CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
Corona Membuat Orang Jerman Lebih Kritis ke AS, Pandangan ke China Membaik
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ec4be448d9b176f9b2b0b91/corona-membuat-orang-jerman-lebih-kritis-ke-as-pandangan-ke-china-membaik

Corona Membuat Orang Jerman Lebih Kritis ke AS, Pandangan ke China Membaik

Corona Membuat Orang Jerman Lebih Kritis ke AS, Pandangan ke China Membaik

Corona Membuat Orang Jerman Lebih Kritis ke AS, Pandangan ke China Membaik

Jakarta - Dalam sebuah jajak pendapat terhadap 1.000 orang Jerman yang dilakukan oleh Kantar Public untuk organisasi nirlaba Jerman, Koerber Foundation, 73% menyatakan bahwa opini mereka tentang Amerika Serikat (AS) telah memburuk imbas krisis kesehatan yang disebabkan oleh virus corona saat ini.

Hal ini kontras dengan 36% responden lain yang mengatakan bahwa pandangan mereka justru menjadi jauh lebih negatif terhadap Cina, negara tempat virus corona jenis baru terdeteksi pertama kali pada akhir tahun lalu.

Survei juga menunjukkan satu dari empat orang peserta survei mengatakan bahwa pandangan mereka tentang Cina telah membaik, sementara 71% mendukung pernyataan bahwa Cina seharusnya lebih bisa transparan dalam hal manajemen krisis untuk memperlambat penyebaran virus.

Pergeseran pandangan ini berarti bahwa hanya 37% orang Jerman yang masih menginginkan hubungan yang lebih dekat dengan Amerika Serikat, turun tajam dari survei terakhir yang dilakukan pada bulan September 2019, yakni 50%. Sementara, hanya 36% yang mendukung hubungan yang lebih dekat dengan Cina, naik dari jajak pendapat sebelumnya yang hanya berada di angka 24%.

'Tren yang mengkhawatirkan'

"Skeptisisme warga Jerman tentang AS sedang tumbuh, tren yang mengkhawatirkan yang seharusnya membuat para pembuat keputusan politik di kedua sisi berpikir," kata Nora Mueller, seorang ahli hubungan internasional di Koerber Foundation.

Berdasarkan data dari Universitas Johns Hopkins, lebih dari 4,8 juta orang di seluruh dunia sejauh ini dinyatakan positif COVID-19 dengan lebih dari 318.000 kematian, termasuk sekitar 90.000 di AS dan lebih dari 160.000 di Eropa.

Angka-angka itu diyakini lebih sedikit dari jumlah yang sebenarnya. Alasannya, pengujian yang terbatas, perbedaan dalam menghitung jumlah kematian dan juga 'penyembunyian' oleh beberapa pemerintah.

Presiden AS Donald Trump juga telah berulang kali menyerang Cina dan Badan Kesehatan Dunia (WHO), dengan mengklaim bahwa PBB membantu Beijing menyembunyikan tingkat penyebaran wabah pada tahap awal.

gtp/rap (Reuters, dpa)



Kebenaran selalu menang

Propaganda murahan US dkk sudah tak laku

God Bless China
profile-picture
profile-picture
profile-picture
apollion dan 5 lainnya memberi reputasi
sesama bule keturunan eropa saja sudah muak lihat donald trump itu
trump itu memang licik sampai jadikan china sbg kambing hitam utk disalahkan
serta jadikan china sbg kambing hitam utk tutupi kegagalannya tangani corona amerika
lagi2 pake survey.. cmn survei 1000 org dibilangnya semua orang.... emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
Lockdown666 memberi reputasi
survey ala-ala
profile-picture
Lockdown666 memberi reputasi
penduduk jerman ada 83 juta jiwa lebih, yang di survei cuman 1000 orang emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
profile-picture
tepsuzot dan Lockdown666 memberi reputasi
profile-picture
profile-picture
tepsuzot dan Lockdown666 memberi reputasi
Quote:


Quote:



Kalau nanya ke 83jt itu namanya bukan survey tp sensus penduduk tong
emoticon-Cape d...
profile-picture
jamkecil memberi reputasi
Lihat 5 balasan
wakakakaka berak bgt jelas dunia tau virus dari cina?
profile-picture
profile-picture
Lockdown666 dan tepsuzot memberi reputasi
wow trit monolog...
ane titip sendal saja...
emoticon-Leh Uga
profile-picture
Lockdown666 memberi reputasi
Diubah oleh apollion


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di