CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Tagar Indonesia Terserah, Ekspresi Kesal Terhadap Kerumunan di Tengah Corona
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ec0103aaf7e9325a92d3964/tagar-indonesia-terserah-ekspresi-kesal-terhadap-kerumunan-di-tengah-corona

Tagar Indonesia Terserah, Ekspresi Kesal Terhadap Kerumunan di Tengah Corona

Tagar Indonesia Terserah, Ekspresi Kesal Terhadap Kerumunan di Tengah Corona

Tagar #IndonesiaTerserah trending di Twitter pada Sabtu (16/5). Awal kemunculannya berasal dari gambar seorang tenaga medis yang masih mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap yang membentangkan kertas bertuliskan “Indonesia?? Terserah!! Suka-suka Kalian Saja”.

Meme itu jadi ekspresi keresahan tenaga medis atas kelakuan sebagian masyarakat yang tak mengindahkan protokol kesehatan dengan tetap berkerumun. Masyarakat menyambutnya dengan kesepahaman untuk tidak menyepelekan virus corona Perbincangan di Twitter mencapai 25 ribu cuitan.

Ketua Umum Perhimpunan Perawat Indonesia Harif Fadhilah mengakui jika beberapa kolega profesinya mengeluhkan sikap sebagian masyarakat yang masih abai.

Para tenaga medis khawatir jika sikap cuek dengan tetap berkerumun bisa menambah jumlah pasien infeksi virus corona yang menyebabkan tambahan beban layanan kesehatan.

Menurut Harif, banyak yang mendukung tagar tersebut. “Ada sebagian mendukung, ‘kalau begini, kita sudah capek’. Kira-kira begitu,” kata Harif, Sabtu (16/5).

Salah satu kejadian yang memantik reaksi di kalangan perawat adalah kerumunan penumpang di Bandara Soekarno Hatta pada Kamis (14/5). Harif mengatakan jika pemerintah seharusnya bisa mengantisipasi kerumunan masyarakat jika ingin menerapkan kelonggaran.

“Kalau memang ada relaksasi PSBB, mau tidak mau harus diikuti protokol kesehatan,” tambahnya.



sumber:http://www.wartaregional.com/2020/05/16/tagar-indonesia-terserah-ekspresi-kesal-terhadap-kerumunan-di-tengah-corona/
profile-picture
profile-picture
profile-picture
JokerGenius dan 16 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Kesal terhadap masyarakat ya,bkn kesal terhadap pemerintah.. jd jangan di caci n di kadrun2in dulu nakesnya..emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
JokerGenius dan 3 lainnya memberi reputasi
Mereka yg msh pd kumpul2 ga jls sepertinya tdk paham betul bagaimana pengorbanan para tenaga medis yang rela membahayakan diri dan keluarganya dalam merawat pasien2 covid 19 ini.. semoga para tenaga medis ini tetap diberikan kesehatan Amien..
profile-picture
profile-picture
JokerGenius dan atmajazone memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Psbb kebijakan gk guna..
Tenaga medis cuti saja deh
profile-picture
JokerGenius memberi reputasi
TawakkaL

Tagar Indonesia Terserah, Ekspresi Kesal Terhadap Kerumunan di Tengah CoronaU
profile-picture
profile-picture
JokerGenius dan raptordeltadunn memberi reputasi
Susah kan ngatur org bodoh dlm jumlah masif emoticon-Big Grin

Makanya subsidi yg bnyk dah tuh sektor pendidikan

Biar klo ada bencana atau hal darurat, rakyatnya lbh gampang dksh tau cem org jepang

Klo ane jd pemerintah dah dr awal ane biarin aja (ksh pilihan mau distancing atau biarin), mayan ngurangin populasi... Ga abis tenaga, biar cpt2 goal herd immunity

Rakyat dikit ya ga ribet diaturnya, dah pd kapok dan belajar pasti dititik itu
profile-picture
profile-picture
farhan.faf dan JokerGenius memberi reputasi
Diubah oleh 3770372
Lihat 2 balasan
cek kolom agama yg suka ngumpul
profile-picture
JokerGenius memberi reputasi
Kota gue termasuk yang jadi RedZone gara-gara manusia-manusi per dan ber-jamaah .... yang ngak takut mati ... tapi ujung2nya minta tolong juga ....

Cuih mental krupuk ....

BER-JAMAAH ....
profile-picture
JokerGenius memberi reputasi
Diubah oleh neo_mx
Quote:


Agree, banyak orsng goblok dan bebal di Indonesia merasa kebal. Ironisnya kalo kena juga teriak minta ditolong
emoticon-Bingung
Gw rasa udah mengarah kesana
Sekarang yg jadi pertaruhan ya tim medis, untungnya APD sudah lumayan tersedia

emoticon-Traveller


Quote:


Gw pernah bilang di awal awal, yang paling ngerasa kebal dan bebal itu adalah orang pertama yg minta tolong kalo dah kena

Orang goblok combo dengan kemunafikan
emoticon-Cape d...
profile-picture
JokerGenius memberi reputasi
seganas2nya covid killing rate gak nyampe 10%. kl sampe 25% baru mantab. 25% mati kena covid pasti lanjut 25% mati kelaparan/kerusuhan.
Lihat 1 balasan
tempat ane juga gt, tiap sore beuh rame bener yg cari takjil
profile-picture
JokerGenius memberi reputasi
gpp itung" seleksi alam
ambil sisi positifnya aja gan, jd ga begitu sesek nnti indonasuanya
profile-picture
JokerGenius memberi reputasi
Kemarin jumat lewat pondok pinang, jaksel jg masih liat ada beberapa masjid yg gelar sholat jumat jamaah. Sumpah membludak bngt smpe motor menutupi jalan...




emoticon-Wakakaemoticon-Wakakaemoticon-Wakaka
kalo memang tenaga medis capek, silahkan resign..masih banyak jutaan tenaga medis yang menganggur siap menggantikan.. kalo gak kuat resign...jangan lebay..jangan play victim...ingat..masih banyak tenaga medis yang menganggur, yang siap menggantikan
profile-picture
profile-picture
JokerGenius dan eggnostick memberi reputasi
Lihat 10 balasan
balik lagi ke diiri masing² masyarakatnya, mau tertib menaati aturan apa ngak
astajim
Yaudah biarin aja... Orang sok emang harus ngerasain dulu baru kapok hahaha 😂
Tagar Indonesia Terserah, Ekspresi Kesal Terhadap Kerumunan di Tengah Corona
Sumber: https://www.bbc.com/news/in-pictures-52679694

Meski saya tidak punya pacar dokter atau perawat .. emoticon-Big Grin

Anggap saja lagi merawat pasien di medan peperangan. Padahal udah tahu ... kalau yang jatuh korban banyak, eh ... masih aja perang terus. Betul 'nggak ?
Karena yang dipikirin adalah ..........
===> Jelasnya bukan masalah nyawa atau kesehatan.
emoticon-Ngakak
pemerintahnya gak begitu teges (pusat dan daerah) plus sebagian masyarakatnya juga banyak yang ngeyel.. yaah semoga tenaga medis gak ngambek dan kehilangan semangat deh emoticon-Sorry
kasian mereka bekerja keras malah para elit politik bermain sama psbb. kerja jadi sia sia
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di