CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ragu Berakhir Juni, Pakar Prediksi 2020 RI Masih Sibuk Corona
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ec1d8d968cc957006546bbc/ragu-berakhir-juni-pakar-prediksi-2020-ri-masih-sibuk-corona

Ragu Berakhir Juni, Pakar Prediksi 2020 RI Masih Sibuk Corona

Ragu Berakhir Juni, Pakar Prediksi 2020 RI Masih Sibuk Corona

Jakarta, CNN Indonesia ‐‐ Epidemiolog dari Universitas Indonesia (UI) Hermawan Saputra memprediksi Indonesia akan sibuk untuk hidup berdampingan dengan virus corona sepanjang tahun 2020 bila pemerintah dan masyarakat tidak konsisten menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Hal dikatakan Hermawan sekaligus merespons hasil riset yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyatakan 99 persen kasus virus corona di Indonesia akan berakhir Juni 2020.

"Intinya kita harus siap bermaraton, kalau misalnya tahun ini kita menyebutnya the year with Covid-19. Jadi tahun ini kita masih disibukkan dengan Covid 19," kata Hermawan kepada CNNIndonesia.com, Minggu (17/5).

Lebih lanjut, Hermawan menilai para peneliti yang membuat riset model maupun pemerintah kerap kali gegabah saat mengambil kesimpulan terkait siklus hidup maupun puncak pandemi Covid-19.

Lihat juga:
VIDEO: Update Corona 17 Mei: 17.514 Positif, 4.129 Sembuh

Padahal, kata dia, dalam prediksi model itu banyak asumsi-asumsi yang dapat memengaruhi perkiraan puncak wabah di dalam riset tersebut. Salah satu asumsi yang biasa digunakan berkaitan dengan faktor kebijakan pengetatan atau pembatasan sosial hingga jangkauan tes massal corona.

"Jadi selama ada perubahan kebijakan, dan perilaku masyarakat tak terkontrol, maka dinamika variabel-variabel yang dijadikan asumsi itu juga bergerak," kata dia.

"Maka dulu kita liat ada prediksi bulan April atau Mei itu terjadi puncak kasus. Nah tapi sekarang kan jadi mundur," ucap Hermawan menambahkan.

Prediksi puncak virus corona di Indonesia pada awal Mei dan berakhir awal Juni itu pernah dikemukakan Ketua Tim Pakar Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.

Ragu Berakhir Juni, Pakar Prediksi 2020 RI Masih Sibuk Corona

Hermawan sendiri juga pesimistis bila wabah virus corona berakhir pada bulan Juni seperti riset yang dilakukan LSI Denny JA maupun prediksi Wiku.

Ia memperkirakan situasi itu akan tambah parah bila rencana pemerintah merealisasikan rencana relaksasi PSBB dalam waktu dekat.

Pemerintah melalui Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyebut Presiden Joko Widodo sudah memerintahkan untuk membuat simulasi terkait pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Sangat riskan bila kita buka kelonggaran apalagi sampai mengizinkan semua moda transportasi," tutur Hermawan.

Terlebih lagi, Hermawan menegaskan puncak krisis pandemi virus corona di Indonesia belum terjadi sampai saat ini. Sehingga, lanjut dia, sangat berisiko untuk membuka kelonggaran kebijakan PSBB dan membiarkan masyarakat beraktivitas serta berkumpul di ruang publik.

Kondisi yang lebih parah bisa terjadi jika perilaku masyarakat tetap sulit untuk disiplin dan tak peduli terkait wabah corona.

Lihat juga:
Warga Tumpah Ruah di Pasar Tanah Abang, PKL Menjamur di Jalan

"Dan kita harus punya napas panjang untuk bermaraton dengan tetap menjaga daya tahan tubuh dan kesabaran melewati ini semua," ucap Hermawan.

LSI JA menyatakan 99 persen kasus virus corona di Indonesia akan berakhir Juni 2020. Riset itu mengolah data sekunder dari tiga sumber. Yakni dari Worldmeter data dunia virus corona, Singapore University of Technology and Desaign, dan berbagai hasil riset lainnya.

LSI Denny JA juga mengeluarkan prediksi kegiatan perekonomian di Indonesia bisa kembali beroperasi mulai bulan Juni 2020, meski pandemi virus corona masih berlangsung.


--------------------
{thread_title}


Fix... rakyat Indonesia yang 70% bebal, bego, tolol, gak ada edukasi kesehatan, lapar, nganggur dan bingung, akan di korbankan oleh rezim Jongos demi urusan politik dan ekonomi serta usaha pribadi mereka, berikut menutupi ketidak becusan mereka untuk mengurus negara dan rakyat nya !!! Cuma nafsu berkuasa dan memperkaya diri dan golongan sendiri 🖕

Selamat buat para pemilih si Jongos.. 🤣🤣🤣

Ane pribadi dan sekeluarga akan tetap STAY AT HOME sampai semua terkendali ( tabungan masih mampu bertahan 🤣)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
devilkillms dan 14 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh suparijobingung
Halaman 1 dari 2
Percayakan saja dengan kepemimpinan Pak Jokowi dalam penanganan Corona ini

Ikuti himbauan dan anjuran Pemerintah dg disiplin, maka wabah ini akan cepat reda
profile-picture
betadine memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Percaya gw bakal lama, warganya aja gak nurut sama peraturan PSBB. Ada kelompok yg kompor juga krn rumah ibadahnya ditutup. Cocok dah buat jelek2in pemerintah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hkhachi93 dan 3 lainnya memberi reputasi
Ragu Berakhir Juni, Pakar Prediksi 2020 RI Masih Sibuk Corona
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yoshitake dan 6 lainnya memberi reputasi
Imbauan yg mana ??? Mesjid , Gereja, Pura, Klenteng di tutup TAPI Mall, Bandara , Stasiun Kereta , Pelabuhan dibuka ???? TKA di suruh masuk , Regen dan Test Swab di kurangi plus APD yang kurang ???

PSBB yg Lockdown KW 10 akan di perlonggar lagi 🤣🤣🤣 ?

Situ ngelawak ya ??? 🤣🤣🤣
profile-picture
angelo.ogbonna memberi reputasi
udh nyerah kali

kan bntr lagi mau new normal alias herd immunity

profile-picture
profile-picture
rizaldi.sarpin dan suparijobingung memberi reputasi
Yang terpenting selalu pake masker.
profile-picture
profile-picture
jamkecil dan suparijobingung memberi reputasi
tiket pesawat ke Bali konon sdh ludes awal juni..
profile-picture
rizaldi.sarpin memberi reputasi
Lihat 1 balasan
gk usah panik
jaga diri aja masing2
kalo berani ya kluar
kalo takut ya dirumah aja
yg dirumah aja jangan sok2an nyalahin yg diluar
mereka butuh makan
yg diluar jangan nyalahin yg dirumah aja mereka masi banyak makanan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gungun76946 dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Terus kalau Prabocor menang situasinya bakalan beda gitu?
Ngehe luh TS emoticon-fuck2
profile-picture
manbrotheking memberi reputasi
Lihat 16 balasan
Gk usah pakar pakaran, orng awam aja tau ini corona gk bakal ilang dri indo klo penanganannya kek gini
profile-picture
profile-picture
angelo.ogbonna dan suparijobingung memberi reputasi
Sekarang saatnya untuk tidak mempercayai pemerintah....

Diam diam herd immunity sudah dijalankan walaupun ngomongnya tidak ada pelonggaran PSBB (Pembatasan Sosial Bohong bohongan)

Lebih baik kita selamatkan diri masing masing


Tetap #stayathome
Jangan mau #dipancingkeluarrumah

profile-picture
profile-picture
profile-picture
yoshitake dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
dr awal juga udah keliatan mau dlepas psbb
pemerintah klo ngmonk
percayai sebalikny
pasti it yg kejadian

post2 yg jaga aj udah mulai kosong
nunggu tenda d lipet aj
profile-picture
angelo.ogbonna memberi reputasi
Udah bulan mei dan puncaknya masih belum kelihatan. Ga mungkin selesai Juni.
Paling parah sampai vaksinnya disebar baru selesai.
pakar sampah! nenek nenek jg tau ga akan berakhir kalo kebijakannya tolol bin goblog! tenaga medis dah pada berguguran eh bandara dibuka lebar??? tka pada masuk?? tka cina lg negara asal virus? turis cona aja ogah balik kesana!
profile-picture
profile-picture
hard_dick dan jeffm12 memberi reputasi
yg gw heran, org2 d negara lain sibuk mikirin vaksin + obat covid19,
tp knp ahli2 di mari malah sibuk mikirin prediksi kapan pandemi ini berakhir ya emoticon-Entahlah:
Lihat 1 balasan
Gini aja ya... pas masih awal2 psbb dan awal2 puasa, di daerah gw masih banyak orang berkeliaran terutama yang jualan tajil. Jujurnya psbb dari pandangan ane tuh kurang efektif, masih banyak pelanggar nya. Memang gak bisa semua disalahin ke pemerintah, tapi mustinya pemerintah juga kagak setengah hati begitu psbb kurang edektif, eh malah keliatan lepas tangan. Padahal TNI turunin aja biar pelanggar nya takut sekalian.

Kalau waktunya tegas ya tegas, kalau gak tegas berarti tidak cocok sama namanya "pemerintah".
profile-picture
angelo.ogbonna memberi reputasi
keraguan tidak relevan
ingat, jokowi udah kasi sinyal kita harus berdamai dgn covid
merujuk pada WHO yg bilang covid tidak akan hilang sampai kapanpun
itu artinya, juni, covid atau tidak covid, jokowi berencana buka semua fasilitas umum dan rakyat dibebaskan beraktifitas
ane yakin itu
apalagi dari sekarang udah gencar sosialisasi tagline NEW NORMAL
itu artinya, walau udah dibebasin semuanya, tapi tetap kudu maskeran, cuci tangan, dll dll
liat realita aja dech, Indonesia gak bakal kuat bertahan kelamaan PSBB, ekonomi bakal ambruk, dan hungry people bisa menjadi angry people, itu yg lebih bahaya dari covid itu sendiri
ane pernah ngerasain kerusuhan mei 1998, jadi ane tau artinya angry people nasional itu kek apa serem nya
dan ane jamin kerusuhan covid( amit amit jangan sampe deh) bakalan lebih serem lagi ketimbang krusuhan mei 1998
1998 sasaran pmbantaian nya cina dan pribumi yg dianggap cuan gede berkat kedekatannya sama cina
2021 nanti kerusuhannya menyasar orang2 menengah ke atas yg pro jokowi, karena dianggap berkontribusi pada kacau balau nya kondisi negara saat ini
bocoran nya udah keliatan kok. liat aja para pendukung bahar smith, mereka semua teriak bantai pengkhianat bangsa (merujuk pada jokowi dan para pendukung nya)
bakalan perang sodara kalo beneran terwujud
jd sebelum itu terjadi, PSBB harus di akhiri secepat mngkin, juni kalo bisa
perut yg terisi, income terisi, akan menetralisir kerusuhan itu

Ragu Berakhir Juni, Pakar Prediksi 2020 RI Masih Sibuk Corona
profile-picture
gungun76946 memberi reputasi
Diubah oleh xanax.for.sale
Kalau ketemu vaksinnya kaga bakalan hilang.
makin cepat kita patuh dan disiplin diri dalam hal memerangi Covid ini seperti memutus rantai Covid atau pun yang lain semakin cepat covid ini berakhir, guys, dont be so stupid. emoticon-Sorry
profile-picture
jeffm12 memberi reputasi
Apapun masalah nya yg salah presiden emoticon-Ngakak (S)
Dikira jokowi Tuhan kali ya emoticon-Ngakak (S)
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di