CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Sedikit Cerita Di Tahun 1998 Sebelum Orba Tumbang
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ec9317282d4954a4d73a93d/sedikit-cerita-di-tahun-1998-sebelum-orba-tumbang

Sedikit Cerita Di Tahun 1998 Sebelum Orba Tumbang

Quote:


Sedikit Cerita Di Tahun 1998 Sebelum Orba Tumbang

SEHAT SEMUANYE YAK MOHON MAAP LAHIR BATIN AGANZ


LANGSUNG AJA SIMAK BERITANYE GANZ

emoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Star


23 Mei 2020 — Mengapa di tahun 1998, para mahasiswa turun ke jalan?

Kampus Universitas Nasional Jakarta, Maret 1998. Di tengah teriakan yang bersanding dengan suara tembakan, Seta Basri menyeruak cepat  ke barisan depan.  Sambil mendorong beberapa kawannya yang asyik melempar batu ke arah Polisi Anti Huru Hara dan para prajurit dari Korps Marinir, ia berteriak agar kawan-kawannya kembali masuk kampus.

“Gua coba menenangkan kawan-kawan karena tak ada dalam rencana rapat aksi sebelumnya kita akan chaos dan berbenturan dengan aparat,” kenang dosen ilmu politik di sebuah kampus swasta tersebut.

Tetiba bagian kiri perutnya terasa nyeri dan panas. Sebelum sadar bahwa dia tertembak peluru karet, tubuhnya pun menjadi lemas dan ambruk. Kawan-kawan Seta menjadi panik. Mereka kemudian menyeret tubuh kecil mahasiswa FISIP itu ke dalam kampus. “Pertempuran” pun berlangsung semakin seru dan tak terkendali.  

“Sejak 16 Januari sampai awal-awal Mei, kami sudah turun ke jalan memprotes kenaikan harga dan penurunan Harga (Harto Sekeluarga),” ujar Faizal Husein, eks Koordinator KM UNAS (Keluarga Mahasiswa Universitas Nasional).

UI (Universitas Indonesia) juga tak mau kalah. Setelah menumpahkan sekira 4000 mahasiswanya di flyover Kelapa Dua, Depok pada akhir Februari 1998, dua minggu kemudian mereka lantas mengutus 20 perwakilannya untuk pergi ke Gedung DPR/MPR.

Di hadapan Fraksi ABRI, para ketua senat fakultas pimpinan Rama Pratama menolak secara tegas laporan pertanggungjawaban Presiden Soeharto dalam Sidang Umum MPR. Selain itu mereka pun menyodorkan agenda reformasi versi UI kepada para angggota DPR.

“Saya ingat sekali, sebelum masuk ke ruangan rapat, satu persatu wajah kami direkam oleh seseorang yang memegang kamera video. Entah buat apa,” kenang Dede Suryadi, Ketua Senat Fakultas Sastra UI periode 1997-1998.

Tidak hanya di Jakarta, aksi mahasiswa pun marak di Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Malang, Purwokerto, Jember dan kota-kota lainnya di Sumatera dan Sulawesi. “Tercatat antara April-Mei 1998, sekitar 600 mahasiswa dan 100 aparat terluka akibat bentrok yang terjadi antara dua pihak tersebut di kampus-kampus seluruh Indonesia,” tulis X-Pos edisi 16-22 Mei 1998.

Badai krisis moneter yang terjadi pada 1997 menghantam semua lapisan masyarakat. Akibatnya, menurut ekonom UI Faisal Basri, harga pangan naik hingga 1000% dan membengkakan jumlah orang miskin di Indonesia menjadi 118, 5 juta orang. “Ini memang di luar nalar kita,” ujar Faisal dalam suatu kesempatan diskusi bersama mahasiswa IAIN Jakarta pada penghujung 1997.

Situasi tersebut tentunya berimbas langsung kepada kehidupan para mahasiswa. Kebutuhan sehari-hari, buku-buku dan biaya kuliah melambung tinggi dan tak terjangkau lagi. Kiriman rutin dari orangtua di daerah menjadi tersendat, bahkan terhenti.

“Pokoknya kehidupan kami saat itu menjadi susah, banyak kawan-kawan yang tak bisa lagi melanjutkan kuliah. Bahkan di Medan, saya dengar banyak mahasiswa menjadi tukang becak,”ujar Zulkarnain, eks aktivis mahasiswa UNPAD (Universitas Padjadjaran) Bandung.

Krisis ekonomi berkelindan dengan maraknya praktek korupsi, kolusi dan nepotisme di kalangan para pejabat Orde Baru. Sementara itu, institusi legislatif dan yudikatif  impoten dan tak bisa menjalankan fungsinya.

Semua itu menjadi penyebab utama bergolaknya kampus sejak pertengahan 1997. Sejak Juni, aksi-aksi protes terhadap pemerintah Orde Baru kerap dilakukan di dalam kampus. Awal 1998, aksi mulai bergeser ke luar kampus dan langsung berhadapan dengan aparat keamanan, bahkan tak jarang terjadi bentrokan fisik. Situasi pun jadi mencekam.

Aksi-aksi mahasiswa direspon secara negatif oleh pemerintah Orde Baru. Alih-alih mengakomodasi permintaan mahasiswa, mereka malah menuduh anak-anak kampus tersebut sudah melakukan aksi politik praktis. Dalam Republika edisi 15 April 1998, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Wiranto Arismunandar mengancam secara keras agar para mahasiswa tidak terjebak dalam politik praktis dan mengingatkan sisi negatifnya bagi kegiatan akademik di kampus.

Pernyataan Wiranto (yang masih memiliki kekerabatan dengan keluarga besar Presiden Soeharto itu) menuai badai protes di kampus-kampus. Aksi-aksi anti Presiden Soeharto dan para kroninya pun semakin menggila. Tuntutan penurunan harga menjadi sering diiringi juga oleh penuntutan Soeharto lengser dari jabatannya sebagai presiden.

“Dalam situasi sengsara seperti zaman itu, tak ada pilihan lain: reformasi kehidupan politik atau kami mati sekalian,” ungkap Seta.

Sesuai kesepakatan, kampus-kampus pun mulai mengganti jargon “turunkan harga” menjadi “turunkan Soeharto”. Menindaklanjuti peralihan tuntutan yang mulai mengarah kepada orang nomor satu di Republik Indonesia pada saat itu, para aktivis mahasiswa sadar bahwa perlawanan yang dibangun berdasarkan sentiment kampus tak akan efektif.

Lantas berbagai organ gerakan mahasiswa pun bermunculan. Mulai dari Forkot (Forum Kota), Front Nasional, FKSMJ (Forum Komunikasi Senat Mahasiswa Jakarta hingga KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia). Merekalah di antaranya yang pada 18 hingga 22 Mei 1998 “menduduki” Gedung DPR MPR dan dikatakan banyak orang sebagai penumbang kekuasaan Presiden Soeharto yang sudah berlangsung 32 tahun lamanya.

Quote:


selesai


——————————


emoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Gan


Quote:


Quote:



profile-picture
profile-picture
profile-picture
entop dan 2 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Sengkuni lahir emoticon-Smilie
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 2 lainnya memberi reputasi
Lantas.........emoticon-Bingung
Maksudnya cerita sekarang apa......... emoticon-Bingung

TS makan dulu gih.......... emoticon-Jempol
Sedikit Cerita Di Tahun 1998 Sebelum Orba Tumbang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 3 lainnya memberi reputasi
trus apa negara kita lebih baik setelah reformasi ?
ya gw gak ngalamin jaman orba jd gw gak bisa bandingin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pgcililitan dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Bey de wey TS .......UNJ dulu nggak vokal-vokal amat......turut-serta doang iya........... emoticon-Jempol
TS dari UNJ.... emoticon-Bingung

nggak bakal ada yang ngalahin Trisakti emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pgcililitan dan 3 lainnya memberi reputasi
Cerita jangan di sini oi! emoticon-Mad

Kami gak butuh cerita, kami butuh thr! emoticon-Mad














































emoticon-Belgia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 3 lainnya memberi reputasi
gak dibaca smua..
profile-picture
simsol... memberi reputasi
dan setelah itu dengan posisi yang sama antara indonesia dan korea selatan sekarang kita jauh tertinggal dengan korea selatan


REFORMASI GAGAL
profile-picture
profile-picture
profile-picture
radeneca dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Emg sih di masa orba negara kita lebih kuat
Tapi kebebasan berpendapat dicekal pemerintahan juga otoriter,jadi kalo jadi banyak yg gk suka ya wajar
profile-picture
profile-picture
snoopze dan simsol... memberi reputasi
Reform & opening-up policy (Reformasi dan kebijakan pintu terbuka , menyambut investor asing) ,...YANG paling berhasil secara masif mengangkat ratusan juta penduduk dari suatu negara dr lembah kemiskinan dlm sejarah dunia adalah : “GAIGE KAIFANGNYA” : BAPAK RRC MODERN : “DENG XIAOPING” (Desember 1978)

Sedikit Cerita Di Tahun 1998 Sebelum Orba Tumbang

DENG XIAOPING , Dlm satu kesempatan , kunjungan ke Rusia ,...bertemu : Nikita Khruschev , dan nikita khruschev pun berujar : “Dia (Deng Xiaoping) , org pendek dgn hari depan yg besar.”

Utk skala sesama Southeast Asian country , this :

Sedikit Cerita Di Tahun 1998 Sebelum Orba Tumbang

Kata LKY (Lee Kuan Yew) : Asian (benua asia) tdk butuh democracy !!!

Tengok India yg begitu mengagung2kan democracy, ...dimana setiap ada election per district wilayah aja ,...ribut dan chaos nya bukan main.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh softcoreman
Lihat 1 balasan
profile-picture
37sanchi memberi reputasi
Diubah oleh simsol...
cuma nyimak scroll aje tanpa baca 😁
profile-picture
simsol... memberi reputasi
Nyimeng emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
simsol... dan kaiserwalzer memberi reputasi

Menurut ane nih
Krismon dimanfaatin para mahasiswa IM
Dr sinilah mahasiswa2 lain scr tak sadar terpicu

Krisis waktu itu adalah krisis keuangan
Keuangan disini tak lebih dr soal dagang valas
Dr Thailand yg baru nerapin trading otomatis dan kurs tetap jadi bulan2an spekulan
Akhirnya pake kurs mengambang terkendali itupun gak nolong buat nurunin kepanikan pasar
Di Indonesia gelombang ini begitu mudah menghantam
Krn 1-2 tahun sblomnya perdagangan otomatis di bursa efek diterapkan... Jadiii volatilitasnya sangat kuat dan cepat
Kepanikan di pasar uang ini lah yg merambat ke hal lainnya
Diperoarah sektor swasta dan perbankan belum siap
Dari issue inilah dimanfaatin para mahasiswa yg berideologi IM yg akhirnya diikuti oleh mahasiswa lainnya emoticon-Big Grin

profile-picture
profile-picture
profile-picture
betadine dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
wismoyo arismunandar bkn wiranto gan
profile-picture
simsol... memberi reputasi
Ah, kagak emoticon-Ngakak menurut gw krismon gak serem. Yg serem rakyat kismin carik2.
Dlu kan Indon lom mapan, klo sekarang pangan dan bahan industri sudah berkembang. Gak jadi masalah klo dihajar valas. Paling puyeng mikir utang Indon dalam bentuk USD.
Konon kabar burung menjelang turunnya soeharto, kapal2 perang amerika sudah berlayar di daerah kepulauan seribu jakarta.Mau turun baik2 atau mau dibuat seperti ferdinand marcos.
profile-picture
simsol... memberi reputasi
Dan menjadi sia sia, indonesia semakin terpuruk disemua sisi.
Kecuali pornografi,tabloid stensilan dan bandung lautan asmara
profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
ada rute skenario yg beda klo soeharto tidak turun.. besar kemungkinan jakarta bakal seperti aleppo suriah.. dan baghdad irak disertai cerita pemerkosaan ribuan amoy bakal digunakan US buat menguatkan alasan mereka menyerang jakarta dengan pesawat2 jetnya..
Fadli Zon tuh produk reformasi, mahasiswa culun ngaku reformis, penjilat orde baru, ta*i anjing Soeharto dan Keluarganya.

Reformis sesungguhnya cuma ada di profil Budiman Sudjatmiko, hail Forkot
yg pling terkesan ampe merinding klo inget2/liat dokumentasi dri reformasi 98 adalah "semua merah putih"
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di