CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Bulan Ramadhan : Aku Lelah Dengan Semua Ini!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ec7ec21c342bb69e8351eba/bulan-ramadhan--aku-lelah-dengan-semua-ini

Bulan Ramadhan : Aku Lelah Dengan Semua Ini!

Bulan Ramadhan : Aku Lelah Dengan Semua Ini!


Jika ramadhan mampu berucap, dan ia akan mengutarakan apa yang selama ini mengganjal.

Mau tidak mau ia akan meluapkan apa yang selama ini ingin disampaikan pada kita semua.

Jika ia mampu berucap, mungkin kalimat ini akan mewakili.


Untuk apa aku berlama di sini? Sedangkan aku tak pernah lagi kau harapkan. Engkau jenuh saat bersamaku.

Bulan Ramadhan : Aku Lelah Dengan Semua Ini!

Untuk apa aku berjumpa denganmu? Sedangkan aku datang kau palingkan hati. Kau lebih memilih kemaksiatan setiap hari.

Bulan Ramadhan : Aku Lelah Dengan Semua Ini!

Untuk apa aku mengindahkan hatimu? Sedangkan engkau tak pernah indahkanku. Kau indahkan yang lainnya.

Bulan Ramadhan : Aku Lelah Dengan Semua Ini!

Untuk apa aku menemanimu? Sedangkan aku tak pernah engkau temani. Kau lebih menemani keserakahan perutmu.

Bulan Ramadhan : Aku Lelah Dengan Semua Ini!

Untuk apa aku lelah hanya menunggumu? Sedangkan engkau selalu membiarkanku kesepian. Kau pergi untuk menemuinya yang tak pernah Tuhanmu sukai.

Bulan Ramadhan : Aku Lelah Dengan Semua Ini!

Kemanakah penghiasku? Yang dulu selalu hiasiku dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an dan sunah sunahnya. Mengapa hanya alunan musik yang kudengar dan perbuatan yang tak ada sedikitpun manfaat yang aku saksikan.

Bulan Ramadhan : Aku Lelah Dengan Semua Ini!

Kemanakah orang orang yang dulu setia menantikan kehadiranku? Mengapa hanya ada orang orang yang sedang menantikan hari raya.

Kemanakah orang orang yang dulu selalu gembira dengan kehadiranku? Mengapa hanya terdapat orang orang penunggu kabar takbir keliling.

Kemanakah orang orang yang akan menikmati kehadiranku? Mengapa hanya penikmat santapan sehabis adzan maghrib.

Bulan Ramadhan : Aku Lelah Dengan Semua Ini!


Kemanakah orang orang yang selalu siap berlomba mengejar lailatul qodar? Mengapa hanya orang orang berlomba mengejar THR.

Bulan Ramadhan : Aku Lelah Dengan Semua Ini!


Aku rindu orang orang yang dulu.
Aku rindu para perinduku.
Aku rindu udara segar yang dulu.
Aku rindu pelantun ayat suci yang setia temaniku.
Aku rindu pengejar lailatul Qodar.

Bulan Ramadhan : Aku Lelah Dengan Semua Ini!

Kurindukan mereka yang selalu ada untukku. Selalu temaniku hingga datang malam satu Syawal.
Bersama mereka aku bahagia hingga kulepaskan tugasku saat hilal tersenyum kembali di ujung barat selepas senja. Saat terbit fajar penyampai kabar hari fitri akupun sangat kesepian.
Tak ingin rasanya jumpai jagat ini, jika tak ada perinduku yang akan merindukanku.


Tulisan : Opini Pribadi
Pict : Google
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Bgssusanto88 dan 6 lainnya memberi reputasi
emoticon-Wakaka Sabar cuk, semua ada waktunya!
profile-picture
profile-picture
Richy211 dan han766 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
yang penting tetap bersyukur aja gan masih diberi kesempatan buat ngerasain lebaran tahun ini walaupun dengan segala keterbatasan hehehe
profile-picture
profile-picture
Richy211 dan han766 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
semoga ketemu bulan ramadhan di tahun berikutnya amin
profile-picture
profile-picture
Richy211 dan han766 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
kadang ngrasa jadi orang paling gak beruntung karena selalu aja ada musibah,
cuma ya karena punya Tuhan, bersyukur aja sih masih dikasih hidup
emoticon-Betty emoticon-Betty
profile-picture
profile-picture
Richy211 dan han766 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
paan sih. ga jelas
profile-picture
profile-picture
Richy211 dan han766 memberi reputasi
paan sih. ga jelas (2)
profile-picture
profile-picture
Richy211 dan han766 memberi reputasi
hari terakhir puasa gan mohon maaf lahir batinn yaaa
profile-picture
han766 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Betuull gan .. penuh duka...
profile-picture
han766 memberi reputasi
Lihat 1 balasan


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di