CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
9 Kecamatan Zona Merah di Blitar Sepakat Tak Salat Id di Masjid
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ec0a4fe82d4953f0a39ac10/9-kecamatan-zona-merah-di-blitar-sepakat-tak-salat-id-di-masjid

9 Kecamatan Zona Merah di Blitar Sepakat Tak Salat Id di Masjid


Blitar - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Blitar menggelar musyawarah pelaksanaan salat Id. Hasilnya, sembilan kecamatan yang masuk zona merah pandemi Corona sepakat tidak menggelar salat Id di masjid maupun lapangan.

Sembilan kecamatan itu yakni Wates, Panggungrejo, Kesamben, Selopuro, Bakung, Nglegok, Ponggok, Sanankulon, dan Srengat.

Humas MUI Kabupaten Blitar Jamil Mashadi mengatakan musyawarah itu mengundang forkopimda, TNI-Polri serta para ulama di Kabupaten Blitar.

"Kemarin kami rapatkan itu, kami bermusyawarah dengan semua pihak terkait pelaksanaan salat Id. Dan Alhamdulillah semua wilayah yang masuk zona merah sepakat tidak melaksanakan salat Id di masjid atau lapangan," kata Jamil kepada detikcom, Minggu (17/5/2020).



Dengan adanya kesepakatan itu, lanjutnya, maka MUI mengapresiasi tingkat kesadaran masyarakat yang semakin tinggi. Tanpa adanya larangan atau aturan yang sifatnya mengikat, warga yang masuk wilayah terdampak paparan virus Corona sudah sadar upaya melindungi diri mereka sendiri dan lingkungan sekitar untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona ini.

"Sehingga salat Id tetap bisa dilaksanakan di rumah masing-masing. Bahkan Pemkab Blitar juga tidak menggelar acara seremonial seperti salat Id di Masjid Agung Wlingi dan open house," ungkapnya.


Sedangkan untuk kecamatan yang masih zona oranye atau kuning, pelaksanaan salat Id wajib menggunakan protokol pencegahan Corona. Panitia pelaksana harus detail melakukan cek suhu tubuh setiap jamaah yang hadir Jika menemukan jemaah yang suhu tubuhnya tinggi, bisa disampaikan ke petugas puskesmas di wilayahnya masing-masing.



"Nah yang batuk, flu dan sejenisnya, kami mohon kesadaran diri untuk melaksanakan salat Id di rumah saja," imbau Jamil.


Jamil juga menambahkan, dalam musyawarah itu juga dibicarakan tradisi silaturahmi dengan saling berkunjung ke rumah saudara. Jamil mengaku, saat ini sudah banyak desa secara mandiri menerapkan skema pembatasan sosial skala kecil. Ada yang memasang portal di setiap pintu masuk antar desa. Ada yang mendirikan check point di setiap gerbang perumahan dan lain sebagainya.

"Sudah bagus. Saya sangat menghargai semua upaya warga untuk memutus penyebaran Corona. Namun sebaiknya, pemasangan portal tidak di jalan utama, agar aktivitas perekonomian bisa tetap berjalan," pungkasnya. (iwd/iwd) 


https://news.detik.com/berita-jawa-t...80.1584712218


selain ketaatan dan kesadaran warga (rakyat) diperlukan juga ketegasan dari aparat dan pemerintah, agar segera selesai pandemi ini.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
muyasy dan 10 lainnya memberi reputasi
MUI lebih waras dari pada MUI jatim ternyata
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pannotia.server dan 2 lainnya memberi reputasi
Ane jadi kepikiran
Yg udah sembuh masih bisa kena lagi
Berarti, selama masih belum dinyatakan aman
Gak bakalan bisa ada acara kumpul termasuk berjamaah di mesjid..
Satu orang aja masih terjangkit, bisa bikin gelombang baru
profile-picture
profile-picture
pannotia.server dan bangsutankeren memberi reputasi
Bagus keputusannya, seharusnya juga berlaku untuk sholat 5 waktu dan sholat tarawih serta ibadah agama lain juga dilakukan di rumah masing-masing.
emoticon-2 Jempol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ushirota dan 3 lainnya memberi reputasi
cakep..
profile-picture
profile-picture
ushirota dan kingoftki memberi reputasi


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di