CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Jokowi Ajak Warga Berdamai dengan Covid-19, JK: Risikonya Mati!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ec3d8ccaf7e934d350bfabf/jokowi-ajak-warga-berdamai-dengan-covid-19-jk-risikonya-mati

Jokowi Ajak Warga Berdamai dengan Covid-19, JK: Risikonya Mati!


Jokowi Ajak Warga Berdamai dengan Covid-19, JK: Risikonya Mati!

Jokowi Ajak Warga Berdamai dengan Covid-19, JK: Risikonya Mati!

Suara.com - Presiden Joko Widodo a.k.a Jokowi sempat mengajak masyarakat untuk hidup damai berdampingan dengan virus corona covid-19.

Alih-alih sepakat, Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla atau JK justru menilai berdamai dengan covid-19 berisiko kematian.

JK mengatakan covid-19 adalah virus yang ganas. Virus itu menyerang manusia tanpa pandang bulu.

Masyarakat bisa memerangi covid-19 dengan mengubah gaya hidup yang lebih disiplin akan kebersihan.

Saat ini, masyarakat harus lebih rajin mencuci tangan dengan sabun hingga menggunakan masker, bukan malah berdamai dengan covid-19.

"Tidak berarti kita berdamai, risikonya mati," kata JK dalam diskusi webinar Universitas Indonesia, Selasa (18/5/2020).

Menurut Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI tersebut, perdamaian itu hanya dapat terwujudkan apabila ada kesepakatan antar kedua belah pihak.

Sedangkan tidak akan mungkin terjadi apabila hanya manusia saja yang menginginkan kedamaian.

"Kalau berdamai itu kalau dua-duanya ingin berdamai, kalau kita hanya ingin damai tapi virusnya tidak, bagaimana?" tanyanya.

"Jadi istilah damai agak kurang pas karena damai itu harus kedua belah pihak".

Untuk diketahui, ajakan hidup berdamai dengan Covid-19 itu dicetuskan oleh Presiden Joko Widodo.

Jokowi mengatakan, nantinya, masyarakat di Indonesia bisa beraktivitas normal kembali namun harus menyesuaikan dan hidup berdampingan dengan covid-19.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga telah menyatakan bahwa terdapat potensi bahwa virus ini tidak akan segera menghilang dan tetap ada di tengah masyarakat.

"Informasi terakhir dari WHO yang saya terima bahwa meskipun kurvanya sudah agak melandai atau nanti menjadi kurang, tapi virus ini tidak akan hilang. Artinya kita harus berdampingan hidup dengan Covid-19. Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, berdamai dengan Covid. Sekali lagi, yang penting masyarakat produktif, aman, dan nyaman," kata Jokowi.
sumber

Jokowi Ajak Warga Berdamai dengan Covid-19, JK: Risikonya Mati!

Hmmmm....
Di Indonesia ini. etika berkomunikasi antara petinggi negeri nampaknya memang kurang. Mereka seolah merasa apapun juga harus disampaikan secara terbuka kepada media, meskipun itu terasa kurang pas. Ini termasuk menjangkiti para petinggi negeri yang tak lagi berada dalam lingkar kekuasaan. Seolah jika terlihat ada perbedaan, maka itu akan terlihat semakin wah, padahal rakyat justru semakin muak.

Saat ini, rakyat hanya ingin hidup normal. Begitu pula keinginan banyak rakyat di negara lain yang sama-sma morat-marit hidupnya akibat wabah Covid-19 ini.

Berdamai.
Sebenarnya pemilihan diksi oleh Presiden Jokowi bukanlah hal yang berlebihan. Ini jika kita mau menilai dari sisi perumpamaan. Banyak istilah berdamai dipakai pada sebuah kalimat yang menggambarkan sebuah keadaan manusia kala dihadapi pada sebuah kenyataan. Contohnya : Kita harus bisa berdamai dengan waktu. Kita nampaknya harus berdamai dengan takdir. Masyarakat minoritas nampaknya harus bisa berdamai dengan kenyataan di negeri ini yang mungkin sulit berpihak pada mereka. Semuanya memiliki arti yang sama, dimana sebuah keadaan memaksa seseorang harus mengambil sikap ketika melihat sebuah kenyataan. Apakah itu artinya adalah sebuah kepasrahan? Bukan. Justru itu adalah sebuah kekuatan. Kekuatan untuk menerima sebuah kenyataan sehingga sebuah hidup bisa tetap berlangsung dan tetap bisa dijalani.

Sebuah diksi, mungkin bisa disalahartikan oleh seseorang jika maknanya diambil secara harfiah, bukan secara tersirat. Dan yang bisa menyalahartikan bukan hanya masyarakat awam. Bahkan para elitpun bisa menyalahartikan, termasuk juga mungkin mantan Wakil Presiden kita, Pak JK.

Begini. Selama ini kita melihat, WHO sebagai Lembaga Kesehatan Dunia, justru banyak memberi sebuah pesimisme kepada masyarakat dunia. Dari soal antivirus yang diyakini tak akan tersedia hingga penghujung tahun 2021. Soal virus Corona yang tak akan hilang dari muka bumi, sampai wabah ini yang akan terus berlangsung memakan korban jiwa yang sangat besar karena mutasi virus yang terus terjadi, sehingga tak akan ada antivirus yang ampuh untuk wabah ini. Tak ada sedikitpun optimisme yang dikatakan oleh WHO bagi masyarakat dunia. WHO justru menyebar ketakutan dan seolah menjadi agen atau calo antivirus. WHO menutup mata pada usaha para ilmuwan diberbagai belahan dunia yang tengah berlomba-lomba menciptakan antivirus yang ampuh bagi Covid-19 apapun strainnya.

Dan ketika WHO mengatakan antivirus Covid-19 tak akan tersedia hingga penghujung tahun 2021, apa yang harus msyarakat dunia lakukan? Tetap mengurung diri didalam rumah hingga 2021? Tetap melakukan karantika hingga dunia lumpuh total? Tak mungkin. Jalan satu-satunya adalah tetap menjalani hidup dengan normal. Artinya? Kita harus berdamai dengan Covid-19. Dan berdamai ini bukan berarti kita memohon pada virusnya agar mau berdamai dengan kita. Koplak itu. Kita harus tetap menjalani hidup berdampingan dengan Covid-19. Bagaimana caranya? Kehidupan baru. Pola hidup yang baru. Kebiasaan yang baru. Dan semua yang baru itu adalah yang selama ini telah kita lakukan, yang mungkin selama ini kita abaikan karena kita merasa tak akan pernah didatangi wabah mengerikan ini. Paham sekarang?

Mudahnya begini. Anggap ada sebuah komputer. Sebuah komputer tetap akan aman dari virus andai kita bisa menggunakannya dengan SOP yang jelas. Tidak membuka file mencurigakan. Tidak mengunjungi web berbahaya, atau seenaknya memasang media yang mengundang virus menginfeksi komputer. Coba pahami hal ini seperti kita menjaga tubuh kita. Lantas seandainya komputer tersebut akhirnya terinfeksi virus, apa yang harus dilakukan? Jelas kita harus melawan agar komputer tidak lumpuh. Dan jika sebuah antivirus tidak mampu menghilangkan virus tersebut, maka kita harus menjalankan imun mandiri, yaitu menutup semua akses agar virus tersebut tidak menyebar. Minimal kita harus bisa mempertahankan agar virus tersebut tetap terkendali dan komputer tetap bisa dioperasikan sampai ditemukan atau diperoleh antivirus yang sesuai. Artinya? Jelas bahwa komputer tersebut harus berdamai dengan virus. Meskipun virus itu masih ada, tapi komputer tetap bisa digunakan. Agar komputer ini tidak menginfeksi komputer lain, maka jalankan prosedur yang sesuai. Jangan hubungan apapun juga dari komputer ini dengan komputer lain.

Itulah diksi kata berdamai.
Jadi, tolong dipahami dengan logika, bukan dengan perasaan. Apalagi oleh mereka yang baper, yang merasa hal ini aneh, berlebihan, menyepelekan, dan lain sebagainya. Justru mereka yang mempermasalahkan kata berdamai inilah yang sebenarnya berlebihan, padahal sebenarnya biasa-biasa aja.

Begitulah.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
ianrandy dan 26 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh i.am.legend.
Halaman 1 dari 3
Berdamai sama virus yg kagak kelihatan is dead.emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
guk3meong2 dan 3 lainnya memberi reputasi
karena ini hubungannya dengan sesuatu yang ga kasat mata, virus, ga bisa diajak berkomunikasi, penyakit yang jelas2 tujuan virus begitu ketemu makhluk hidup, menjangkiti berkembang biak sampai makhluk hidupnya itu mati, kata2 damai oleh presiden Jokowi itu memang ga tepat kalau mau dinalar sekalipun....emoticon-Thinking
profile-picture
profile-picture
profile-picture
guk3meong2 dan 2 lainnya memberi reputasi
Berdamai itu kalau penyebaran virusnya mulai terkendali. Kalau masyarakatnya sudah diedukasi.

Kalau rakyat suruh pakai masker aja masih pada susah, pemerintah bikin peraturan plin plan, mana ada damai emoticon-Leh Uga

Lihatlah negara-negara lain yang kurva pandeminya belum turun, mana ada mereka yang berdamai dengan covid. Yang berdamai ya yang kurvanya udah turun.
Indonesia? sayangnya masih meroket... (bukan ekonomi ya yang meroket)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh ev103
Lihat 1 balasan
Jokowi Ajak Warga Berdamai dengan Covid-19, JK: Risikonya Mati!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
guk3meong2 dan 6 lainnya memberi reputasi
gue cuma kasih saran kpd pemerintah jangan pake diksi2 yg susah dimengerti atau dipahami masyarakat

jangan suka ngasih perumpamaan2 yg bersayap dll kasian rakyat butuh kepastian bukan permainan kata2 kayak rocky gerung atau anies atau siapapun

butuh analisa dalam memahami kalimat yg seharusnya sederhana

cukup bilang membiasakan diri memakai masker, jaga jarak, selalu bawa handsanitizer itu aja ga perlu pake kalimat2 bombastis berdamai dengan virus lah terlalu norak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
14145 dan 11 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
udeh keabisan kata2 buat pencitraan dlm penanganan bntar lg solat ied pengen tau imbauan khas plongaplongo
profile-picture
profile-picture
jenggalasunyi dan bayukx memberi reputasi
Jilat terus gan mau salah mau bener yg pentung jilat sampe kinclong emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nutty123 dan 6 lainnya memberi reputasi
moga dapat nobel perdamaian
kl perang lebih susah, knp gg berdamai aja. kan begitu....
damai itu artinya pasrah sudah
profile-picture
profile-picture
bayukx dan Sang Pembantai memberi reputasi
Kata2nya susah dipahami, kalau mau ngomong sama manuaia yg biasa ya bahanya yg bisa dicerna semua kalangan. Tpi kalau mau ngajakim ngomong virus ya pakai bahasa virus pak. Berdamai segala.. Kapan perangnya? Anjir
profile-picture
pannotia.server memberi reputasi
Quote:


Quote:


Yang gw tangkep emang gitu
Fokus ekonomi, sisanya biarkan alam yang bekerja
emoticon-Traveller
profile-picture
pannotia.server memberi reputasi
cuekin aja

duit cari masing2, makan tanggungan masing2
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Diubah oleh kureno23q
ane lebih ke diksi hidup berdampingan di banding berdamai.
Mau tidak mau,suka tidak suka manusia harus hidup berdampingan dengan nih virus hingga waktu yg tidak di tentukan.


Makna presiden sebenarnya kesitu kata damainya.emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rinso.biroe dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Yang bersih ya
profile-picture
uratkumbang memberi reputasi
JK kan d belakang wan abud.. mau pake diksi apapun ya ga bakal d terima ma dia.. emang lo kira si wan abud bakal berani terang2an melawan pemerintah pusat kalo gada si JK d belakangnya ??.. emoticon-Malu (S)

Saran gw sih.. mending jokowi langsung frontal aja ma JK (kaya ma brewok).. "habisin" aja usahanya.. kaya proyek2 pembangkit listrik/otomotif/batubara.. karena JK juga salah pemain (lewat DMI) d bidang ancam mengancam mayat pilkada dki kemaren.. emoticon-Malu (S)


emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 8 lainnya memberi reputasi
Quote:


loh jokowi jg skr terang2an dengan sangat frontal dan vulgar.. ngancem yg masi idup buat jadi mayat klo kena corona..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jenggalasunyi dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 11 balasan
kehidupan baru
Kata Berdamai tidak pas, memasrahkan diri sepertinya lebih tepat.
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di