CARI
KATEGORI
KATEGORI
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ec393ed349d0f1b820178f1/4-jenis-indikator-teknikal

4 Jenis Indikator Teknikal

4 Jenis Indikator Teknikal

Pada dasarnya, ada 4 jenis indikator teknikal yang diandalkan dan sering digunakan oleh trader forex.  Para trader forex berusaha menemukan momentum trading yang tepat dengan mencoba berbagai indikator teknikal. Selain itu, para trader juga mengharapkan indikator teknikal yang digunakan bisa menghasilkan profit maksimal. Namun, dalam prakteknya, tidak ada formula pasti dalam trading yang dapat selalu menghasilkan profit. Oleh karena itu, trader harus mempelajari berbagai indikator teknikal untuk menyusun formula trading suksesnya sendiri. Pada umumnya, indikator teknikal forex dapat digolongkan menjadi empat jenis. Yaitu indikator yang menunjukkan arah trend (trend-following), indikator yang mengkonfirmasi arah trend (trend confirmation), indikator yang menunjukkan overbought dan oversold, serta indikator yang membantu menentukan level exit (profit taking). Mari kita simak berikut penjelasnnya.
Indikator Teknikal Yang Menunjukkan Arah Trend (Trend-Following) Pergerakan harga di pasar forex tidak hanya ke satu arah saja, tetapi dapat naik-turun. Kenaikan dan penurunan itu sendiri dapat terjadi dalam satu waktu saja, ataupun satu periode secara terus menerus. Ketika pergerakan harga terjadi terus menerus, maka terbentuklah yang dinamakan trend. Walaupun mungkin dapat profit dengan cara trading melawan arah trend, tetapi kebanyakan trader berusaha untuk bisa masuk pasar sesuai dengan arah trend utama. Telah terbukti bahwa cara trading dengan mengikuti arah trend (trend-following) sangat profitable.
Indikator Teknikal Untuk Konfirmasi Arah Trend (Trend Confirmation) Setelah kita mempunyai indikator penentu arah trend, maka tentunya kita akan bertanya sampai seberapa handalkah arah trend yang kita peroleh? Seperti telah disebutkan sebelumnya, indikator arah trend yang kita punya selalu rawan terjadi kesalahan sinyal. Oleh karena itu, sangat diperlukan sebuah indikator tambahan yang mengukur apakah arah yang ditunjukkan oleh indikator SMA tersebut sudah benar atau salah.
Indikator Momentum Berfungsi Untuk Entry (Indikator Overbought Dan Oversold) Setelah kita mengetahui arah trend dan mengkonfirmasikannya, langkah berikutnya adalah mencari peluang yang tepat untuk entry. Jika kita langsung entry begitu saja, maka kita tidak tahu kondisi kekuatan trend saat itu, apakah masih kuat atau telah mendekati level jenuhnya. Level jenuh artinya rawan terjadi koreksi (retracement), dan koreksi yang berlanjut dapat mengakibatkan arah pergerakan harga berbalik arah (reversal).  Banyak trader yang entry dengan menunggu harga pullback atau kembali bergerak sesuai arah trend seusai koreksi. Momentum saat pullback adalah waktu yang tepat untuk entry. Indikator momentum digunakan untuk mengetahui tingkat kejenuhan suatu pergerakan harga, dan tingkat kejenuhan diukur dengan keadaan overbought (jenuh beli) dan oversold (jenuh jual). Indikator teknikal yang menunjukkan keadaan tersebut merupakan indikator tipe oscillator, dan yang populer adalah Relative Strength Index (RSI) dan stochastic.
Indikator Teknikal Untuk Menentukan Level Exit (Profit-Taking) Setelah entry, kita harus mengetahui level yang paling optimal untuk exit dari pasar, tidak hanya berdasarkan perkiraan semata. Dalam hal contoh di atas, RSI dapat digunakan juga sebagai indikator untuk exit atau Take Profit. Untuk posisi buy, trader bisa exit ketika RSI mencapai level overbought. Sebaliknya untuk posisi sell, lakukan exit ketika RSI mencapai level oversold. Karena RSI kurang cocok jika digunakan untuk kondisi trading,

Demikian penjelasan jenis-jenis indikator teknikal. Untuk anda para trader berhati hatilah dalam menentukan indikator dalam trading jangan sampai salah menentukan indikator. Maka untuk menghindari kesalahan, trader juga bisa menggunakan indikator  dari PT.Pelatihan profit Internasional yaitu Indikator Directional Shifted line adalah indikator Custom yang profitable berdasarkan indikator Moving Average yang di Optimasi untuk meminimalisir False Signal/Repainted yang menghasilkan order sesuai Trend terbaik dan sudah terbukti Profit. Segera dapatkan Directional Shifted line untuk trend yang sedang trending maupun strategy intrabar breakout dan range breakout.

Harga Promo Untuk 10 member pertama di bulan mei 2020  Hanya Dengan $100.

Promo berlaku sampai dengan 31 Mei 2020.

Hubungi Online Marketing :


Dewi 0896 7395 9132



GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di