CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kalau Mau Dibandingkan, Tes Covid-19 Indonesia Terendah Di Dunia
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ec8f7df337f9363b10f1c39/kalau-mau-dibandingkan-tes-covid-19-indonesia-terendah-di-dunia

Kalau Mau Dibandingkan, Tes Covid-19 Indonesia Terendah Di Dunia

Pemeriksaan infeksi virus corona baru atau Covid-19 yang sudah dilakukan pemerintah terhadap masyarakat masih terendah di dunia. Hal ini diakui Kepala Bappenas Suharso Manoarfa.

Bahkan Board Member of Bandung Innitiaves Network, Gde Siriana Yusuf mencatat, jumlah tes yang dicapai pemerintah tidak sebanding dengan negara lain di Asia.

"Kalau kita mau bandingkan dengan Asia Tenggara, yang mana RI lebih rendah tes per 1 juta populasi dari Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Brunei, Filipina. Hanya unggul dari Laos, Timtim, Kamboja," ujar Gde Siriana Yusuf saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (23/5).

Bahkan, lanjut Gde Siriana, capaian tes yang dilakukan pemerintah bukan 743 tes/1 juta penduduk atau populasi, tapi 839 tes/1 juta popoulasi.

Bahkan jika capaian ini mau dibandingkan dengan capaian India, yang jumlah penduduknya lebih banyak dari Indonesia, tes Covid-19 masih lebih banyak dilakukan oleh India.

"Di India lebih banyak dari RI, 1.973 banding 839 (per 1 juta penduduk," terang Gde Siriana.


"Tapi orang yang tidak suka dikritik akan bilang RI kan penduduknya banyak," pungkasnya.


https://politik.rmol.id/read/2020/05...ndah-di-dunia.




Kalau Mau Dibandingkan, Tes Covid-19 Indonesia Terendah Di Dunia


ruwet!! emoticon-Ultah




GIF
profile-picture
profile-picture
profile-picture
PROSAV dan 11 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Mau dibilang masih sedikit kek sampling test corona nya, yang penting kurvanya harus turun. emoticon-Hammer

Masuk pertamax gak yah Ane? emoticon-Malu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bigbuncit dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Kalau mau banyak jadi yg ketahuan banyak banget alhasil jadi meroket bray

GIF
profile-picture
profile-picture
profile-picture
alisson.13 dan 3 lainnya memberi reputasi
gw denger di youtube alat covid tes dari china, klau kita punya gejala demam biasa bisa jadi positif klau di tes covid emoticon-Takut

profile-picture
alisson.13 memberi reputasi
Ngga percaya lah....
makanya gue curiga pemerintah apa kesusahan utk pengadaan rapid test kenapa ga bisa banyak

banyak kelamahan²nya mulai dr prakerja, bpjs,jalur udara,relaxaxy dll

ga tegas sama sekali

kasus corona ini kelihatan banget level pemerintah sejauh mana

njirr paling rendah sedunia ga malu?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yoshitake dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh daroi
Lihat 1 balasan
Biar kurva turun pilihin orang yang sehat buat test emoticon-Hammer2
profile-picture
MUF0REVER memberi reputasi
Ga heranlaah..emoticon-Traveller
EMBER
Membuktikan gagalnya kita dlm bidang penanganan wabah...
klo gak ada tes ya gak ada yg kena corona..

profile-picture
rizaldi.sarpin memberi reputasi
Diubah oleh zinaitudosa
Keren dong bisa terendah di dunia
Jika ditambah dengan kasus kematian yang dilaporkan pemerintah hingga Minggu (17/5/2020), total kematian terkait Covid-19 berdasarkan panduan WHO mencapai 4.981 orang.

Irma menambahkan, peningkatan laju kematian ODP dan PDP lebih tinggi dibandingkan dengan laju penambahan kematian yang terkonfirmasi positif.

Kondisi ini menunjukkan minimnya dan lambatnya proses pemeriksaan menyebabkan para ODP dan PDP meninggal sebelum diperiksa atau hasil yes PCR mereka keluar.

https://nasional.kompas.com/read/202...ari-4000-orang

emoticon-Malu (S)
maklum ga ada fuluzz

minal aidin semuanya

sudahi gaduh ghibah

kita semua Sama dihadapanNya

Ama India aja kalah
Jumlah total tes/1jt populasi di Indonesia masih stengahnya India
Tapi biarkan lah kalo emang maunya pemerintah kita "supaya rakyat tidak panik". Kan memang rakyat dan pemerintah kita lebih memilih kebohongan yang manis daripada realita yang pahit.
profile-picture
profile-picture
katronguik dan rizaldi.sarpin memberi reputasi
Diubah oleh doombringer2211
welcome to wkwkwkwk land
Ini mungkin karena kita tidak tegas di Jakarta, epicenternya Indonesia sehingga nyebar ke daerah2 dan menjadi sulit di 'contain'.
Karena terlalu nyebar, resource harus dibagi, efeknya ke logistik (uang dan waktu).

Mungkin ya, karena ga ada yg bisa menjamin virusnya ga nyebar ke daerah kalau jakarta total lockdown sekalipun.
Lihat 1 balasan
Mending skrg pantau deh data kematian...
Itu mungkin lebih menggambarkan
Sementara abaikan yg org maupun yg msh dirawat
Kalopun memang tersedia rapid test massal macam pemilu..emangnya kita siap (kapasitas fasilitas/tenaga medis) dengan hasilnya🤔?
"Baru" puluhan ribu positif aja uda jerit2 kurang manpower dan alat2 medisnya..
Akhir taun tewas puluhan ribu pun jg ga usah heran.

Seharusnya media/skala rt rw desa kampung sampai tempat ibadah mulai mensosialisasikan prosedur penanganan proses penguburan/kremasi mayat di daerah setempat. Tidak perlu ada lg yg ditutup2i informasi brp org yg tewas di daerah sekitar...(perawat /tenaga medis/dokter yg positif aja diusir dari rumah/kediamannya....halah....)
Diubah oleh chibitora
Lihat 4 balasan
coba lagi dibanyakin jumlah tesnya
"Tapi orang yang tidak suka dikritik akan bilang RI kan penduduknya banyak," pungkasnya.

Waduh, langsung nyegat beliau
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di