CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Curhatan Tenaga Medis Bikin Bripda Gariz Menangis: Tolong Hargai Kami
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ec29e858d9b17231b6cb531/curhatan-tenaga-medis-bikin-bripda-gariz-menangis-tolong-hargai-kami

Curhatan Tenaga Medis Bikin Bripda Gariz Menangis: Tolong Hargai Kami

Curhatan Tenaga Medis Bikin Bripda Gariz Menangis: Tolong Hargai Kami

Suara.com - Sebuah video pesan curhatan para tenaga medis viral di sosial media. Polisi sekaligus mantan artis Gariz Luis Ma'luf pun turut mengingatkan akan besarnya perjuangan para tenaga medis melawan pandemi corona ini.

Anggota polisi yang baru-baru ini tenar karena ikut menangkap Youtuber Ferdian Paleka ini megunggah video pesan curhatan para tenaga medis.

"Jujur sih saya netesin air mata lihat ini, saya bisa merasakan apa yang sedang mereka rasakan saat ini," tulis Bripda Gariz di Instagram-nya, Senin (18/5/2020).

Para tenaga medis itu membuat video singkat agar masyarakat menghargai usaha mereka melawan virus dengan tetap berada di rumah.

Mereka mengenakan APD dan bergantian menyampaikan pesan berikut:

"Tolong sedikit saja hargai kami, apa yang sudah kami lakukan untuk kalian. Kami di sini juga pengin kumpul keluarga, tapi kapan wabah ini selesai kalau kalian tidak tinggal di rumah. Kalian tetap mau kumpul-kumpul? Tolong sekali lagi hargai usaha kami."

"Siapa juga yang tidak mau mudik, kita juga mau mudik. Kita juga pengin ketemu sama orang tua."

"Kami di sini untuk kalian, kalian di rumah untuk semua. Kami dan kita semua pasti ingin pandemi ini cepat berakhir, makannya minta tolong sayangi keluarga kalian jangan lagi berkumpul apalagi mudik."

"Jangan berkumpul, jangan mudik, tetap dirumah saja sayangi diri anda sayangi keluarga anda. Sia-sia pengorbanan kami jika tidak ada kerjasama di antara kita."

"Jangan mudik dulu, ingat diam dirumah saja!".

Melihat video curhatan itu, anggota Polrestabes Bandung itu pun mengingatkan agar masyarkat bisa turut serta meringankan beban para tenaga medis itu.

"Ayo masing-masing tumbuhkan kesadaran. Mereka juga memiliki keluarga, ingin berkumpul dan mudik seperti biasanya. Namun, mereka korbankan waktu, tenaga, bahkan jiwanya demi kita semua," tulis Gariz lagi.

Video yang telah ditonton sebanyak 13.996 kali dalam waktu dua jam ini pun dibanjiri oleh komentar warganet yang mendoakan para tenaga medis.

"Ya Allah, kuatkan paramedis dalam bekerja, lindungi jiwa raganya ya Allah," tulis seorang warganet.

Seorang warganet lainnya menuliskan kekesalannya,"Tuh lihat yang masih bandel bikin kesel."

Sementara itu tak jarang pula warganet yang memberi komentar "Semangat" kepada para tenaga medis ini.

https://www.suara.com/news/2020/05/1...ng-hargai-kami

Kagak usah cengenglah...emoticon-Mad

Kalian semua kan di gaji dan dapat insentip gede pula tiap bulan..emoticon-Mad

Kami ini loh harus hidup dari penghasilan sehari2,kagak makan gaji bulanan dan ente suruh di rumah aja.emoticon-Mad

Ente nyuruh kami mati kelaparan yaaaemoticon-Mad

Kehidupan di negara padat penduduk memang serba salah.
Terlalu banyak sisi yang terlihat.
Ada yg egois karna urusan perut.
Ada yang egois karna urusan agama.
Ada yang egois karna merasa kuat.
Ada yang egois karna kebodohan otaknya.
Bagaimana mana mengurainya dan membuat mereka sadar.
Seperti biasa...di Indonesia kalo kagak kena batunya mereka takkan kapok.
Yang lebih extreme lagi kalo kagak liat pemandangan kaya di wuhan dan di ekuador.
Percayalah masih banyak orang yang menganggap virus ini hanya angin lalu.

Seberapapun tim medis menangis,seandainya menangis airmata darah pun,tidak akan merubah keadaan.
Ini Indonesia,dimana separuh penduduknya otaknya cuman hiasan.
Saran ane sebagai TS kepada tim medis.
Selamatkan diri anda sendiri dulu baru menyelamatkan orang lain.

Disituasi pandemi corona ini:

Jangan jadi Pahlawan tapi jadi dokter dan perawat saja.
Kalo anda menjadi Pahlawan...anda akan mati konyol
Kalo anda menjadi dokter dan perawat..anda akan banyak menolong pasien.
Lindungin diri kalian sebaik mungkin.
Berbuatlah yang terbaik tuk menolong pasien tapi tetap harus ingat,berusahalah kalian jangan sampai jadi yang di tolong.emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
entop dan 39 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 3
Ini saatnya kalian bekerja kerasemoticon-Shakehand2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kelazcorro dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh trimusketeers
Post ini telah dihapus oleh KS06
Lihat 2 balasan
Quote:


emoticon-tempted
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gigbuupz dan 4 lainnya memberi reputasi
Ini harus di baca sama Beauty vlogger Indira yg ngawur itu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
kalo ga kuat ya resign. emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sikiqhuda dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:

Yach selama Corona banyak masyarakat (khususnya Non-ASN) ngga dijamin sama Pemerintah sich, gimana mau di rumah aja? Dan fokus Pemerintah pun pada Penyelamatan Ekonomi Negara.
Kalo masyarakatnya ngga dijamin kesejahteraan nya, jangan salahkan mereka donk apabila mereka tetap beraktivitas...

Padahal opsi apapun yang ditempuh oleh Pemerintah, tetep akan me-rokeT (dibalik Tekor) emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
starfx dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
mereka bukan mudik bray,, hanya pulang kampung saja emoticon-Hansip #indonesiaterserah emoticon-Mewek
profile-picture
profile-picture
profile-picture
simsol... dan 2 lainnya memberi reputasi
ayo hargai kerja keras mereka di garda terdepan demi indonesia bebas dari corona dengan cara menghargai diri kita sendiri menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat dan kurangi kongkow2 ga jelas
profile-picture
profile-picture
profile-picture
simsol... dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Takut itu ma Allah bro...
Masa Ama virus takut
Ilmu tauhid ente kurang berarti...
Lagipula surga menanti

profile-picture
profile-picture
profile-picture
simsol... dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:

Jawaban paling bijak emoticon-Angkat Beer
profile-picture
profile-picture
profile-picture
simsol... dan 2 lainnya memberi reputasi
di indo hrs bnyk sabar

krn yg bnyk adalah yg bener
bkn yg pinter yg bener

bkn salah rakyat yg bebel
tp salah tim medis yg ga kuat mental emoticon-Leh Uga

kudu kena batunya dlu baru pd dipake otaknya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gigbuupz dan 3 lainnya memberi reputasi
setuju ama TS, mending selamatkan diri anda (tenaga medis) sendiri saja dulu, mau nyalahin mereka yg tetap bekerja di saat pandemi toh mereka juga butuh makan, mau nyalahin pemerintah toh mereka juga kelabakan menstabilkan antara faktor ekonomi dan keselamatan rakyat indonesia.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
raafirastania26 dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Temen ane yg jadi tenaga medis sih malah seneng waktu ada wabah kayak gini bray, apalagi tim dia kerjasama ama salah satu perusahaan tambang. Doi dan tim dokter spesialisnya dikontrak buat jadi tenaga kesehatan profesional yg nanganin dan memantau kesehatan eksekutif-eksekutif dan ekspatriat yg diungsikan disalah satu pulau privat deket jakarta. Dia dan timnya malah ga nanganin masyarakat kebanyakan....

Pulang pergi juga pake helikopter bray....

Jadi kalo yg merasa kecewa harus upgrade kemampuan biar dilirik pihak asing

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gigbuupz dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Kadrun mewekers kalau gak kuat mundur aja begok
profile-picture
profile-picture
profile-picture
babysitter89 dan 4 lainnya memberi reputasi
Saran buat medis. Cari tau kenapa pasiennya bs kena covid.
Kalau mmg orgnya banyakan stay at home tp entah kenapa bs kena. Y rawatlah sesuai yg seharusnya.

Tp kalau pasiennya kena covid karena msh suka keluar kumpul2 d warkop atau desak2an d pasar atau karena membongkar mayat dan memandikan mayat yg positif covid atau bandel dalam bentuk apapun. Biarkan saja tubuhnya berjuang sndiri . Toh orgnya yg pgn mati.
Ga usah habisin resource untuk org kyk gt. Buang2 waktu dan tenaga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
qiyazya dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Saya pikir ini bukan soal tidak menghargai tapi memang sejak awal pemerintah sudah salah mengantisipasinya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
simsol... dan 2 lainnya memberi reputasi
Regulator dan operator negaranya bloon. Akhirnya tenaga medis menjadi tumbal.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mupengx dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
coba ngomong gini di depan masjid pas lagi berjamaah
dibetak pala ente emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 3 lainnya memberi reputasi
komen tsnya asli lucu,

emoticon-Wkwkwk

apa hubungannya 'kumpul2' yg dimaksud oleh para tenaga medis dengan 'cari makan' sebagaimana komen ts.

mikir lah broo....
jangan nafsu doang yg gede.

emoticon-Malu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
simsol... dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
tu tugas kalian kok sebagai dokter ..Jangan banyak ngeluh nye

Bijimane kabar pasien2 yg ngeluh karna mall praktek ?? tidak di perlakuakan secara manusiawi karna nda ada duit , perawat2 dan dokter2 yg selalu jutek dll


- resiko TNI untuk mati saat perang
- resiko tukang sedot tinja untuk selalu dihindari orang2 saat mereka lewat
- resiko PPSU DKI untuk tetap bekerja meskipun hujan dan banjir
- resiko pelaut untuk kerja tanpa bisa pulang kerumah dalam waktu cukup lama


Curhatan Tenaga Medis Bikin Bripda Gariz Menangis: Tolong Hargai Kami
profile-picture
profile-picture
profile-picture
edysenpai dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di