CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Parah! Permintaan Baja Nasional Anjlok 90%
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ec536b3c342bb23bc46af60/parah-permintaan-baja-nasional-anjlok-90

Parah! Permintaan Baja Nasional Anjlok 90%

Parah! Permintaan Baja Nasional Anjlok 90%

Jakarta, CNBC Indonesia - Pandemi Covid-19 berdampak pada menurunnya tingkat permintaan baja di dalam negeri hingga mencapai 50% sejak periode Maret-April 2020. Kondisi ini diperparah dengan masuknya bulan ramadhan yang menyebabkan makin turunnya permintaan baja nasional hingga 90% dari kondisi normal.

Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) Silmy Karim mengatakan Covid-19 telah menjadi masalah bagi banyak negara di dunia dan berdampak pada banyak industri bisnis, tak terkecuali industri baja. Kegiatan operasional pabrik juga terganggu akibat adanya pembatasan sosial yang dicanangkan oleh pemerintah.

"Kita tahu bahwa ada penurunan permintaan sampai 50% bahkan pada ramadan saya dengar dari rekan lebih parah lagi. Kegiatan operasional terganggu PSBB dan ini hal yang kita tidak bisa hindari mengingat harus menjaga keselamatan diri dan karyawan," kata Silmy dalam steel industry roundtable secara virtual, Rabu (20/5/2020).

Hal yang sama juga disampaikan oleh beberapa perusahaan yang merupakan mitra Krakatau Steel, seperti Sampoerna Jaya Baja dan PT Steel Pipe Industry of Indonesia (Spindo).


Sampoerna Jaya Baja menyebutkan bahwa pandemi Covid-19 ditambah dengan memasuki ramadhan permintaan baja menurun hingga 80%-90%.

Tak hanya penjualan, hal ini juga berdampak buruk pada cash flow perusahaan lantaran tak bisa melakukan penagihan piutang kepada konsumennya. "Berdampak juga pada cash flow perusahaan karena tidak bisa menagih piutang kepada konsumen yang menghentikan operasionalnya," terang perwakilan perusahaan ini di kesempatan yang sama.

Hal senada dituturkan oleh perwakilan dari Spindo yang mengakui dampak paling awal paling terasa pada konsumennya di sektor otomotif. Hal ini disebabkan karena banyak konsumennya di sektor ini menghentikan operasionalnya sejak April.

Kondisi yang sama juga terjadi pada pembangunan high rise building dan infrastruktur yang meminta untuk menghentikan pasokan baja lantaran proyek tersebut dihentikan untuk sementara.

Namun demikian, Silmy optimistis bahwa industri baja akan kembali mengalami perbaikan setidaknya pada kuartal ketiga atau keempat tahun ini.

sumur

https://www.cnbcindonesia.com/market...onal-anjlok-90
profile-picture
profile-picture
profile-picture
decodeca dan 4 lainnya memberi reputasi
Yaiyalah.. proyeknya aja mandeg.... pekerja dirumahkan, Siapa yg mau ngerjain coba
profile-picture
kaiserwalzer memberi reputasi
dijual kiloan aja breemoticon-Ngakak
Bukannya msh banyak proyek jembatan? Sama proyek kereta cepat?

Itu bajanya dr mana?
Lihat 3 balasan
Berdamailah dengan corona
ks lagi.. udh emng ks rugi bnyk...
Coba bikin fentung pakai baja emoticon-Smilie
loakin aja udah, banyak itu yg mau nampung
gak ada corona pun emang krakatau sudah sakit sakitan semenjak negara china menyerang..

2019
Parah! Permintaan Baja Nasional Anjlok 90%

2020 (sebelum corona juga)

Parah! Permintaan Baja Nasional Anjlok 90%
aduh ks...
mampus kwkwkwk
iya tapi harganya gk turun juga. gw mau bangun rumah harga bahan baku n tukang ya sama aja sih
Stop ekspor biji besi.
...
Dan ... agak aneh kalau kemudian timbul kekuatiran ini itu ..., terkait penjualan.
Karena kalau penjualan berkurang, maka cadangan sumber daya alam, akan berkurang lebih sedikit toh ? Apa yang kemudian harus dikuatirkan ?
...
Kalau itu berkaitan dengan masalah duit, yang buat bayar karyawan dan sebagainya ..., yang patut diubek-ubek .. ya duit itu. Bukan alam lingkungannya.
Duitnya bisa diubek-ubek, dari segi nilai tukarnya dibandingkan dengan nilai sebuah barang atau kurs negara lain, managemen pengeluaran-pendapatannya. ===> Pada situasi seperti ini, gaji direkturnya berapa ? Apakah itu naik turun layaknya gaji seorang sales yang menggunakan metoda komisi/persen-an ?
Diubah oleh bingsunyata
Lihat 2 balasan


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di