CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
Benarkah Polisi AS Sebut Kematian Bing Liu Terkait Risetnya Soal Covid-19?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ec0dd8cfacb9519d8426f7f/benarkah-polisi-as-sebut-kematian-bing-liu-terkait-risetnya-soal-covid-19

Benarkah Polisi AS Sebut Kematian Bing Liu Terkait Risetnya Soal Covid-19?

Benarkah Polisi AS Sebut Kematian Bing Liu Terkait Risetnya Soal Covid-19?
judul asli kepanjangan:
[Fakta atau Hoaks] Benarkah Polisi AS Sebut Kematian Bing Liu Terkait Risetnya Soal Covid-19?



Narasi bahwa kematian Bing Liu, peneliti dari Universitas Pittsburgh, Amerika Serikat, terkait dengan risetnya soal virus Corona Covid-19 beredar di media sosial. Menurut narasi itu, kaitan antara pembunuhan Bing Liu dan penelitiannya terkait Covid-19 ditegaskan oleh kepolisian AS.
Di Instagram, narasi tersebut dibagikan salah satunya oleh akun @sobatqolbu. Akun ini mengunggah foto Bing Liu yang di bawahnya diberi tulisan "Nyaris ungkap temuan penting seputar virus Corona, profesor ini tewas dibunuh. Jenazah ditemukan dengan sejumlah luka tembakan di kepala, leher dan perut".
Adapun dalam caption-nya, akun ini menjelaskan bahwa pelaku yang dipercaya membunuh Bing Liu bernama Hao Gu, 46 tahun. Ia ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa setelah diduga melakukan bunuh diri. Pihak kepolisian mengatakan bahwa Hao Gu diduga membunuh Bing Liu di kediamannya sebelum akhirnya bunuh diri di mobilnya. Polisi meyakini pelaku dan korban saling mengenal satu sama lain.
Akun ini juga menulis bahwa pembunuhan Bing Liu tersebut menimbulkan misteri terkait temuan penting yang akan diungkapkannya. Ia diketahui merupakan peneliti komputasi dan sistem biologi di Sekolah Kesehatan Universitas Pittsburgh. "Kepolisian setempat telah menegaskan jika pembunuhan Bing Liu ada kaitannya dengan penelitian yang dilakukannya seputar Covid-19," demikian narasi yang ditulis akun itu.

Apa benar polisi AS menyebut kematian Bing Liu terkait dengan risetnya soal Covid-19?


PEMERIKSAAN FAKTA
Untuk memeriksa klaim tersebut, Tim CekFakta Tempo membandingkannya dengan pemberitaan di media-media arus utama, baik dalam negeri maupun luar negeri. Dilansir dari USA Today, Bing Liu, asisten profesor dari Universitas Pittsburgh, 37 tahun, memang ditemukan tewas di dalam sebuah rumah di Pennsylvania, AS, pada 2 Mei 2020, dengan luka tembak di kepala, leher, dan dadanya.
Satu jam kemudian, polisi menemukan Hao Gu, 46 tahun, dalam sebuah mobil dengan jarak kurang dari 1 mil dari lokasi ditemukannya Bing Liu. Menurut Detektif Sersan Brian Kohlhepp dari Departemen Kepolisian Ross, penyidik meyakini Hao Gu membunuh Bing Liu di rumahnya sebelum mengendarai mobilnya dan bunuh diri.


Bing Liu mendapat gelar PhD dalam ilmu komputasi dari Universitas Nasional Singapura, lalu melanjutkan studi pascadoktoralnya di Universitas Carnegie Mellon. Kemudian, Bing Liu menjadi peneliti di Sekolah Kedokteran Universitas Pittsburgh. Para koleganya menuturkan bahwa Bing Liu merupakan seorang peneliti yang produktif yang telah mempublikasikan lebih dari 30 makalah dan merupakan mentor yang luar biasa.


"Bing Liu berada di ambang penemuan yang sangat signifikan untuk memahami mekanisme seluler yang mendasari infeksi SARS-CoV-2 (virus Corona baru penyebab Covid-19) dan basis seluler dari komplikasi tersebut. 



Kami akan berupaya untuk menyelesaikan apa yang telah dia mulai dalam rangka memberikan penghormatan pada keahlian ilmiahnya," ujar para koleganya dalam sebuah pernyataan resmi.

Namun, Kohlhepp menuturkan bahwa pembunuhan Bing Liu tidak ada kaitannya dengan risetnya soal Covid-19. Polisi meyakini Bing Liu dan Hao Gu saling mengenal satu sama lain dan, kata Kohlhepp, pembunuhan itu adalah "hasil dari perselisihan panjang terkait pasangan intim".

Menurut Kohlhepp, polisi tidak menemukan bukti apapun bahwa pembunuhan Bing Liu berhubungan dengan pekerjaannya di Universitas Pittsburgh. "Kami telah menemukan nol bukti bahwa peristiwa tragis ini ada hubungannya dengan pekerjaannya di Universitas Pittsburgh atau pekerjaan apapun yang terkait dengan Universitas Pittsburgh, dan krisis kesehatan saat ini yang mempengaruhi AS dan dunia (Covid-19)," kata Kohlhepp.

Penjelasan yang sama juga dilaporkan oleh CNN pada 6 Mei 2020. Kepolisian AS meyakini Bing Liu dan Hao Gu saling kenal. Namun, Detektif Sersan Brian Kohlhepp menyatakan "tidak ada indikasi bahwa Bing Liu sengaja ditarget karena dia orang Cina".
Demikian pula dalam arsip pemberitaan Tempo pada 7 Mei 2020. 

Berdasarkan keterangan Kepolisian Ross, jenazah Bing Liu ditemukan di rumahnya dengan luka tembak di kepala, leher, dan dada. "Kasus ini masih kami selidiki. Sejauh ini, tidak ada indikasi bahwa Liu diincar karena dia berasal dari Cina," ujar Detektif Sersan Brian Kohlhepp pada 6 Mei 2020.
Kohlhepp melanjutkan, menurut dugaan sementara, Bing Liu adalah korban aksi pembunuhan dan bunuh diri. Sebab, tak jauh dari lokasi tewasnya Bing Liu, polisi menemukan seorang pria yang tewas di dalam mobilnya. Walaupun begitu, kata Kohlhepp, polisi masih menyelidiki apakah keduanya saling kenal.
Universitas Pittsburgh, dalam keterangan persnya, menyatakan rasa berdukanya atas kematian Bing Liu. Mereka menyayangkan kematian Bing Liu mengingat ia tengah melakukan penelitian terkait cara kerja virus Corona Covid-19 yang akan membantu proses penanganannya ke depan. "Bing Liu hampir mendapatkan temuan penting soal bagaimana memahami cara kerja sel dalam penularan virus Corona," ujar salah satu koleganya.
Kematian Bing Liu ini pun kembali memicu diskusi warganet terkait sejumlah teori konspirasi mengenai asal-usul virus Corona Covid-19, baik itu buatan Cina atau buatan AS. Ada pula yang mengaitkan kematian tersebut dengan nama pendiri Microsoft, Bill Gates. Sejumlah klaim bahwa virus ini buatan laboratorium ataupun teori konspirasi soal Bill Gates sudah pernah dibantah oleh Tim CekFakta Tempo.

 KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta di atas, narasi bahwa polisi Amerika Serikat menyebut kematian Bing Liu terkait dengan risetnya soal Covid-19 adalah narasi yang menyesatkan. Kepolisian menyatakan tidak ada indikasi bahwa Bing Liu diincar karena berasal dari Cina ataupun karena sedang mengerjakan riset soal virus Corona Covid-19. Pembunuhan Bing Liu diduga kuat karena perselisihan terkait pasangan intim.

===============================================

BuzzerPKC Propaganda Disinformasi....

Narasi medsos china dan BuzzerPKC :
Bing liu dibunuh amrik krn vaksin Covid19.
Amrik paling jago bikin skenario..

Lulusan Komputasi , Tapi narasi nya vaksin covid... 
Ternyata Penelitiannya ttg mekanisme selular terhadap covid.

Amrik gak ada keuntungannya ngebunuh tukang handphone yg blm jelas temuannya....
emoticon-Leh Uga emoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
devilkillms dan 14 lainnya memberi reputasi
bing liu & hao gu
.dua-duanya dibunuh terkait peneitian corona di amerika
tapi dibuat konspirasi oleh amerika seolah-olah gara-gara hubungan intim

amerika sudah terkenal dgn adu domba,propaganda & konspirasinya
profile-picture
dvdvd77 memberi reputasi
Diubah oleh Akong.Jiugui
Lihat 1 balasan
ternyata hoax buatan CCP emoticon-Imlek emoticon-Imlek
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bigbuncit dan 2 lainnya memberi reputasi
pembunuhnya juga orang komputasi, hao gu, software engineer
profile-picture
suryahendro memberi reputasi
Negara komunis taik, emang sepatutnya dimusnahkan dari muka bumi. emoticon-Tai:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bigbuncit dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh suryahendro
gua si curiganya yg bunuh agen2 dari cina... soalnya dia bakal ungkap virus ini dibawa dari mana ke parlemen US
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bigbuncit dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


mereka bedua homo kah?? emoticon-Bingung (S)
profile-picture
profile-picture
tepsuzot dan suryahendro memberi reputasi
ternyata cuman propaganda muruhan PKC disebar templatenya ke semua 50 cent Army buat disinformasi buat nutupin kalo corona asalnya dari wuhan cina mainland

emoticon-Najis (S) emoticon-Najis (S) emoticon-Betty (S)

profile-picture
profile-picture
profile-picture
bigbuncit dan 3 lainnya memberi reputasi
Konspirasi inteligen AS dan Intelige. China??
FBI yg bongkar aja.
Ini yg membuat kita susah membedakan antara kadrun dan chicombot. Sama gobloknya dan sama militannya dalam membuat propaganda murahan.
Mungkin @sobatqolbu adalah akun drunktod divisi medsos sedang berjihad membela agama alloh.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
suryahendro dan 2 lainnya memberi reputasi


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di