CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Bisnis /
Suami Istri ini Bisa Menjadi Orang Terkaya Baru di Masa Pandemi Corona
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ec0b3487e3a72451522aed2/suami-istri-ini-bisa-menjadi-orang-terkaya-baru-di-masa-pandemi-corona

Suami Istri ini Bisa Menjadi Orang Terkaya Baru di Masa Pandemi Corona

Pertumbuhan ekonomi China diperkirakan akan meningkat seiring bergeraknya waktu. Prediksi itu muncul lantaran China kini memulai mencetak miliarder baru. Terbanyak bergelut di industri teknologi.
Sebagai catatan, 3 dari 5 orang terkaya di Negeri Tirai Bambu saat ini berasal dari perusahaan teknologi, antara lain Pony Ma dari Tencent, Pendiri Alibaba Jack Ma, serta CEO Pinduoduo Colin Huang. Seperti diketahui, China merupakan rumah bagi kelompok miliarder terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat (AS).
Jumlah pengusaha teknologi asal China kini baru bertambah. Bursa saham China telah mencetak sepasang miliarder baru dalam bidang teknologi yang merajut kisah sukses pasca melakukan pencatatan perdana saham atau Initial Public Offering (IPO).
Keduanya merupakan dewan direksi dari perusahaan pengembang perangkat lunak Linkage, yakni Zhang Baoquan dan istrinya Wu Yanfang.
Seperti dilansir dari Forbes, Jumat (15/5), Linkage tumbuh 18,6 persen di Bursa Efek Shanghai pada Rabu (13/5). Imbasnya laba perseroan naik lebih dari 300 persen hanya dalam tiga hari perdagangan sejak pertama terdaftar pada Senin (11/5) lalu.
Kapitalisasi pasar Linkage pada Rabu lalu mencapai sekitar 19,4 miliar yuan atau setara USD 2,8 miliar, yang merupakan gabungan dari 36,5 persen saham senilai USD 1 miliar milik Zhang Baoquan dan Wu Yanfang.
Sebelum IPO, lebih dari 80 persen pendapatan Linkage pada tahun lalu yang mencapai 597 juta yuan berasal dari Jepang. Zhang telah tinggal di Negeri Matahari Terbit sejak 2002, sementara Wu merupakan lulusan dari Universitas Seikei yang terletak di Tokyo.
Berkantor pusat di Suzhou, China, Linkage kini memiliki kapitalisasi pasar yang setara dengan 129 kali lipat laba bersihnya pada 2019 lalu yang sebesar 150 juta yuan. Beberapa customer besar yang tercatat di situs resmi perusahaan antara lain NRI, Canon, Toshiba, hingga Fujitsu.

Langkah besar IPO yang dilakukan Linkage kemudian diikuti oleh platform bisnis layanan cloud asal China, Kingsoft Cloud. Kesuksesan korporasi yang diketuai miliarder asal China Lei Jun tersebut dimulai setelah memulai perdagangan Nasdaq.
Jejak serupa juga diikuti Tan Guanghua, yang masuk ke dalam jajaran miliarder asal China pasca Hangzhou Raycloud Technology, yang juga pemasok perangkat lunak ke e-commerce raksasa Alibaba, menawarkan sahamnya ke publik pada Bursa Efek Shanghai.

Sumber




GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di