CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Automotive / Otomotif /
Benarkah Pengemudi Usia Remaja Cenderung Ugal-ugalan?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ec102a6b840887b8864847a/benarkah-pengemudi-usia-remaja-cenderung-ugal-ugalan

Benarkah Pengemudi Usia Remaja Cenderung Ugal-ugalan?

Jakarta: Menginjak usia 17 tahun merupakan saat yang ditunggu-tunggu bagi para remaja. Karena usia tersebut merupakan batasan seseorang dianggap dewasa dan bisa mempertanggung jawabkan segala sesuatunya sendiri.
 
Salah satunya adalah, di usia 17 tahun para remaja sudah diperbolehkan punya Surat Izin Mengemudi (SIM) secara legal. Akan tetapi yang sangat disayangkan, banyaknya kecelakaan lalu lintas yang disebabkan pengemudi usia remaja.
 
153 ribu korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas (lalin) di Asia Tenggara tahun lalumembuat kita bertanya-tanya, Apakah aman menyerahkan kemudi kepada kaum remaja di jalanan kota yang semrawut?

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Data dari World Banks menunjukkan bahwa 85 persen kecelakaan di seluruh dunia terjadi di negara berkembang, dan 50 persen diataranya terjadi di negara-negara Asia Pasifik. Indonesia menduduki peringkat kelima, setelah Tiongkok, India, Afghanistan, dan Nigeria yang menjadi penyumbang korban jiwa terbanyak di seluruh dunia pada 2014 lalu, 28 ribu korban meninggal dari total 95.247 kejadian kecelakaan lalu lintas (lalin), atau 72 orang meninggal per hari.
 
Mayoritas kecelakaan lalin di Indonesia melibatkan sepeda motor yang banyak terjadi di pulau Jawa, dan 81 persen akibat dari faktor kesalahan manusia. Hal yang perlu dicermati dari data ini ialah, mayoritas korban kecelakaan lalin merupakan pengemudi berusia 15 sampai 35 tahun.
 
Pengendara remaja seringkali terlibat dalam kecelakaan-kecelakaan lalin yang fatal. Hal ini terlihat dari fakta lain yang menyebutkan, kecelakaan yang berujung pada kematian yang diakibatkan oleh remaja usia 16 tahun hampir dua kali lipat lebih banyak , daripada yang diakibatkan oleh remaja usia 18-19 tahun, bahkan tiga kali lebih sering bila dibandingkan yang diakibatkan pengemudi yang berusia di atas 20 tahun.
 
Mengemudi secara sembrono dan remaja memang berkaitan erat. Berdasarkan riset yang dilaksanakan oleh National Institute of Health (NIH), ditemukan hal yang menarik bahwa ternyata ada bagian dalam otak yang berhubungan dengan kemampuan untuk mengukur risiko dan mengontrol perilaku impulsif, bagian tersebut baru akan sepenuhnya berkembang ketika seseorang telah mencapai usia 25 tahun.
 
Nuccleus accumbens yang terkait dengan kesenangan, berkembang mulai dari masa kanak-kanak, mencapai batas maksimum ketika di usia remaja, dan kemudian menyusut. Bagian ini, dikombinasikan dengan lonjakan reseptor dopamine yang berfungsi untuk menangkap sinyal rasa senang, membuat remaja merasakan keinginan yang meledak-ledak.
 
Pada otak remaja, hal ini membuat remaja merasakan kesenangan yang tak terkontrol, seringkali membuat mereka melupakan risiko yang terjadi atas perilaku yang mereka lakukan. Hal tersebut bila dikaitkan dengan perilaku mengemudi membuat remaja lebih mungkin untuk terlibat dalam kasus kecelakaan, karena remaja sering melakukan kegiatan yang berisiko tinggi.
 
Hal yang paling sering ditemui dalam keseharian adalah mengemudi sambil membaca dan menulis pesan di telepon seluler. Studi mencatat bila seorang remaja telah mengemudi secara reguler dalam jangka waktu 6 bulan, remaja tersebut akan dua kali lebih sering mengemudi sambil melakukan aktivitas lain yang berisiko dibandingkan orang dewasa. Menulis atau membaca pesan, mengemudi sambil menelepon dan bahkan bermain game seringkali dilakukan remaja ketika mengemudi apalagi bila jalanan macet, sehingga hal ini meningkatkan kemungkinan kecelakaan terjadi pada remaja.
 
Melarang remaja mengemudi bukanlah jalan keluar untuk mengurangi jumlah kecelakaan lalin. Orang tua memegang peranan sangat penting dalam mengedukasi remaja agar mengemudi secara benar. Selain menghindari remaja mengemudi kendaraan yang tidak layak jalan dan memberikan pemahaman tentang pentingnya penggunaan sabuk pengaman dan tidak mengemudi sambil menulis pesan pada telepon seluler.


Sumber

Makasih agan2 yg udah menyempatkan baca, semoga menghibur, ditengah pandemik Covid-19 saat ini emoticon-Blue Guy Peace

Kalau berkenan jgn lupa emoticon-Cendol (S)emoticon-Cendol (S)emoticon-Cendol (S)

#kaskus #dirumahaja #bacaberita #stayathome #budayakanmembaca #cendolkaskus
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Richy211 dan 7 lainnya memberi reputasi
Karena masa remaja adalah masa sibuk mencari pengakuan teman2 sebaya, dan pengetahuan akan bahaya kurang ditakuti
profile-picture
profile-picture
bagasadrian dan y4ns4n memberi reputasi
Lihat 1 balasan
emang bener gan pengendara motor usia remaja cendrung ugal ugalan malah mengarah ke tindakan kriminalitas
profile-picture
y4ns4n memberi reputasi
betol.. tapi gak menutup kemungkinan juga pengendara dewasa ugal2an
profile-picture
merseysidered memberi reputasi
anak muda penilaiannya belum mateng sepenuhnya.. jadi "wajar" kalo banyak yang masih ugal-ugalan emoticon-Hammer2

ane dulu pas SMA juga pernah nyaris ditabrak truk, karena salah perhitungan waktu mau nyalip mobil di depan ane emoticon-Sorry
profile-picture
y4ns4n memberi reputasi
tergantung sifat nya gan, toh yg udah dewasa juga kadang ugal ugalan
profile-picture
profile-picture
merseysidered dan y4ns4n memberi reputasi
wkwk, jadi inget pas sma. ane sendiri termasuk ugal2 an gan. namanya juga emosi belum stabil. dan waktu itu ane berhenti ugal2 an karena pernah kecelakaan gan sampe tangan ane bocor sampe sekolah terus dibawa ke rs.
profile-picture
y4ns4n memberi reputasi
ya iya lah.. orang masa ini rata2 cuma cari seneng2 doang blm berfikir matang sebab dan akibatnya..kaya blm pernah muda aja kau.
profile-picture
y4ns4n memberi reputasi
pengendara muda biasanya masih kurang jam terbang jadi belum punya perhitungan dan perkiraan yang pas saat berkenara, ditambah lagi biasanya dengan nyali yang tinggi sama berasa "keren" saat bawa kendaraan kencang bahkan ugal emoticon-army emoticon-army ,
kalo belum ada accident sih biasanya belom kapok emoticon-Ngakak
profile-picture
y4ns4n memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh KS06
anak taon 90an jg uda byk yg ugal2an kalo bawa motor di jalan gan emoticon-Sorry
profile-picture
profile-picture
oktayosita dan y4ns4n memberi reputasi
cenderung remaja blm memikirkan sebab akibat jd biasanya ugal2an
profile-picture
y4ns4n memberi reputasi
Emosinya dijalan masih labil gan makanya sering ugal-ugalanemoticon-Cape d...
profile-picture
oktayosita memberi reputasi
walau ane smk umur 18. Alhamdulillah lulus. ane juga takut gan kalo lagi ngendarain motor deket emak-emak, Anak SD-SMK. kalo naik motor kek seliweran. emoticon-Takut , pernah hampir jatoh gara gara emak" riting and belok sembarangan... Mana gua di bilangin : nyetir yg bener dek.. Ampun dah

untung ane orangnya ga gampang emosi (di pancing misal bleyer/salip dengan gaya mengajak).. slow kalem aja walau shogun 110 super fit dan terawat siap diGas (tarikan mantep uyy)... tapi ane inget and sayang orang tua. Belum lagi masa depan meraih mimpi dan cita-cita yg masi panjang hehe..ya jadi ga ada hasrat begituan + taat rambu-rambu lalulintas emoticon-Jempol
Diubah oleh bagasadrian
jangan lah mengendarai motor kalo belum cukup umir
Emak emak sudah berumur
Tapi kalo pake matic jadi raja jalanan
Menurut ane memang benar, karena tak berpikir panjang, belum ada rasa tanggung jawab terhadap resiko yang terjadi nantinya, atau pun tanggung jawab terhadap keluarga yang menanti di rumah.
profile-picture
profile-picture
GamePad dan Sinkhole memberi reputasi
Orang ugal-ugalan karena kurang pendidikan.


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di