CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Pembalap Indonesia yang Tercatat di Museum Ducati, Italia
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ec22ec12637726ab835c46e/pembalap-indonesia-yang-tercatat-di-museum-ducati-italia

Pembalap Indonesia yang Tercatat di Museum Ducati, Italia

Muhammad Gumilar : dari Sukajadi ke Wall Ducati Museo – Italia

Pembalap Indonesia yang Tercatat di Museum Ducati, Italia

Sedikit Flash back Kala itu Setelah puas factory visit Plant Ducati seluas 72.000 m² di Via Antonio Cavalieri Ducati – 40132 Borgo Panigale, Bologna, kala itu, ketika menyusuri nama demi nama Wall of fame Museo Ducati Bologna, Italia, pada daerah era tahun 1960 Hadir tulisan huruf full Kapital INDONESIA dengan dua nama tertera di sana. Salah satunya tertulis Gumilar M.A yang sukses kala itu menggunakan Ducati Mark 3. Siapa sebenarnya Opa M.A Gumilar ini ?

Pembalap Indonesia yang Tercatat di Museum Ducati, Italia

Ubek ubek data dari hasil interview TheGasPol, Gumilar M.A adalah Sosok pembalap Juara di Era medio tahun 1950-an yang dimiliki Indonesia. Bukan hanya Balapan Lokal, namun Juga balapan Internasional. Gumilar memulai balapan dari kelas ”Balap Kotak Sabun” di Sukajadi, namun semua Succes story ini berasal dari saat Ayahnya meninggal saat Opa Gumilar masih berusia 5 tahun.

Pembalap Indonesia yang Tercatat di Museum Ducati, Italia

Dan sejak saat itu ia merasa bahwa ia harus mulai mandiri. Diceritakan bahwa Hasil Panen sawah milik ibunya dijual dan dibelikan motor. Sesosok motor Ducati 50cc yang akhirnnya ia utak-atik sendiri dan lakukan berbagai cara untuk mendongkrak performanya. Akibat keterbatasan dana, Opa Gumilar terpaksa berhenti sekolah saat SMA. kemudian ia membuka bengkel sendiri, sebuah bengkel Ducati. Balapan juga tetap pakai Ducati.

Di tahun 1954 Opa nekat ikutan balap. Rutenya itu mulai dari Cihampelas sampai ke Siliwangi, berputar putar di daseah situ saja karena jalanan juga masih sepi. Setelah itu Kemudian naik kelas ke 98cc, pakai Ducati Moto Giro. Dan akhirnnya di tahun 1957 turun balap menggunakan Ducati 175 Sport. Prestasinya di arena balap kala itu sampai mengundang minat Majalah Ducati Italia yang akhirnnya sengaja hadir meliput.

Pembalap Indonesia yang Tercatat di Museum Ducati, Italia

M.A Gumilar sempat mencicipi Brand Lain Spemotri, BMW dan Harley-Davidson di Bandung. Di sana Ia dikontrak untuk menjadi joki BMW R27 milik mereka yang menurut Opa Gumilar Susahnya minta ampun. Mungkin karena peruntukannya bukan sebagai motor balap. Setelah itu ia Juga sempat menggantikan Cecep (Ewyong) yang pergi ke Jerman selama dua tahun menggunakan BMW R50 yang juga menurut Opa Gumilar Susah banget bawanya.

Mengenai Kiprah Internasional, Menurut Opa Gumilar, yang terlebih dahulu ke Belanda adalah istrinya yang Kemudian mengatakan bahwa kalau mau melanjutkan karir di dunia balap, lebih baik ke Belanda saja. Sebab di sana semuanya lebih well organized, lebih teratur.

Pembalap Indonesia yang Tercatat di Museum Ducati, Italia

"Di tahun 1968 saya pergi ke Belanda dan langsung bekerja di bengkel Ducati di sana. Karena dulu bengkel tersebut merupakan sponsor saya agar bisa mendapatkan ijin tinggal. “ Begitu Opa Gumilar sedikit Flashback ke saat awal Kiprah membalap Di Belanda. Namun ada sedikit diskriminasi yang dialami Oleh Opa Gumilar di mana setelah melihat postur khas Asianya akhirnnya bengkel tersebut tidak mau memberikan saya motor. Gumilarpun bertekat menabung beberapaa tahun sampai akhirnnya bisa membeli sendiri Motor Kawasaki 350cc.

Pembalap Indonesia yang Tercatat di Museum Ducati, Italia

Dengan Kawasaki ini Ia turun 5 musim lalu lanjut 7 musim selanjutnya dengan menggunakan salah satu dari Edisi Produksi terbatas 25 unit Brand Motor Italia, Aermacchi. Saat ditanya Prestasi Balap Internasional yang paling berbekesan, Tanpa ragu, Gumilar langsung bilang Momen saat ia Naik Podium meraih peringkat tiga menggunakan Aermachi Harley-Davidson pada balap Assen International.


Sumber Berita

____

Nah itulah tadi kisah salah satu pembalap motor dari indonesia dari era 1950-an yang mampu berlaga di kancah internasional. Semoga kisahnya menginspirasi para pembaca dan calon pembalap muda lainnya. Tapi kalian jangan pada balapan liar di jalan raya ya, itu berbahaya dan melanggar.

Spoiler for M Gumilar Sekarang:


profile-picture
profile-picture
profile-picture
tarmujitar16 dan 2 lainnya memberi reputasi
Yang pasti bukan motor Mbeeeeerrrrr Gledek emoticon-Ngacir
sekarang eranya bebek anderbon + silat



emoticon-Ngakak
profile-picture
Mandalorian memberi reputasi
Diubah oleh 2686868
Lihat 1 balasan
emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up
profile-picture
Mandalorian memberi reputasi
hmm... ane taunya om Tommy Manoch doang emoticon-Big Grin
profile-picture
Mandalorian memberi reputasi
sangat memotivasi.
podium 3 di assen emoticon-2 Jempol
profile-picture
Mandalorian memberi reputasi
emoticon-I Love Indonesia (S) hebatttt
profile-picture
Mandalorian memberi reputasi
kereen.. ada nama Indonesia yang diabadikan di Italia emoticon-I Love Indonesia
profile-picture
Mandalorian memberi reputasi
mantab nih opa, gaspoll emoticon-Toast
profile-picture
Mandalorian memberi reputasi
ngapa jadi mirip kasino ya fotonya emoticon-Wkwkwk
profile-picture
Mandalorian memberi reputasi
Widiiih baru tau banget nih ada orang Indonesia, keren. btw kalo komeng masuk ke museum yamaha juga ga ya? hahahha
profile-picture
Mandalorian memberi reputasi


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di