CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Hari Buku Nasional, Selebrasi Literasi Indonesia Sejak Tahun 2002
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ec1e706a2d195687811a982/hari-buku-nasional-selebrasi-literasi-indonesia-sejak-tahun-2002

Hari Buku Nasional, Selebrasi Literasi Indonesia Sejak Tahun 2002


Hari Buku Nasional, Selebrasi Literasi Indonesia Sejak Tahun 2002

Buku sebagai jendela dunia merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan betapa istimewanya sebuah buku yang tak sekadar menjadi sumber informasi semat. Ungkapan itu benar adanya, karena jika menilik masa lalu, Mohammad Hatta bahkan rela dipenjara asalkan bersama buku. Hal itu menunjukkan bahwa buku merupakan kebutuhan yang sangat penting. Berbagai ilmu hanya akan didapatkan melalui buku. Dengan buku pula segala batas-batas pengetahuan akan runtuh. Makanya disebutlah buku sebagai jendela dunia.

Nah, tahukah kamu jika setiap tahunnya, kita merayakan dua kali hari buku yang berbeda, yaitu pada tanggal 23 April dan 17 Mei. Untuk tanggal yang pertama mungkin sudah pada familiar dong, yaitu Hari Buku Sedunia, sementara pada 17 Mei kita merayakan versi lokalnya nih, yaitu Hari Buku Nasional. Pencetusan hari istimewa ini merupakan simbol selebrasi literasi Indonesia yang telah mulai digaungkan sejak tahun 2002 silam loh. Lantas, ada hal menarik apa saja sih di balik Hari Buku Nasional ini? Yuk simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Penetapan Hari Buku Nasional

Hari Buku Nasional, Selebrasi Literasi Indonesia Sejak Tahun 2002

Sumber: kumparan.com

Penetapan Sejarah Hari Buku Nasional pada tahun 2002 Perpustakaan nasional memang sudah berusia cukup lama, sejak peresmiannya pada tanggal 17 Mei 1980 silam. Jika waktu antara peresmian Perpustakaan Nasional ditarik hingga tahun 2002, maka usia perpustakaan pada masa itu adalah dua puluh dua (22) tahun. Jika diibaratkan pada usia pekerja, maka perpustakaan sedang berada pada masa-masa emas produktifnya nih.

 Eits, tapi ada yang berbeda dengan momen ulang tahun perpustakaan nasional yang ke-22 pada tahun 2002. Perayaan tersebut bukan hanya sebatas pertambahan usia Perpustakaan Nasional, melainkan tercatat sebagai awal terbentuknya Hari Buku Nasional di Indonesia. 17 Mei 2002 adalah tanggal yang ditetapkan sebagai Hari Buku Nasional. Hari tersebut ditetapkan oleh Menteri Pendidikan Indonesia dari Kabinet Gotong Royong Bersama, Abdul Malik Fadjar.

Sejak hari itu, Indonesia resmi memiliki hari buku nasional yang jatuh setiap tanggal 17 Mei. Mei tahun 2020 ini, hari buku nasional akan menjadi perayaan yang ke-20, sementara perpustakaan nasional sudah mencapai usia ke-42. Penetapan tanggalnya bersamaan dengan peresmian Perpustakaan Nasional juga memiliki filosofi sendiri. Hal ini menunjukkan bahwa buku memiliki kaitan yang sangat erat dengan perpustakaan. 

Hari Selebrasi Literasi Nusantara

Hari Buku Nasional, Selebrasi Literasi Indonesia Sejak Tahun 2002

Sumber: kumparan.com

BPS mencatat angka penduduk Indonesia di atas usia 15 tahun yang melek huruf pada 2010 mencapai 96,07 persen. Angka sebesar ini menjadikan penduduk Tanah Air berpotensi menjadi pembaca buku. Namun, kenyataan justru sebaliknya. UNESCO pada 2012 mengkalkulasi bahwa angka minat baca Indonesia hanya 0,001 persen. Jika diumpamakan, dari 1000 orang hanya 1 orang saja yang rajin membaca. Dengan proyeksi total penduduk Indonesia di tahun 2018 berdasarkan Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) BPS mencapai 265 juta jiwa, maka ada 265 ribu orang yang punya minat baca tinggi. 

Sebagai perbandingan dengan beberapa negara lainnya di kawasan Asia Tenggara, minat baca di Malaysia mencapai 88,7 persen dan Thailand 92,6 persen. Artinya pada masa itu masyarakat Indonesia masih banyak yang tidak tahu membaca. Adapun tingkat produksi buku Indonesia pada tahun 2002 hanya mencapai mencapai rata-rata 18.000 judul buku setiap tahunnya. Sangat jauh berbeda dengan tingkat produksi buku di Tiongkok yang mencapai 140.000 judul buku setiap tahun. Berangkat dari fakta tersebut muncullah ide Abdul Malik Fadjar untuk menetapkan hari buku nasional sebagaimana adanya World Book Day.



profile-picture
riansantoso4776 memberi reputasi
Umumnya setelah melek huruf, jaman sekarang tidak baca buku, tapi baca whatsapp emoticon-Embarrassment
Diubah oleh MasMujur
Sayangnya daya baca masyarakat Indonesia masih rendah ya. selamat hari buku nasional heheh


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di