CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Jokowi Minta Kurva Corona Turun Akhir Mei, Faktanya Malah Naik Bak 'Gunung Gede'
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ec78880f4d6957de276cb61/jokowi-minta-kurva-corona-turun-akhir-mei-faktanya-malah-naik-bak-gunung-gede

Jokowi Minta Kurva Corona Turun Akhir Mei, Faktanya Malah Naik Bak 'Gunung Gede'

Jokowi Minta Kurva Corona Turun Akhir Mei, Faktanya Malah Naik Bak 'Gunung Gede'

Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo menyebut kurva penyebaran virus corona di Indonesia sudah harus turun pada bulan Mei. Pemerintah punya target, di bulan Juni dan Juli tingkat penyebaran bisa masuk dalam kategori sedang dan ringan.

"Target kita di Bulan Mei ini harus betul-betul tercapai. Sesuai dengan target yang kita berikan yaitu kurvanya sudah harus turun," kata Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna secara virtual, Rabu (6/5).

Untuk itu, Jokowi menekankan keterlibatan semua pihak agar target-target penanganan COVID-19 ini bisa tercapai dengan cara apapun. Jokowi mengklaim telah mengerahkan seluruh elemen, mulai dari jajaran pemerintah, organisasi sosial kemasyarakatan, relawan, parpol, dan swasta.

Fakta pertumbuhan kurva corona Indonesia

Sayangnya, angan-angan Jokowi untuk menurunkan kasus SARS-CoV-2 di bulan Mei harus gagal. Pasalnya, alih-alih menurun, kasus corona justru "berhasil" memecahkan rekor. Per Kamis (22/5) kemarin, penambahan jumlah positif COVID-19 mencapai 973 kasus.

Bahkan, jumlah warga yang terjangkit di Jawa Timur mengalami peningkatan yang cukup signifikan di setiap harinya hingga menempati urutan kedua di bawah DKI Jakarta. Sebagai contoh, pada Rabu (20/5) terdapat penambahan 119 orang yang positif, kemudian jumlah warga yang terinfeksi dalam sehari pada Kamis (21/5) mencapai 502 orang, naik lima kali lipat. Hingga saat ini, secara total sudah ada 2.998 orang di Jatim yang dinyatakan positif virus corona.

Jokowi Minta Kurva Corona Turun Akhir Mei, Faktanya Malah Naik Bak 'Gunung Gede'

Dalam infogram di atas dapat dilihat bagaimana tren kasus COVID-19 bergerak tak konsisten, naik turun di setiap harinya. Beberapa waktu lalu, ahli epidemiologi sekaligus Staf Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Pandu Riono menyebut, pergerakan kurva corona yang tidak konsisten tak lain karena kebijakan pemerintah tidak tegas dalam menangani pandemi.

“Jika pemerintah daerah dan pusat terlena dengan terjadinya penurunan kasus, kemudian mereka tidak ketat menerapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), dan masyarakat juga ikut euforia dengan tidak lagi menerapkan protokol pencegahan, maka pola kurva COVID-19 di Indonesia bisa kaya Gunung Gede,” ujar Pandu saat dihubungi kumparanSAINS, Senin (18/5).

“Maksud kayak Gunung Gede tuh gini, kurvanya naik turun, sudah sampai puncak, sudah turun bagus, belum sampai turun drastis, bisa naik lagi. Bahkan mungkin puncaknya lebih tinggi dari sebelumnya.”

Pandu mewanti-wanti, jika masyarakat tidak waspada dan pemerintah tidak berhati-hati dalam mengambil kebijakan, maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi pandemi gelombang kedua, ketiga, keempat, dan seterusnya.

Jokowi Minta Kurva Corona Turun Akhir Mei, Faktanya Malah Naik Bak 'Gunung Gede'

Tak dapat dimungkiri, ketika beberapa mal di Indonesia nekat buka dan masyarakat berjubel di satu lokasi demi mendapatkan baju dan kebutuhan lebaran, kasus virus corona melejit ke titik yang paling tinggi. Hal ini disampaikan oleh Achmad Yurianto, selaku Juru Bicara Penanganan COVID-19 di Indonesia.

Menurutnya, ada beberapa indikasi kenapa penyebaran virus corona tinggi. Salah satunya adalah karena banyak warga yang tidak disiplin dalam menerapkan protokol pencegahan penularan COVID-19, seperti memakai masker, menjaga jarak, hingga rajin mencuci tangan menggunakan sabun.

Ketidakdisiplinan warga akan tampak nyata jika kita melihat beberapa kasus yang telah terjadi, seperti membludaknya pengunjung di Mal CBD Ciledug, Tangerang, kemudian kerumunan orang di tempat belanja peralatan rumah tangga IKEA, peristiwa McD Sarinah, dan beberapa keramaian di pasar tradisional yang terjadi menjelang lebaran.

Bagaimanapun, kasus virus corona akan terus meningkat jika masyarakat tetap bandel dan mengabaikan protokol pencegahan. Pandu mengatakan, protokol pencegahan seperti psychical distancing, memakai masker, dan mencuci tangan, harus terus dilakukan selama vaksin COVID-19 belum ditemukan.


“Meski kurva sudah melandai, bahkan mungkin sempat tidak ada laporan kasus, masyarakat harus tetap melakukan protokol pencegahan. Mungkin bisa sampai tahunan. Tidak mungkin dua tahun, bisa lebih. Selama vaksin belum ada, ya, kita harus hidup kaya gini,” kata Pandu.

Ia juga meminta pemerintah tidak menganggap enteng penerapan PSBB. Salah satunya dengan memberikan relaksasi tanpa ada upaya pemantauan di tempat-tempat krusial. Menurutnya, harus ada perencanaan dan strategi yang benar-benar matang, jika ingin melakukan pelonggaran PSBB.

“Harus ada perencanaan yang lebih jelas. Mau dilakukan apa. Jadi tidak bisa dianggap enteng seperti sekarang. Ini kan PSBB dianggap enteng. PSBB dianggap enteng dengan membuat planning tergesa-gesa dan tergagap-gagap,” kata Pandu.

“Jadi kita harus tetap konsisten meningkatkan kewaspadaan walaupun kita sudah melakukan pelonggaran. Kurva-kurva itu lah yang kemungkinan terjadi secara teoritis sangat tergantung pada apa yang kita lakukan.”

sumur


kurva perbandingan indonesia dengan negara lain:
Jokowi Minta Kurva Corona Turun Akhir Mei, Faktanya Malah Naik Bak 'Gunung Gede'


Sementara itu hasil kebijakan2 mencla-mencle Jokowi akhirnya turun juga kurvanya:
Jokowi Minta Kurva Corona Turun Akhir Mei, Faktanya Malah Naik Bak 'Gunung Gede'
Jokowi Minta Kurva Corona Turun Akhir Mei, Faktanya Malah Naik Bak 'Gunung Gede'
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 25 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 3
Jokowi Minta Kurva Corona Turun Akhir Mei, Faktanya Malah Naik Bak 'Gunung Gede'
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rodmanbulls91 dan 6 lainnya memberi reputasi
minta? .. actionnya harus sama ama bacot


btw menkes kemana sih? sibuk bener...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ladies.hunter01 dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
si dongoknokio ini kalo ngomong pasti kenyataannya berbalik.

suruh diem aja, lockdown di gorong2

bancgad emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)
emoticon-Wowcantik
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
kurva (kebayang nyonyornye saat blg kur)
apes bner saat wabah negara jadi milik org cem kygni
emoticon-Selamat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rodmanbulls91 dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
kenapa ya kok bisa naik?

kenafffffaaaaaa emoticon-Bingung

profile-picture
profile-picture
profile-picture
rodmanbulls91 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Jokowi Minta Kurva Corona Turun Akhir Mei, Faktanya Malah Naik Bak 'Gunung Gede'
Belum 300 ya akhii ya ukhti emoticon-Bedug
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 6 lainnya memberi reputasi
Gunung siapa yg gede
profile-picture
profile-picture
nevermore9999 dan bangsutankeren memberi reputasi
Makanya nego dulu sama virus, jgn ambil keputusan sendiri
profile-picture
nevermore9999 memberi reputasi
kalo naik yg salah Jokowi, kalo turun yg dipuji abas emoticon-Big Grin
dah ketauan kadrun modus tipu2nye emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dibanned.melulu dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Jadi si koronak dimintak turun baek2 ndak maw emoticon-Marah
Padahal sudah diajak damai ame Baginda Kowi emoticon-Marah itu brarti si koronak ngajak tawuran.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
urangwara dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


ngga boleh tawuranemoticon-Mad
Jokowi Minta Kurva Corona Turun Akhir Mei, Faktanya Malah Naik Bak 'Gunung Gede'
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nevermore9999 dan 4 lainnya memberi reputasi
hmm coba kurvanya diminta naek, siapa tau turun. emoticon-Shakehand2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
urangwara dan 5 lainnya memberi reputasi
roketnya g taunya nyala... ya naiklah dg pesat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nevermore9999 dan 4 lainnya memberi reputasi
Belom puncaknya
Seharusnya seminggu sehabis lebaran bakal puncaknya terjadi

emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
nevermore9999 dan bangsutankeren memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Gmn mau turun wong banyak yg gak peduli ama psbb, tetep berkerumun tetep pergi2 dan tereak2 minta bantuan. Kl di tegasin bilangnya otoriter dan represif...serba salah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ladies.hunter01 dan 3 lainnya memberi reputasi
Quote:


Jokowi Minta Kurva Corona Turun Akhir Mei, Faktanya Malah Naik Bak 'Gunung Gede'
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nevermore9999 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Pfffftt pathetic indonesia...

pemerintah ga teges
rakyat juga gblk

YAUDE DOBEL COMBOO MALIIHHHH
mampus syudah kelen gegara coro-na....
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nevermore9999 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Ulama aja ribut sama petugas
profile-picture
profile-picture
nevermore9999 dan bangsutankeren memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Saya bantu pantau
profile-picture
profile-picture
nevermore9999 dan bangsutankeren memberi reputasi
Update!

Spesimen 229334
ODP yang sedang dipantau 47150
PDP yang masih diawasi 11028
+ 634 kasus
+ 219 sembuh
+ 48 meninggal
Totalnya jadi 20796 kasus, 5057 sembuh, 1326 meninggal
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nevermore9999 dan 2 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di