CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Sains & Teknologi /
Kenapa Antariksa Gelap, Padahal Ada Matahari dan Bintang
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ec3d952337f931b43255cdb/kenapa-antariksa-gelap-padahal-ada-matahari-dan-bintang

Kenapa Antariksa Gelap, Padahal Ada Matahari dan Bintang

Kenapa Antariksa Gelap, Padahal Ada Matahari dan Bintang
Ilustrasi luar angkasa. (Foto: via Brainberries)

Jakarta - Jika alam semesta penuh dengan bintang-bintang, termasuk Matahari, kenapa penampakannya hitam, tidak terang?

Kalau ruang angkasa terang, apakah lubang hitam akan terlihat? Atau, jika langit kita putih dan terang, apakah kita masih bisa melihat bintang?

Sebuah penjabaran ilmiah tentang semua pertanyaan ini dibahas dalam sebuah video berjudul 'What If the Universe Was White Instead of Black?'.

Seperti dikutip dari Insh.world, sebelum memulai pembahasan, perlu diketahui bahwa secara ilmiah, hitam bukanlah warna. Dalam definisi ilmiah, warna adalah spektrum tampak dari gelombang cahaya.

Objek berwarna hitam menyerap semua warna dari spektrum tersebut. Dengan kata lain, 'hitam' sebenarnya adalah sebuah ketiadaan warna. Sedangkan 'putih' merupakan pencampuran semua warna dan mengandung seluruh gelombang cahaya yang terlihat.

"Warna adalah cara pandang sensor persepsi kita terhadap dunia. Dan kaitannya dengan alam semesta, bisa dibilang tadinya berwarna putih," urai penjelasan dalam video tersebut.

Saat peristiwa ledakan Big Bang membentuk alam raya, tidak ada bintang-bintang untuk memancarkan cahaya. Jagat semesta pun tampak buram penuh dengan 'sup panas' proton, elektron, dan neutron.

Setelah 300 ribu tahun berlalu, ruang angkasa mulai mendingin dan partikel-partikel dari ledakan tadi mulai menyatu menjadi atom dan molekul.

Alam semesta berubah menjadi transparan. Meski demikian, bila kita bisa melihatnya, yang tampak hanya kegelapan. Hal ini dikarenakan sama sekali tidak ada sumber cahaya tercipta.

Masa ini disebut sebagai era kegelapan kosmik. Ketika bintang pertama mulai terbentuk akibat percampuran hidrogen dengan helium, era kegelapan kosmik pun berakhir.



Bintang-bintang yang pertama terbentuk tersebut, ukurannya 300 kali lebih besar dari Matahari, dan cahayanya jutaan kali lebih terang. Mereka bersinar selama beberapa juta tahun sebelum akhirnya meledak yang kita kenal dengan sebutan supernova.

Radiasi terus menerus dari bintang-bintang pertama itu kemudian mengionisasi atom hidrogen, lalu memisahkannya kembali menjadi proton dan elektron.

Saat itulah alam semesta yang gelap mulai terang. Tapi kenapa alam semesta tetap gelap? Mengapa ruang angkasa tidak terlihat terang, padahal banyak bintang baru dan galaksi tercipta?

Nah, ini yang dinamakan paradoks Olbers. Jadi, jika alam semesta terlihat putih atau terang, artinya usianya sudah sangat tua, besar dan statis secara bersamaan.

Jika itu terjadi, maka alam semesta akan terlihat berbeda dari yang kita tahu saat ini. Untuk diketahui, alam semesta kita ini 'baru' berusia kurang dari 14 miliar tahun.

Angka ini kedengarannya sudah sangat tua ya. Tapi ingat, meski seharusnya alam semesta terlihat terang karena usianya sudah tua, perlu diingat bahwa cahaya juga memiliki batas kecepatan.

Kecepatan cahaya memengaruhi apa yang kita lihat. Kita hanya bisa melihat cahaya bintang yang lokasinya kurang dari 14 miliar tahun cahaya dari Bumi. Mata kita tidak mampu melihat bintang yang lebih jauh dari itu karena cahayanya belum sampai ke Bumi.

Mengingat alam semesta terus berkembang, panjang gelombang cahaya juga bertambah dan bergeser menjadi merah hingga akhirnya mata kita tidak mampu melihatnya lagi.

Ini adalah alasan lain mengapa alam semesta terlihat gelap pekat. Ruang angkasa sebenarnya dipenuhi bermacam radiasi, hanya saja kita tidak bisa melihatnya.

Lalu bagaimana dengan lubang hitam? Meski lubang hitam merupakan sumber cahaya yang besar, kita tetap tidak bisa melihatnya. Ini dikarenakan lubang hitam memiliki gravitasi yang sangat kuat dan tidak bisa memancarkan cahaya sehingga tidak pernah bisa terlihat. Dan, balik lagi pada penjelasan awal, 'hitam' adalah ketiadaan warna.

sumber
profile-picture
profile-picture
profile-picture
UriNami dan 70 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 5
well... masih sebuah misteri yang belum terpecahkan
profile-picture
profile-picture
adamchandra94 dan legionnareina memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Cebong dikasih bahasan gini, nggak kuat broooo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
donvandejik dan 13 lainnya memberi reputasi
Lihat 14 balasan
Kok ruwet.
Jwban sederhana
Karena space = kosong. Maka, nggak ada yg memendarkan cahaya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
soekotoiy dan 13 lainnya memberi reputasi
Lihat 14 balasan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pasti2periode dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
umat flatard 101 lulusan universitas yutub meradang emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
abepinarno dan 9 lainnya memberi reputasi
Quote:


Quote:


mataharinya udah masuk ke kolam lumpur hitam

ya matek cahayanya

Kenapa Antariksa Gelap, Padahal Ada Matahari dan Bintang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eriksa dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Gak ada PLN di sana
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh KS06
Lihat 4 balasan
Jawabannya jarak, ruang hampa, belum lagi Black hole yang menghisap semua bahkan gravitasi sekalipun
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 4 lainnya memberi reputasi
komennya seru2 emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Sleipnir9 dan 2 lainnya memberi reputasi
Saling baku hantam nih bentar lagi, waktu dan tempat kami persiapkan. emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
coens1982 dan legionnareina memberi reputasi
Karena diangkasa ga ada manusia yang bangun panel listrik emoticon-Malu (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Warna adalah cara pandang sensor persepsi kita terhadap dunia.

Cahaya sejati ada di dalam hatimu.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 7 lainnya memberi reputasi
apakah karena efek CGI?
profile-picture
profile-picture
riyand2 dan legionnareina memberi reputasi
Krn bumi itu tidak spt propaganda NASA hoax demi proyek angkasa luar fiktif bisnis trilyunan follar




Bata only!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rudianm dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh hawk
karna ada bnyk materi gelap di luar angkasa, gan.....
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aurora.. dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Itulah kuasa ALLAH.yg g bsa kita ungkap.smpai kpan pun g bsa diungkap
profile-picture
profile-picture
profile-picture
murcielargoespa dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 8 balasan
gk bakal ada penjelasannya di manual book.

entah klo cocoklogi.
profile-picture
profile-picture
coens1982 dan legionnareina memberi reputasi
Aku sukanya terus terang mungkin supaya tapi bisa jadi karena kan bukanya itu boleh terlalu sih?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
KzRaItoN dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
komentar dulu baru baca. emoticon-Cool
profile-picture
legionnareina memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Halaman 1 dari 5


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di