CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Standar Kerja Rendah Pembuatan Video Pemerintah
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ec3aae47414f576b907b8df/standar-kerja-rendah-pembuatan-video-pemerintah

Standar Kerja Rendah Pembuatan Video Pemerintah

Standar Kerja Rendah Pembuatan Video Pemerintah
Ane gak habis pikir, harus melihat dari sudut pandang mana agar video layanan masyarakat ini dapat diberi nilai baik? Satu-satunya alasan positif yang bisa saya bayangkan adalah video ini memang mengincar pergujingan masyarakat sehingga dibuat nyeleneh. Nyelenehnya di bagian mana? Ya itu kombinasi editing video yang tidak serius dan aktris pengisi video yang gak memadai.

Tapi kalau ane pribadi menganggap ini sebagai contoh nyata bahwa negara kita tidak serius. Tidak punya standar kerja. Atau apalah itu istilahnya.




Menurut ane, ada tiga pihak yang mesti bertanggung jawab, yaitu pihak produser, pihak pembuat video, dan yang ketiga adalah pemerintah.

1) Produser jelas tanggung jawabnya paling besar. Dia yang menentukan proses produksiya, mengawasi jalan pembuatan video, kemudian menyetujui hasilnya.

Kenapa Iklan layanan masyarakat ini harus banget menteri yang bernyanyi? Bagaimana cara menentukan menteri-menteri mana saja yang mengisi suara?

Sebagai perbandingan, ane pernah bikin video semacam ini. Bernyanyi dari rumah masing-masing, kemudian digabungkan. Ini teman-teman alumni SMA menyanyikan lagu mars sekolah.




Saat itu ane meminta rekomendasi ke perwakilan angkatan, siapa saja yang bisa bernyanyi. Setelah mendapatkan nama, ane hubungi satu per satu. Ada yang berkenan mengisi suara, ada yang tidak berkenan, dan ada juga yang bahkan tidak menanggapi.

Dari yang tidak berkenan ikutan, ada yang alesannya tidak pede, ada juga yang beralasan tidak bisa bernyanyi, walaupun ini dari hasil rekomendasi. Sementara dari suara yang terkumpul, ane seleksi lagi best part masing-masing vokalis.

Maksudnya, ane hanya ambil bagian-bagian yang merdu. Wajarlah, kan teman-teman ane bukan penyanyi, jadi pasti ada bagian yang fals. Dan karena ane  ingin videonya nanti layak dinikmati, ane pilih bagian yang merdu-merdu aja.

Dalam hal video layanan pemerintah ini, entahh bagaimana proses pemilihannya. Itu ada beberapa pejabat seperti Pak Ganjar Pranowo, Pak Ridwan Kamil, dan Ibu Khofifah yang tidak muncul suaranya. Hanya ada badannya saja.

Apakah karena suara mereka tidak layak dengar? Bila iya, ya tidak apa-apa. Itu memang hak dan kewajiban produer untuk menentukan. Lalu yang jadi pertanyaan, bagaimana kalau keselurahan menteri yang tampil, suarannya tidak ada yang layak dengar untuk dijadikan iklan layanan masyarakat?

Ya harusnya produser memutuskan untuk membatalkan project ini. Daripda malu. Terkecuali kalau gak tau malu sih. Lagipula kalau tujuan utamanya untuk mempengaruhi masyarakat, tidak perlu menteri yang bernyanyi. Cari saja yang lain, yang suaranya lebih enak didengar. 

Ini kan malah jadi bahan olok-olok dan pesan utamanya mungkin gak tersampaikan.

2) Pihak pembuat video juga harus betanggung jawab. Di video terlihat ada banyak bagian yang gerakan mulut yang tidak sinkron dengan lagunya. Mulutnya komat-kamit apa, suaranya apa.

Aduh, ini mah bukan soal kemampuan mengedit video, melainkan soal sikap malas. Apa susahnya menyelaraskan gerakan mulut dengan lagu? Nyari tutorialnya di Youtube juga pasti banyak. Minta digaji berapa untuk dapat mengedit video layanan masyarakat ini menjadi enak dilihat? Masa iya 200 juta penduduk gak ada yang bisa?

Ane yakin banget, si pengedit video ini sebetulnya bisa. Cuma males aja. Yang penting cepet selesai. Dan lagian, kok dia gak malu ya menghasilkan video semacam ini? Kalau ane pasti malu. Mending ane delete trus bilang, gak bisa melanjutkan. Silakan cari orang lain yang mampu.

Apa yang dikejar oleh si pengedit video sehingga dia merelakan video semacam ini tayang? Standar macam apa yang membuat dia berpikir ini video sudah layak tayang?
Atau mau menyalahkan software dan komputer yang tidak memadai? 

Ini tuh layanan masyarakat yang dipersembahkan oleh Indosiar, SCTV, O'CHANNEL, dan Vidio. Masa iya perusahaan digital seperti mereka gak punya teknologi yang memadai? 

Masa iya pemerintah, yang nantinya akan mendapat dampak langsung, tidak mau memfasilitasi? Cuma video 1 menit doang ini. Gak makan waktu banyak.
Dan yang lebih parah lagi, kok ya produsernya bisa puas melihat hasil editing macam begini? Standar kerja yang rendah?

Ane bikin video nyanyi dari rumah oleh teman-teman alumni SMA, cuma pake premire pro lalu belajar dari Youtube, dan gak dibayar sama sekali. Cuma untuk kepuasan pribadi. Rasa-rasanya hasilnya jauh lebih baik. Atau setidaknya tidak buruk.

3) Tentu saja pemerintah tidak luput dari tanggung jawab. Emangnya ga ada sesi preview sebelum tayang di internet? Itu yang mempublish adalah akun Twitter resmi Kementerian Ketenaga Kerjaan lho. Masa gak malu ibu menterinya tampil di video seperti ini?

Kan pihak pemerintah, sebagai pihak yang nanti akan merasakan dampaknya langsung, bisa bertanya ada kendala apa? Perlu bantuan apa? Bantuan teknologi atau sumber daya manusia?

Daripada malah tayang video yang akan jadi bahan olok-olok ya kan.
[hr]
Akhir cerita, menurut ane, video ini kalau cuma untuk seru-seruan member WA Group ya gak masalah. Tapi ya jangan dishare pakai akun resmi pemerintah.

Tapi kalau video ini memang tujuannya untuk kepentingan bangsa dan negara, haduhhh harusnya gak separah ini.
Ini mah jelek aja belum

Tulisan ini sebelumnya ane posting di blog pribadi www.cekinggita.com
____

Ane pernah bikin hot thread Gue Keturunan Prabu Brawijaya (Raja Majapahit)


Dan kegiatan Membagikan 425 botol Hand Sanitizer dan 110 Nasi Bungkus Gratis



profile-picture
profile-picture
profile-picture
clashvy dan 63 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Anggara Gita
Halaman 1 dari 7
Mampir di trit keturunan raja majapahit emoticon-Matabelo

emoticon-Nyepi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
playerbaru dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
klo agan emang minat untuk bikinin , minta aja master vid nya ke kementrian tersebut

ngga ngebela pemerintah juga yah , yah mungkin ada alasan kenapa dibikin kek gitu

pada sisi lain saya juga setuju sama TS, tp yah kita ngga pernah tau apa yang sebenrnya terjadi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
KiroV dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 9 balasan
wahhh asiknyaaa kalo kayak gini gak perlu ketemuan pun bisa
profile-picture
catros memberi reputasi
Itulah kenapa ane pengen kerja di pemerintah. pengen banget ngubah tools-tools mereka buat promosi atau campaign hehehe
profile-picture
profile-picture
profile-picture
falin182 dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 9 balasan
Ahahaha kasian sih pemerintah tuh, padahal tujuannya buat sosialisasi tapi ya gimana, masyarakat juga udah pada pusing ga tau kepastian selesainya kapan
profile-picture
profile-picture
KiroV dan anggrekbulan memberi reputasi
nanti dibikin yang bagus, ada yang nyinyir masalah biaya.
sense of crisis lah atau apalah, wes biarin udah tayang dinikmati aja atau ganti channel.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
KiroV dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 7 balasan
Mau iklan gan,? Buat judul yg bombastis biar banyak view?
profile-picture
pang5biru memberi reputasi
pdhl tujuannya buat sosialisasi hrsnya lbih menarik ya
profile-picture
anggrekbulan memberi reputasi
Maklum brew.. kejar tayang kali emoticon-Hammer2
Malah jadi keinget situs revolusi mental emoticon-Hammer2
profile-picture
profile-picture
dunkersz dan pinterpijitplus memberi reputasi
produser bisa apa,
kalo diatasnya udah minta A..
ga bakal bisa ke B..
namanya juga panggung buat cari muka
Ane yang nonton aja gak kuat nahan malu
emoticon-Ngakak
niat nya catchy, malah kebablasan,,,kebablasan blangsak mksd nya
gw rasa yg buat video ini ph nya yg iklannya ada di tiang listrik terima jasa video shooting kimpoian badut sulap ulang tahun
profile-picture
profile-picture
kenwong12 dan ayahnyabinbun memberi reputasi
dari dulu juga iklan layanan masyarakat dr pemerintah ga ada yg beres.. entah ga ada duitnya, atau budget disunat kemudian jadi asal2an aja yg penting kelar. kaya ga tau aja
Diubah oleh pepelepewcat
Lihat 1 balasan
agan ngangkat tema ini karena gak Sreg ama para pengisi suaranya dan editingnya ya, bukan karena himbauannya ya ?
berarti itu selera pribadi ya kan, blom tentu warga yg lain gak suka, mungkin ada yg suka, ada yg nggak, ada yg bodod amat (kya gw)
klo agan ngerasa bisa lebih baik kenapa gak nyoba aja ngajuin kemampuan diri agan, coba gih, siapa tau hasilnya lumayan.
(btw, ane gak pro siapa2, karena gak tertarik liat keduanya, cuma tertarik bacanya)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ARGAKEREN dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:

Susah bre yang ada ditendang duluan karena "orang lama" gak suka diusik

Ini udah banyak terjadi.. orang masuk ke instansi tertentu sok ngerubah sistem, yang ada ente dimusuhin
emoticon-Leh Uga

Bagus kalo dimusuhin sama ditendang, kalo difitnah yang bikin nama jelek bisa berabe
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kamu.baik69 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Mereka mau bikin Video Layanan Masyarakat yg berkualitas bagus, tapi duit anggarannya enggak ada!

Duit anggarannya sudah dihabiskan untuk Program Kartu Pra Kerja bagi para Pengangguran Manja itu!

Alhasil ya seadanya saja bikin Video Layanan Masyarakat!
Video yg bahkan enggak punya standar kualitas dan tujuan yg jelas itu!

emoticon-Wkwkwk

Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
legbail dan 2 lainnya memberi reputasi
admin shitposting menangis melihat editing ini
profile-picture
profile-picture
nozomi.tojo dan reles82 memberi reputasi
Setuju sama Agan di atas. Ini ane yakin menteri2 nya yg pengen pasang muka di TV, mereka ngga peduli suara mereka enak atau ngga, yg penting exist
Halaman 1 dari 7


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di