CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Belanja Baju Lebaran Berjubel di Mal, Pembeli Panik Kasir Meninggal Positif Covid
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ec791c82525c360024341bc/belanja-baju-lebaran-berjubel-di-mal-pembeli-panik-kasir-meninggal-positif-covid

Belanja Baju Lebaran Berjubel di Mal, Pembeli Panik Kasir Meninggal Positif Covid

POPULER Nekat Belanja Baju Lebaran Berjubel di Mal, Pembeli Panik Tahu Kasir Meninggal Positif Covid

Jumat, 22 Mei 2020 04:47



TRIBUNMATARAM.COM -  Nekat belanja baju untuk lebaran 2020, pembeli panik saat tahu kasir meninggal karena positif corona.

Banyak daerah yang mulai terlihat berjubel demi berbelanja, namun kini para pembeli dilanda kepanikan saat tahu salah satu kasir positif virus corona.

Belakangan ini sempat viral foto dan video warga yang berjubel di pusat perbelanjaan.

Tak hanya di satu kota, ada banyak video yang memperlihatkan dari berbagai daerah di Indonesia.

Padahal hingga kini, kondisi di Indonesia belum aman dan banyak daerah yang masih menerapkan PSBB.

• 

Sebelumnya sempat asyik berbelanja dan memilih pakaian, kini mereka dilanda ketakutan.

Hal ini disebabkan karena salah satu kasir dari pusat perbelanjaan ini ternyata positif corona.

Hal ini terjadi di sebuah pusat perbelanjaan di Medan.

Mall tempat kasir positif virus corona ini sempat ramai dikunjungi meski di tengah pandemi.

Kini seluruh karyawan mall diwajibkan melakukan rapid test.


Kadis Kesehatan Kota Medan yang juga Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan, dr Edwin Effendi, mengatakan, semua karyawan yang berada di pusat perbelanjaan tersebut akan menjalani rapid test pada Selasa (19/5/2020).

"Rapid test dilakukan kepada seluruh karyawan terutama yang pernah kontak dengan kasir tersebut dan dilakukan mulai 09.00 WIB besok," ujarnya, Senin (18/5/2020) malam dikutip dari TribunMedan.com.

Lanjut dr Edwin, untuk sementara belum ada kabar penutupan pusat perbelanjaan itu.

"Lihat perkembangan besok. Untuk penutupan supermarket bisa saja dilakukan," ungkapnya.

• 

Terpisah, terkait kejadian tersebut, untuk melakukan upaya pemutusan rantai penyebaran virus Covid-19, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Sumatera Utara, Mayor Kes dr Whiko Irwan, mengatakan, tidak hanya karyawan, namun seluruh warga yang pernah kontak dengan kasir tersebut harus datang untuk rapid test.

"Gugus Tugas Medan melakukan rapid test besok untuk karyawan.

Namun belum menutup pusat perbelanjaan itu sampai terlihat hasil rapid test," jelasnya.

Kasir pusat perbelanjaan yang berada di Jalan Gatot Subroto Medan, Chang Chen Sulastri, disebut meninggal dunia dikutip dari TribunMedan.

Sebelumnya kasir ini sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Murni Teguh Medan dengan status positif Covid-19 lewat test PCR.

https://mataram.tribunnews.com/2020/...f-covid?page=4

Ironi di Tengah PSBB dan Pandemi Covid-19

Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di sejumlah kota besar mengatur pergerakan masyarakat agar penyebaran virus corona bisa ditekan.

Ironis, situasi di sejumlah tempat tidak menunjukkan pengetatan pergerakan itu.

Seolah tak ada PSBB, masyarakat masih memadati ruang publik seperti mal.

Salah satunya terlihat dari tumpukan pengunjung Mal CBD Ciledug Kota Tangerang yang videonya viral beberapa hari ini.

Kepala Bidang Penegakan Hukum Satpol PP Kota Tangerang Gufron Falfeli mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (17/5/2020).

"Itu (kerumunan) informasinya hari Minggu," tutur Gufron saat dihubungi melalui telepon, Selasa (19/5/2020).

• 

Gufron mengatakan, sebenarnya mal tersebut diizinkan untuk tetap buka karena mengantongi izin sebuah hypermarket yang melayani kebutuhan dasar sehari-hari.

Namun, dengan penumpukan tersebut, lanjut Gufron, manajemen terlihat abai dengan persyaratan protokol kesehatan yang menjadi syarat operasional di masa PSBB.

Terbukti melanggar PSBB

Warga berbelanja pakaian yang dijual pedagang kaki lima di atas trotoar Jalan Jati Baru Raya, Tanah Abang, Jakarta, Senin (18/5/2020). Meski kawasan niaga Pasar Tanah Abang telah tutup selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), namun sebagian oknum pedagang tetap menggelar lapaknya di sejumlah titik seperti di atas trotoar dan di gang perkampungan setempat. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Kasatpol PP Kota Tangerang Agus Hendra mengatakan, setelah diperiksa lebih lanjut, pihak pengelola Mal CBD Ciledug terbukti melanggar sejumlah syarat operasional pada masa PSBB.

Untuk itu, kata Hendra, dilakukan langkah penutupan operasional mal dan hanya membuka area yang mendapat izin operasional.

"Kecuali gerai swalayan (tidak ditutup) yang menjual bahan pangan, karena termasuk yang dikecualikan," kata Agus.

• 

Penutupan dengan memasang segel garis kuning dari Satpol PP Kota Tangerang dilakukan pada Selasa sore sekitar pukul 16.00 WIB.

Bukan yang pertama

Penindakan penutupan sementara pusat perbelanjaan karena viral di media sosial bukan kali pertama terjadi di Kota Tangerang.

Kota yang paling banyak menyumbang angka kasus positif Covid-19 di Provinsi Banten ini juga pernah menindak pusat perbelanjaan perabot rumah tangga IKEA di kawasan Alam Sutera.

Penutupan IKEA juga diawali dari video yang beredar di media sosial yang memperlihatkan ramainya pengunjung di sana.

Public Relation Manager IKEA Indonesia Ririn Basuki membenarkan bahwa IKEA Alam Sutera, Kota Tangerang, akan ditutup sementara lantaran ramai diserbu pengunjung.

"Ya betul (akan ditutup sementara)," ujar dia.

• 

Dikonfirmasi lebih lanjut, IKEA kembali memperpanjang masa penutupan setelah adanya Keputusan Wali Kota Tangerang yang memperpanjang PSBB sampai 31 Mei mendatang.

"Penutupan sementara diperpanjang karena kami memang mematuhi peraturan PSBB," kata dia.

Akibat penutupan tersebut, IKEA mengalihkan transaksi mereka ke pasar online dan mengajak pelanggannya untuk bertransaksi aman via jaringan internet.

Ririn mengaku penjualan online justru meningkat dan bisa mencapai target penjualan yang diinginkan oleh IKEA sendiri.

"Kalau belanja online meningkat, lumayan banyak bisa sesuai target," tutur Ririn.

Tanggapan sosiolog

Sosiolog Universitas Indonesia (UI) Imam Prasodjo mengatakan, kondisi itu terjadi karena tiga hal.

Pertama, pemahaman masyarakat didasarkan pada situasi dan kondisi di lapangan.

Tidak semua warga membaca atau memahami penjelasan dari para ahli tentang aturan dan bahaya penyebaran virus corona tipe (SARS-CoV-2) yang menyebabkan Covid-19.

"Mungkin dia sudah dengar, tapi dia lihat teman-temannya (beraktivitas) enggak ada masalah. Dia lebih mengikuti apa yang ada di luar, jadinya imitation effect," ujarnya.

Itu menjadi sebab kedua, yaitu banyaknya orang yang melanggar aturan dan tidak mengindahkan bahaya Covid-19, membuat orang lain meniru hal itu, yang sebenarnya merupakan suatu pelanggaran.

Faktor lain, masyarakat masih belum terbiasa atau masih berat melepas kebiasaan di tengah pembatasan aktivitas akibat pandemi Covid-19.

Ada dorongan besar yang tidak bisa terbendung untuk menjalankan budaya yang biasa dilakukan saat menjelang Lebaran. Salah satunya berbelanja.

Hal ini, kata Imam, juga dipengaruhi oleh ketidakpatuhan kolektif sudah dilakukan karena masyarakat yang cenderung meniru satu sama lain. (TribunMataram.com/ Asytari Fauziah) (Kompas.com/ Singgih Wiryono/ Jessi Carina)

https://mataram.tribunnews.com/2020/...f-covid?page=4

Belanja Baju Lebaran Berjubel di Mal, Pembeli Panik Kasir Meninggal Positif Covid

Mungkin saja rakyat mengikuti himbauan pleciden untuk berdamai dengan corona


emoticon-Menang

Belanja Baju Lebaran Berjubel di Mal, Pembeli Panik Kasir Meninggal Positif Covid
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darmawati040 dan 8 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 3
darimana tau kasirnya meninggal kena corona?? udah di swab test?? hasil visumnya udah dikirim ke kemenkes?? jangan asal nuduh aja donk..
profile-picture
profile-picture
stomap dan kaum.berfikir.. memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Belanja Baju Lebaran Berjubel di Mal, Pembeli Panik Kasir Meninggal Positif Covid

wahahaha karantina diperpanjang gue ga keberatan beneran mumpung tentera ngaloh lagi membabi buta friendly fire emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bontakkun dan 2 lainnya memberi reputasi
Life will find the way... 🐫
profile-picture
MUF0REVER memberi reputasi
Siapin tabungan aja, masa-masa kelam masih lama. emoticon-Busa
profile-picture
MUF0REVER memberi reputasi
Diubah oleh Jangan.maling
Lihat 1 balasan
Mantap ya gaes. emoticon-2 Jempol
Quote:


pirusnya dari daratan cinak sipit bre.. makanya sulit banget diatasi.. tipikal orang yg bikin aja udah kayak parasite shithole dimana2.. mungkin perlu dikasi status WNI dulu bre baru pirusnya bisa ilang dimari.. emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaldi.sarpin dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh zinaitudosa
Lihat 5 balasan
Quote:


pirus cinak buat endonesia mantab emoticon-2 Jempol
profile-picture
profile-picture
dikamiftahul dan MUF0REVER memberi reputasi
Diubah oleh zinaitudosa
Lihat 2 balasan
Kasir supermarket ya?
Mall kan belum boleh buka gan ...??
Mall buka nya kan per 8juni...

Mall boleh buka karna ada supermarket??
Bisa begitu ??
Trs toko baju yg ada di mall ikutan buka toko??
Diubah oleh .noiss.
Lihat 2 balasan
Berita ngaco ini. Yg orang Medan bakalan bingung bacanya. Itu kasir supermarket Berastagi, bukan mall. Dan gak ada hubungan dg berjubel beli baju Lebaran. Itu supermarket kebutuhan pokok. Sekelas Tribun kok bikin berita acak kadut gini. emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bontakkun dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
ketidakmampuan uclim menahan hawa napsu.....semua jadi susah
profile-picture
MUF0REVER memberi reputasi
udah biarin aja, yang positip pilihannya kan cuman dua antara idup ama mati




















emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
roninthirst dan MUF0REVER memberi reputasi
Anda sudah memilih
Berarti sudah tahu konsekwensinya
Bertanggung jawablah atas konsekwensi dari pilihan anda
profile-picture
profile-picture
bontakkun dan MUF0REVER memberi reputasi
Hoax ini, warga Indonesia lbh takut sama Allah dripada corona. Jadi gak mungkin panik klo ada yg meninggal emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
grinti.anget dan MUF0REVER memberi reputasi
menarik nafas panjangg, ll
profile-picture
MUF0REVER memberi reputasi
nah kalo begini gimana cara ngetrack siapa aja yang kontak sama itu kassar? sedangkan pengunjung bejubel, kalo di tanya kenapa belanja lillahi taala, hmm
profile-picture
MUF0REVER memberi reputasi
Jangan panik, tetap waspada, pakai masker, sering² cuci tangan
profile-picture
MUF0REVER memberi reputasi
Quote:


Quote:


Quote:


Soalnya syahid bray jadi selow

Belanja Baju Lebaran Berjubel di Mal, Pembeli Panik Kasir Meninggal Positif Covid

Quote:


Setuju patuh protokol covid paling utama ya hindari keramaian, keluar kalau penting aja, kasian tenaga medisnya

Belanja Baju Lebaran Berjubel di Mal, Pembeli Panik Kasir Meninggal Positif Covid
profile-picture
rizaldi.sarpin memberi reputasi
sumpah udah bosen 2 bulan dirumah
dan masih ada aja yg bilang, "salah sendiri ga keluar rumah"
dan gw miris dengan jawaban macam begini
gw pun cape kalau psbb atau apalah itu namanya mesti diperpanjang terus
ingin banget gitu manusia yg begitu cepetan kena korona , jadi tersisa penduduk yg mau hidup teratur aja
profile-picture
profile-picture
MUF0REVER dan lexarrio memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Belanja Baju Lebaran Berjubel di Mal, Pembeli Panik Kasir Meninggal Positif Covid
profile-picture
MUF0REVER memberi reputasi
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di