengatakan awalnya ada tiga pemuda yang datang ke warung miliknya yang sudah tutup dan meminta minuman gratis. Tak lama berselang, datang lagi sekelompok pemuda yang turut meminta minuman gratis hingga meminta agar David menghidupkan musik, tapi ditolak oleh David. Tiba-tiba, menurut David, para pemuda itu marah dan merusak warungnya.
(haf/tor)

sumber: https://news.detik.com/berita/d-5031...emkab?single=1

kadrun dilawan emoticon-Traveller
profile-picture
nasgorbabi memberi reputasi
kecuali pada budak2 yg kamu miliki

emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin
ga sanggup nyetor ga usah buka2 nying emoticon-Big Grin
apa warung kopi BP raya ada sedia wanita malam emoticon-Wakaka
Quote:


bagi ts semua salah kadrun
emoticon-Traveller


Lihat 2 balasan
sudah pasti ulah kadrun, kalau cebong open minded jelas tidak mungkin, mana mau urusi usaha orang lain, cebong rata-rata juga penganut faham seks bebas.
profile-picture
nowbitool memberi reputasi
warung remang²
wanita malam? terus kalo siang jadi laki gitu emoticon-Ngakak (S)
mulus wanita malamnya mana
iya sih bener tak membenarkan masyarakat melakukan tindakan main hakim sendiri hingga merusak warung, lebih baik lapor ke aparat agar di tindak lebih lanjut karena meresahkan warga sekitar.
Didaerah ane juga ada gudeg yg jualannya malem malem, yg jualan perempuan.
Bakal dikaya gituin gak ya gan kira kira


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di