CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Denny: Kasihan Bahar, Dijuluki Raja Singa Mirip Penyakit Kelamin, Politik Itu Kejam..
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ec5e289c0cad770571a5aa9/denny-kasihan-bahar-dijuluki-raja-singa-mirip-penyakit-kelamin-politik-itu-kejam

Denny: Kasihan Bahar, Dijuluki Raja Singa Mirip Penyakit Kelamin, Politik Itu Kejam..

JAKARTA - Terpidana kasus penganiayaan remaja, Habib Bahar Smith, hingga kini tidak bisa dijenguk siapa pun, karena menempati sel isolasi yang biasa dihuni narapidana teroris di Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pegiat media sosial Denny Siregar di akun Facebooknya, Rabu (20/5/2020) membuat cuitan panjang berjudul "Bahar Si Raja Singa".

BACA JUGA

Waspadai Hujan di Tiga Wilayah Jakarta IniSindir Habib Bahar, ‘Saya Ikhlas Jadi Pengamen Demi Membela Rakyat!‘Sarah Lelang Keperawanan untuk Bantu Korban COVID-19, Eko: Patungan Boleh, Gak?

Denny merasa kasihan sebenarnya terhadap Bahar, yang dijuluki pendukungnya si Raja Singa itu.

"Mirip nama penyakit kelamin. Dia masih terlalu muda dan hijau untuk paham, bahwa politik itu kejam," tulis Denny. Berikut catatan lengkap Denny Siregar:



BAHAR, SI RAJA SINGA

Mungkin banyak yang belum tahu kalau Front itu sekarang ini lagi goyang. Ibarat gigi mau lepas, sedikit lagi tanggal..

Rizieq yang gak pulang-pulang melemahkan mental seluruh pengikutnya. Padahal dulu skenario "Imam Besar" ditujukan untuk merapatkan barisan mereka dan mengundang massa lain untuk ikut bergabung bersama.

Mirip-mirip apa yang dilakukan Ayatullah Khomeini waktu direpresi oleh Syah Reza Pahlevi di Iran tahun 1980an.

Tapi yang tidak disadari Rizieq dkk, Indonesia sekarang bukan Iran pada masa kekuasaan Reza Pahlevi. Bangsa Indonesia cukup puas dengan situasi ini, beda dengan Iran pada masa itu yang situasinya mirip ketika kita berada dibawah rezim Soeharto.

Nah kelamaan ditinggal, warga Front itu makin goyah. Sedangkan Rizieq sendiri sudah nyaman disana. Mungkin karena usia, mungkin juga udah patah arang sejak Prabowo kalah dan tinggalkan dia, nafsu berkuasanya perlahan2 pudar.

Dia sudah gak begitu perduli lagi dengan situasi di Indonesia, apalagi dengan Front yang pernah dia dirikan. Hidupnya sekarang murni dari sumbangan jamaah haji dan umroh yang datang.

Beberapa pejabat teras Front itu melihat ini sebagai situasi berbahaya. Apalagi pihak intelijen sudah menyusup dan memecah belah situasi dari dalam. Di dalam sana, mereka saling mencurigai dan bingung siapa kawan dan siapa lawan. Meski diluar tampak tenang, tapi sebenarnya ada keributan-keributan kecil, utamanya di perebutan siapa yang akan jadi pemimpin front itu.

Memang menggiurkan jika jadi pemimpin disana. Jamaahnya banyak, dan mereka siap berkorban harta yang ada. Siapapun yang jadi pemimpin pasti kaya, karena bisa "jualan" dengan memanfaatkan bargaining politik karena punya massa.

Untuk menjaga barisannya, kadang2 poster besar Rizieq dipasang di beberapa tempat sekedar untuk menguatkan. Tapi pengaruhnya gak besar. Situasi tetap rusuh. Persis seperti masa jahiliyah, dimana klan-klan di arab saling berebut pengaruhnya.

Bahar melihat peluang ini. Dia sendiri sebenarnya bukan anggota Front, hanya simpatisan. Kebetulan ada hubungan saudara dari Rizieq. Sejak di penjara, Bahar sudah mendengar bagaimana situasi di dalam Front.

Itulah kenapa dia menerima program asimilasi dari pemerintah, meski diawal dia menolaknya supaya kelihatan gagah. Bahar butuh panggung lebih besar dari sekedar jamaahnya saja. Dan menguasai Front itu adalah agenda terpentingnya dia.

Makanya ketika dia keluar, panitia sudah membangun acara besar dengan mempertontonkan Bahar ke depan publik. Tujuannya tentu untuk menambah moril dari anggota Front yang lagi luluh lunglai itu..

Orasi2pun dibikin membakar. Video disebarkan. Pesannya adalah "Inilah Rizieq muda. Ayo kembali bergabung dan bersatu !"

Yang Bahar tidak perhitungkan adalah, bahwa klan-klan didalam belum tentu setuju. Ada yang menganggap bahwa Bahar adalah ancaman bagi dia untuk menduduki jabatan penting.
Maka dengan berbagai cara laporan pun diluncurkan dengan pesan, "Tolong dia dimasukkan lagi ke dalam.."

Makanya ketika polisi menangkapnya juga mudah, karena tidak ada konsentrasi massa untuk memuluskan penangkapan.

Dan itulah yang terjadi. Sejarah sejak lama sudah mengajarkan, bahwa musuh terbesar sejatinya bukan ada di luar, tapi justru ada di dalam. Semua itu selalu berujung pada kekuasaan dan uang.

Kasihan sebenarnya Bahar, yang dijuluki pendukungnya si Raja Singa itu. Mirip nama penyakit kelamin. Dia masih terlalu muda dan hijau untuk paham, bahwa politik itu kejam.

Bahar tentu tidak mengerti bagaimana dia bisa masuk penjara lagi, yang dia tahu malam ini dia tidur sendiri lagi. Tanpa teman. Sorak sorai itu hilang, yang tinggal hanyalah mahkota tanpa kekuasaan..

Seruput dulu kopinya.. Boleh saya merokok dulu sebatang ?

Nb :
Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.

Begitu juga patung singa dibawah.

Denny Siregar


Sebelumnya diberitakan, Habib Bahar Smith, hingga kini tidak bisa dijenguk siapa pun, karena menempati sel isolasi yang biasa dihuni narapidana teroris di Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Ya belum boleh dijenguk, karena masih di isolasi. Sel isolasi ada teroris, narkoba dan lain-lain sebagainya," ujar Kepala Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur, Mulyadi, di Bogor, Selasa (19/5).

Namun, ketika ditanya alasannya, ia mengaku tak tahu kenapa Smith harus menempati sel isolasi. Penempatan Smith di sel isolasi yang biasa dihuni narapidana itu, kata dia, atas perintah kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat.

"Karena perintah dari Kanwil, kita hanya dititipi saja. Awalnya kan beliau (Bahar Smith) dari LP Cibinong," tuturnya. Dikutip Antara.

Mulyadi menyebutkan, Smith mulai menempati blok A kamar 1.4 di LP Gunung Sindur sekitar pukul 03.00 WIB, setelah diantar sejumlah personel Polres Bogor.

Ia mengaku tak tahu hingga berapa lama Smith akan ditempatkan di sel isolasi, melainkan tergantung pada perintah Kantor Wilayah Kementerian Hukum HAM Jawa Barat.

Sebelumnya, Smith dijemput petugas pemasyarakatan dan kembali ditahan karena program asimilasinya dicabut. Ia sempat diperingatkan petugas pemasyarakatan karena langsung kembali berdakwah di pondok pesantrennya.

Dakwah itu dinilai mengundang massa, sehingga melanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar.

Bahar Smith sempat dinyatakan bebas bersyarat dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cibinong lewat program asimilasi pada Sabtu (16/5).

https://www.netralnews.com/peristiwa...itik-itu-kejam
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yoseful dan 11 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Quote:


Quote:


Habib Bahar ultimate
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yoseful dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Denny: Kasihan Bahar, Dijuluki Raja Singa Mirip Penyakit Kelamin, Politik Itu Kejam..Denny: Kasihan Bahar, Dijuluki Raja Singa Mirip Penyakit Kelamin, Politik Itu Kejam..

Denny: Kasihan Bahar, Dijuluki Raja Singa Mirip Penyakit Kelamin, Politik Itu Kejam..


Denny: Kasihan Bahar, Dijuluki Raja Singa Mirip Penyakit Kelamin, Politik Itu Kejam..Denny: Kasihan Bahar, Dijuluki Raja Singa Mirip Penyakit Kelamin, Politik Itu Kejam..Denny: Kasihan Bahar, Dijuluki Raja Singa Mirip Penyakit Kelamin, Politik Itu Kejam..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yoseful dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Rijieq hidup dari sumbangan yang haji dan umroh?
Sekarang lagi dilarang ke sana harusnya menderita banget dong?
Buktinya santai2 aja...
Jangan asal ngomong!!
Habibana itu tamu agung kerajaan arab emoticon-Mad
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yoseful dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Nah kelamaan ditinggal, warga Front itu makin goyah. Sedangkan Rizieq sendiri sudah nyaman disana. Mungkin karena usia, mungkin juga udah patah arang sejak Prabowo kalah dan tinggalkan dia, nafsu berkuasanya perlahan2 pudar.

Mungkin karena firsang emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yoseful dan 6 lainnya memberi reputasi
Denny: Kasihan Bahar, Dijuluki Raja Singa Mirip Penyakit Kelamin, Politik Itu Kejam..

Bukannya org ini ya si raja singa itu ?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yoseful dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
kalo coli mending baca novel stensilan daripada karangan bebas si deni
profile-picture
profile-picture
profile-picture
decodeca dan 2 lainnya memberi reputasi
Denny: Kasihan Bahar, Dijuluki Raja Singa Mirip Penyakit Kelamin, Politik Itu Kejam..
+
Denny: Kasihan Bahar, Dijuluki Raja Singa Mirip Penyakit Kelamin, Politik Itu Kejam..
=
Denny: Kasihan Bahar, Dijuluki Raja Singa Mirip Penyakit Kelamin, Politik Itu Kejam..
emoticon-2 Jempol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yoseful dan 7 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh shu_suiko
Lihat 2 balasan
Bener juga, pendukung bibib spt kehilangan arah dan mereka haus tokoh. Ketika kemunculan bahar, dahaga mereka hilang. Apalagi bahar sangat nyentrik, pesilat, perokok, refleksi anak muda yg sedang mencari jatidiri. Dan yg pling penting dia habib, seengganya itu yg ditulis di baliho yg mereka baca di perempatan lampu merah.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yoseful dan 2 lainnya memberi reputasi
Politik itu kejam, buktinya si denny sampe skarang belom juga diangkat jadi komisaris BUMN.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ladies.hunter01 dan 4 lainnya memberi reputasi
Ada raja singa... Ada juga penjilat pantat
profile-picture
decodeca memberi reputasi
temennya dah pada kebagian..
dia masih belum juga..
siapa coba?
profile-picture
profile-picture
decodeca dan introvertpsycho memberi reputasi
Kelasnya denny cuma si Bahar..cocok..

Padahal banyak narasi kritik oposan lain yg lebih cerdas,yg perlu dicounter..

Atau itu salah satu cara propaganda mereka untuk mengaburkan masalah lain? emoticon-Big Grin
profile-picture
decodeca memberi reputasi
Diubah oleh aortanesia
Ayolah...kapan desi dapat jabatan? Menjilat itu butuh banyak energi tauk.
profile-picture
decodeca memberi reputasi
Target dengkul si bahar selanjutnya. emoticon-Smilie
profile-picture
decodeca memberi reputasi
raja singa emoticon-Ngakak
profile-picture
decodeca memberi reputasi
Entah di tubuh efpei sebenarnya sperti apa, kalo pake logika orang indo ya seperti itu.
profile-picture
decodeca memberi reputasi
ga malu yah keluarga si deny ini? kemana mana diludahin kali yah?
profile-picture
decodeca memberi reputasi
Lihat 1 balasan
politik memang kejam. udah banyak korbannya. liat aja denny, ngabalin, bahar, rijik..lebih kejam lg liat ahok. kadrun auto kelojotan
profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
Lusuhnya kain bendera di halaman rumah kita
Bukan satu alasan untuk kita tinggalkan
Banyaknya persoalan yang datang tak kenal kasihan
Menyerang dalam gelap

Apakah selamanya politik itu kejam?
Apakah selamanya dia datang 'tuk menghantam?
Ataukah memang itu yang sudah digariskan?

Sumbang by Om Iwan Fals. emoticon-I Love Indonesia (S)
profile-picture
PiranH.Jr memberi reputasi
Raja singa = penyakit kelamin

emoticon-Wakakaemoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
yoseful dan scorpiolama memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di