CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pengakuan Santri, Suasana Mencekam Saat Penjemputan Bahar bin Smith
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ec3c656337f93074152a32c/pengakuan-santri-suasana-mencekam-saat-penjemputan-bahar-bin-smith

Pengakuan Santri, Suasana Mencekam Saat Penjemputan Bahar bin Smith

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Terpidana kasus penganiayaan dua remaja, Bahar bin Smith kembali diamankan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Kelas llA Gunung Sindur, pada Selasa (19/5/2020) dini hari.

Sebelum dijemput pihak kepolisian, Bahar sempat mengisi pengajian usai shalat tarawih di Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin, Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Hal itu diungkapkan oleh sejumlah santri saat ditemui Kompas.com beberapa jam paska ditangkapnya Bahar bin Smith oleh aparat gabungan.

Bukan berarti mudah saat hendak masuk ke lokasi pondok yang dipimpin Bahar itu.

Pasalnya, sejumlah santri silih berganti berjaga di sekitar akses masuk ke lokasi pondok tepatnya sekitar 30 meter dari komplek pondok tersebut.

Sedikitnya ada lima santri yang selalu siap mengadang siapapun yang melintas dan mendekati pintu masuk.

Bahkan, salah satu santri dengan perawakan tegap penuh tattoo sedang berjaga bersama temannya di sebuah gubuk.

Sempat menolak diwawancara

Meski begitu, santri tersebut masih tampak sopan saat mengadang dan menanyakan maksud dari setiap orang yang tampak asing bagi mereka.

"Permisi bang, mohon maaf ini darimana dan mau kemana?," tanya seorang santri bernama Karim.

Saat Kompas.com berterus terang ingin mengkonfirmasi terkait kronologi penjemputan Bahar bin Smith, mereka sempat curiga dan melarang untuk mendekat.

Terlebih untuk mendokumentasikan suasana saja mereka tidak mau.

Mereka bahkan sempat menolak untuk diwawancarai oleh wartawan tentang kronologi penangkapan itu.

"Mohon maaf untuk saat ini saya berjaga di sini karena mendapat amanat dari kuasa hukum Habib agar melarang siapa pun, apalagi media memasuki area Pondok Pesantren," lanjut Karim dibarengi santri lainnya yang rata-rata berusia 25-40 tahun itu.

Awal mula Bahar bin Smith dijemput Brimob

Namun tak berselang lama akhirnya mereka percaya dan mulai menceritakan awal mula guru mereka dijemput oleh Brimob.

"Sudah selesai (tarawih) malam itu jadi kita pengajian semuanya dari jam 9 dan setelah itu beliau istirahat sepulang ngaji," ujar dia.

Ia mengungkapkan detik-detik penangkapan pada malam hari yang kebetulan saat itu santri sedang istirahat menunggu sahur.

Setidaknya, kata dia, ada puluhan mobil berisi ratusan personil kepolisian lengkap dengan senjata layaknya hendak menyergap teroris.

Suasana yang begitu tenang tiba-tiba saja menjadi mencekam karena sejumlah personel lengkap membawa sniper.

"Ada 30 mobil, truk 5 selebihnya mobil pribadi brimob senjata lengkap beserta sniper. Saya saksi, saya palang pintu disini dan langsung dua orang masuk ke sini tapi Kanit doang. Jadi memang belum sahur beliau dan saat itu sedang istirahat yang memang baru beres pengajian rutin selesai tarawih mulai pukul 21.00 WIB, hingga pukul 01.00 WIB. Tiba-tiba polisi datang membawa habib. Saya juga nggak tahu apa masalahnya," beber dia.

Warga sekitar nyaris terpancing

Menurutnya, para santri dan warga sekitar mengaku nyaris terpancing ketika ratusan aparat gabungan menjemput Bahar bin Smith pada malam buta itu.

"Ya tahu sendiri kita santri yang namanya bela guru dan agama itu sudah siap mati dah. Kita enggak takut sama petugas yang membawa senjata saat habib dijemput, tapi karena habib dan kuasa hukum meredam, jadi kita terima saja," jelasnya.

Pantauan Kompas.com siang itu, perkampungan di sekitar lokasi memang sangat sepi. Apalagi lokasinya yang lumayan jauh dari perkotaan.

Lokasinya sekitar 3 kilometer dari Jalan Raya Bogor-Parung.

Sejauh ini, tak nampak petugas kepolisian maupun dari Badan Pemasyarakatan (Bapas) Jawa Barat Kementerian Hukum dan HAM berjaga-jaga di lokasi.

kompas.com

Gurumu terpidana kasus penganiayaan dua remaja!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
apollion dan 9 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Bagus aktingnya.

Kasih dia piala Oscar! emoticon-Motret
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan simsol... memberi reputasi
Ratusan personil??emoticon-Matabelo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
andriyez dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Beragama tapi tidak berilmu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
akubebe dan 2 lainnya memberi reputasi
Berilmu tapi tidak berakhlak
profile-picture
simsol... memberi reputasi
rela mati demi guru mereka?
ini mah namanya memperTuhankan manusia
udah masuk kategori musyrik
pantesan tato an murid murid nya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
wy2312 dan 3 lainnya memberi reputasi
guru kencing berdiri murid kencing berlari emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
franstolili dan simsol... memberi reputasi
Habib kriminal, heran pengikutnya banyak.
profile-picture
profile-picture
aloha.duarr dan ushirota memberi reputasi
Lihat 2 balasan
g.b.l.k
astajim, ulemak sucy panutan uclim seindonistan dijolimi lagi.emoticon-Marah
Serasa baca stensilan memperbesar masalah kecil emoticon-Recommended Selleremoticon-Recommended Selleremoticon-Recommended Seller
wow aku terkenyut


emoticon-Cool
dah kayak rumah mafia ato gangster aja ya orang2 ini...rumah ato markasnya gede terus anggotanya jagain disekitarnya emoticon-Ngacir
tiada kadrun yg tidak goblog
profile-picture
pongasex memberi reputasi
kadrun klo ga goblok yah bego,..emoticon-Ngakak
warganya terpancing? yakin mau lawan brimob seragam lengkap? ah elah anak alay
Terlalu dilebih2kanemoticon-Kagets
otaknya dah dicuci ama gurunya kali gan
Badan tegap tatoan juga langsung kabur tuh tato liat sniper
tiada akhlaq
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di