CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Ndul, Mercon Raksasa Nan Spektakuler dan Ngangenin
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ec898d2c820847f14484265/ndul-mercon-raksasa-nan-spektakuler-dan-ngangenin

Ndul, Mercon Raksasa Nan Spektakuler dan Ngangenin

Ndul, Mercon Raksasa Nan Spektakuler dan Ngangenin
diolahdariwikihow



Maaf, gambar yang dicari ndak ketemu. Ini hanya bentuk miripnya saja.


Selamat siang. Bertemu kembali dengan Ki Jagat Alit di Channel Jepara. Mari kita kulik tentang mercon raksasa nan spektakuler.


Ndul, adalah tanda khas yang paling ditunggu-tunggu oleh rakyat Jepara era-tahun 80-an. Sebelum akhirnya digantikan dengan sirine.


Ndul atau di tempat lain disebut Blanggur adalah mercon raksasa yang bentuknya bulat seperti bola meriam atau bola sepak dan ukurannya ya spekatakuler seperti itu. Sumbunya terlihat panjang terjuntai.

Sebelum dinyalakan, Ndul itu dimasukkan ke dalam tabung setinggi setengah meter yang ditanam tegak lurus ke dalam tanah sehingga tabung tersebut mengarah ke atas yang letaknya di samping menara Masjid Agung Jepara.

Ndul khusus dipesan dari Cirebon atau Tuban, sekali pesan untuk 30 hari, meski biasanya pesanan datang secara berangsur karena butuh waktu dan tidak mudah membuatnya.


*



Ndul, atau mercon raksasa atau mercon Blanggur. Jika dipasang akan terdengar tiga suara yang khas yaitu :

" Dullll... !"

Masih dengan suara ledakan keras tapi belum seberapa. Suara teredam oleh tabung logam di bawah tanah.

" Suuiittt...!"

Suara ndul yang panjang dan melesat terbang ke udara, memperlihatkan jalur asap tegak lurus ke arah langit. Mencapai ketinggian tertentu, hingga radius kilometer tertentu terlihat dan kemudian meledak menggelegar...

Dan...

" Duuullll... !"

Meledak di angkasa dengan suara yang besar seperti bom menggetarkan seluruh langit dan bumi Jepara kala itu.

Ada lontaran api bak kembang api yang indah.


Ndul, Mercon Raksasa Nan Spektakuler dan Ngangenindiolahdarigoogleimages


Ndul spesial ini dinyalakan untuk menandai hari-hari khusus di agenda Kota Jepara seperti :

1. Tanda Buka Puasa


Ndul selalu dinyalakan pada era itu untuk menandai waktu dimulainya buka puasa.

Biasanya, kita terutama anak-anak menunggu waktu buka puasa dengan melakukan berbagai permainan di tanah lapang sambil menunggu ndul itu dinyalakan. ( ngabuburit )

Meski sudah ada jam, berita radio dan tivi tapi ndak afdol kalo tidak melihat dan mendengar suara ndul yang menggeletar membahana itu.


2. Tanda Hari Raya Islam

Pada perayaan Hari Raya Islam, baik Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Idul Adha, ndul tidak ketinggalan dinyalakan sebelum sholat sunnah Id dilaksanakan.


3. Tanda Peringatan 17 Agustus

Pada perayaan hari Kemerdekaan Indonesia, ndul mengalami proses kreatif. Hasil ledakannya bukan berupa kembang api saja, malah kerennya muncul selembar bendera Merah Putih yang terbang melambai-lambai di bawa angin. Mantap Jaya!

Seingatku, agenda itu yang selalu dimeriahkan dengan suara khas Ndul Sang Legenda.


Sayang, Ndul akhirnya tergilas jaman. Digantikan dengan sirine yang meraung-raung tinggi.

Konon, mungkin karena harganya yang mahal dan susah membuatnya apalagi mercon termasuk kategori barang yang dilarang beredar.

Malah, ada kabar becandaan, ndul diganti sirine karena Bupati Jepara punya penyakit jantung. Takut jantungan... kan bahaya... emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak

Entah mana yang benar, yang jadi kenyataan bahwa Ndul sekarang tinggal kenangan.


Baiklah sekian dulu kulikan Ki Jagat Alit tentang Ndul yang legend bingit!.

Jika di tempatmu ada kekhasan seperti ini, silakan dibagi ke kolom komentar untuk menambah wawasan tentang serba-serbi nan asyik di bumi Nusantara!


Selamat siang salam sehat.
Always bersyukur dari :

Ki Jagat Alit
profile-picture
c4punk1950... memberi reputasi
Diubah oleh ndutsetiawan
Semacam petasan ya om. Sekarang udah gak boleh huhuhu
profile-picture
ndutsetiawan memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Terakhir kapan itu tradisi ndull masih diadakan gan? Seru juga yaa

Kalo masa kecil ane di kawasan tempat tinggal ane dulu, suka nungguin bunyi semacam sirine _disebutnya gaug/gauk atau entah gimana penulisannya, pokoknya pengucapannya spt itu_ sbg penanda waktu berbuka puasa...sirine ini datangnya dari semacam pengeras suara yg diletakkan tinggi seperti tiang sutet
Meskipun letaknya cukup jauh dari rumah ane kecil dulu, masih terdengar, mungkin karna jaman dulu motor mobil tidak serame spt sekarang...kala itu masih jamane pak harto 😄
Lihat 1 balasan
tahun ini malam takbiran tak seperti biasanya ya
Lihat 1 balasan
Quote:


Lebaran gimana gan? Rame tidak?
Lihat 1 balasan


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di