CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Akhirnya! Antivirus Corona Made in RI Resmi Dipatenkan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ec24424f4d6951b8c552d49/akhirnya-antivirus-corona-made-in-ri-resmi-dipatenkan

Akhirnya! Antivirus Corona Made in RI Resmi Dipatenkan

Akhirnya! Antivirus Corona Made in RI Resmi Dipatenkan

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian (Kementan) akhirnya mematenkan 3 produk antivirus Corona berbasis tanaman atsiri (eucalyptus). Ketiga produk ini akan dikerjasamakan bersama PT Eagle Indo Pharma (Cap Lang).

"Kita dari badan biro pertanian sudah banyak menggulirkan inovasi, teknologi. Nah pada hari ini Alhamdulillah, kita sudah bisa menghasilkan suatu inovasi yang nantinya akan kita tanda tangan bersama dengan PT Eagle Indo Pharma yang berbasis euchalyptus," ujar Plt. Sekretaris Balitbangtan Safarudin dalam acara Penandatanganan Kerja Sama terkait Lisensi Formula Antivirus Berbasis Minyak Eucalyptus, Senin (18/5/2020).

Adapun ketiga produk yang sudah dipatenkan terdiri dari :

1. Aromatik Antivirus berbasis Minyak Atisiri dengan nomor pendaftaran paten P00202003578

2. Ramuan Inhaler Antivirus berbasis Eucalyptus dengan nomor pendaftaran paten P00202003574

3. Ramuan Serbuk Nano Encapsulated Antivirus berbasis Eucalyptus dengan nomor pendaftaran paten P00202003580


"Nah ketiga ini akan kita kerjasamakan dengan PT Eagle secara ekslusif," sambungnya.

Safarudin menambahkan ada satu lagi produk antivirus yang masih dalam proses pematenan yakni Minyak Sirih Eucalyptus Citriodora dan Eucalyptus Globulus

"Satu lagi kita informasikan kita sedang proses pematenan adalah minyak sirih Eucalyptus Citriodora dan Eucalyptus Globulus sebagai antivirus terhadap Virus Avian Influenza, Influenza subtype H5N1 dan Gammacoronavirus 1. Insyaallah dalam waktu dekat akan segera jadi paten dan rencananya yang keempat ini akan dikerjasamakan dalam bentuk non ekslusif," tutupnya.
detik.com


Kementan Gandeng Cap Lang buat Produksi Massal Antivirus Corona

Akhirnya! Antivirus Corona Made in RI Resmi Dipatenkan


Produk antivirus Corona berbasis tanaman atsiri (eucalyptus) akhirnya resmi dipatenkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian (Kementan). Produk ini akan dikerjasamakan bersama PT Eagle Indo Pharma (Cap Lang) untuk segera dipasarkan ke masyarakat luas.

"Saya berterima kasih PT Eagle Indo Pharma bisa membantu kita sama-sama tentunya supaya ini tersedia di masyarakat," ujar Kepala Balitbangtan Fadjry Djufry dalam acara Penandatanganan Kerja Sama terkait Lisensi Formula Antivirus Berbasis Minyak Eucalyptus, Senin (18/5/2020).

Menurut Fadjry sejak proses uji coba saja, produk ini sudah mendapat respons positif dari berbagai pihak. Fadjry mengaku sudah banyak mendapat permintaan dari masyarakat atas produk-produk tersebut.

"Permintaannya cukup banyak ini seluruh gubernur telpon saya ini, seluruh menteri-menteri sudah juga menelpon, minta semua ini, tapi belum tersedia barangnya ini, kita masih membuat manual," katanya.

Untuk itu, kerja sama bersama Cap Lang ini diharap mampu mempercepat produksi massal ketiga produk antivirus itu demi memenuhi permintaan masyarakat luas.

"Harapan saya memang nanti kita coba bantu nanti bagaimana mendorong ini bisa teregistrasi cepat sehingga teman-teman PT Eagle Indo Pharma bisa memproduksi cepat juga. Sehingga paling tidak kita bisa berkontribusi juga terhadap penekanan penyebaran COVID-19," tutupnya

Adapun ketiga produk yang sudah dipatenkan dan siap diproduksi massal di antaranya terdiri dari :

1. Aromatik Antivirus berbasis Minyak Atisiri dengan nomor pendaftaran paten P00202003578

2. Ramuan Inhaler Antivirus berbasis Eucalyptus dengan nomor pendaftaran paten P00202003574

3. Ramuan Serbuk Nano Encapsulated Antivirus berbasis Eucalyptus dengan nomor pendaftaran paten P00202003580

Selain itu, ada juga satu produk antivirus lain yang masih dalam proses pematenan yakni Minyak Sirih Eucalyptus Citriodora dan Eucalyptus Globulus. Produk ini dianggap ampuh menangkal Virus Avian Influenza, Influenza subtype H5N1 dan Gammacoronavirus 1.
detik.com

Akhirnya kita bisa buat antivirus Covid-19. Hebatnya lagi ini ditemukan oleh Kementan. Mantap Pak Syahrul Yasin Limpo, @dr.terawanharus belajar dari Pak Mentan.
Bangga
emoticon-I Love Indonesia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yogidn90 dan 125 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh saya.kira
Halaman 1 dari 12
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dennyfw dan 24 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh saya.kira
Lihat 5 balasan
ga manjur

ga ada percobaan²
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eriksa dan 11 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh daroi
Mantab nih... emoticon-I Love Indonesia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
RoryCTF dan 5 lainnya memberi reputasi
anti virus cap elang, gak beda kayaknya dgn "antivirus" untuk sakit perut alias minyak kayu putihnya. Sembarangan bilang antivirus, ini mah jualan produk bukan benar2 bikin antivirus. Antivirus itu ada tahapan testnya, dari hewan sampai manusia, ini kok ujug2 udah jadi antivirusnya, dan bikin antivirus itu harus ada tes efek samping segala macamnya. Apa karena masyarakat mudah dibodohi atau gimana ini.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
estilo.com dan 62 lainnya memberi reputasi
Lihat 18 balasan
tak perduli produknya itu bagus atau tidak

yang pasti mantap & keren
profile-picture
profile-picture
profile-picture
stevanyo dan 13 lainnya memberi reputasi
ya ampun, bukan menghina tapi mending gw dibuktiin salah deh gak apa. Dah tes belum? mana ada vaksin tipe inhaler? mana bisa? Banyak perusahaan bodong ngaku basmi korona pake kalung nano lah semua bohongan IG doank. Gak bisa dibuktiin ilmiah.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
estilo.com dan 25 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Cintailah produk dalam negeriemoticon-Coolemoticon-I Love Indonesia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eriksa dan 7 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh sudahdaridulu
kirain antivirusnya buatan menglen emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sultanmasikeren dan 4 lainnya memberi reputasi
VICKS Vaporub kan udah ada, pake eucalyptus juga. Lalu apa bedanya? Apakah sudah teruji ke pasien COVID belum ? Kalo belum lalu cuma buat supaya buat dapatin profit dari CaP LANG. Yah kagak ada bangga bangganya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan 11 lainnya memberi reputasi
Hah? ini apa sudah teruji dengan pasien? kok senyap2 aja tau2 ada berita ketemu antivirus corona? aromatik? inhaler? serbuk? kok seperti produk retail di supermarket aja bentuknya dibandingkan obat.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan 12 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Post ini telah dihapus oleh KS06
Lihat 4 balasan
Dan sejauh ini blm ada Pabrik Farmasi yang berani mengklaim 100% obat, anti virus atau vaksin bisa mengatasi corona...Apakah kawan-kawan yang mencela hanya mau di rumah sampai dapat vaksin made in USA?made in China?Made In Europe?Yang notabene juga belum terbukti mengatasi virus..dan notabene baru bisa tersedia 10 tahun lagi sampai Indonesia. Tolong hargai dan doakan supaya produk indonesia efektif..jangan hanya mencela.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
danz.kazuya dan 21 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
antivirus inhaler? udah ada yg pake trus sembuh?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan 6 lainnya memberi reputasi
Atas petunjuk saya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sultanmasikeren dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
menkes tolong check yah jangan sampe orang pake minyak cap elang terus keluar kaya orang gila merasa sendiri imun dari korona. Bisa jadi pandemi kedua kalo bener. Please deh yah marketing harus kira kira jangan sembarangan kalo tidak bisa bener. Sabun juga bisa bunuh korona 100% tapi bukan berarti loe mandi pake sabun terus kamu imun
profile-picture
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan 15 lainnya memberi reputasi
Nah kan..sudah saya duga. Ilmuwan indonesia tidak membuat apa-apa..dicela, dihujat. Ilmuwan Indonesia mencoba membuat sesuatu..tetap dicela,dihujat. Pabrik farmasi mengimport obat..dicela,dihujat. Pabrik farmasi membuat obat..juga dicela, dihujat. Mbok dihargai...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
tamadate6 dan 22 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
intinya ketika sesak nafas tiba,

ini obat bisa membantu melegakan pernafasan

jadi kagak mokad.

tar antibodi pelan pelan bisa mengenyahkan ini virus.

tapi patut diingat lebih manjur buat yang gak punya penyakit bawaan. spt jantung diabetes dll
profile-picture
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan 16 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Tahan dululah komen miringnya. Kasih kesempatan buat pembuktian dulu ya. Kita berhak percaya diri bro. Katalis Merah-Putih siapa yang bikin? Putera bangsa juga kan?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sultanmasikeren dan 9 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
mantap mantap. semoga bekerja efektif nih antivirus
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sultanmasikeren dan 3 lainnya memberi reputasi
di yutub ..ada presiden di afrika..pgn nguji alat tes korona..dgn ambil sampel..oli mobil..oli motor..dahak lndir di kucing..dahak lendir anjing..lendir ayam...getah pepaya...getah lendir yg ada di jeruk..semua lendir itu di kasih nama orang..trus presiden itu bawa sample itu ke pusat penelitian korona di negara tersebut.....pas di tes semua positif korona.......begitu ngaconya tes swab itu ..ada konspirasi itu supaya bikin negara kolaps
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eriksa dan 17 lainnya memberi reputasi
Lihat 11 balasan
Halaman 1 dari 12


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di