CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
30 Juta Karyawan Terancam PHK, Ini Jeritan Industri Properti, IndonesiaTerserah??
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ebf8afd2525c3748171f102/30-juta-karyawan-terancam-phk-ini-jeritan-industri-properti-indonesiaterserah

30 Juta Karyawan Terancam PHK, Ini Jeritan Industri Properti, IndonesiaTerserah??

Foto: CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto

Jakarta, CNBC Indonesia- Pandemi COVID-19 bukan hanya memberikan ancaman pada masyarakat, melainkan juga pada perekonomian dari sektor keuangan hingga sektor riil.  Hal ini terbukti dari sektor properti yang mulai kesulitan dan terancam ada lebih dari 30 juta tenaga kerja di PHK.

Ketua Umum REI Totok Lusida mengatakan di masa pandemi ini permasalahan di sektor properti bukan hanya penurunan sales melainkan juga beban operasional. Apalagi menjelang hari raya Idul Fitri perusahaan tetap harus menyelesaikan kewajiban THR pada pekerja.

Baca: Tanpa Stimulus Puluhan Triliun, 30 Juta Karyawan Properti Terancam PHK

Dia mengungkapkan pemerintah meminta sektor properti tidak melakukan PHK, namun di sisi lain perusahaan masih memiliki tanggung jawab pembayaran kredit perbankan. Pasalnya, kredit modal kerja dan konstruksi amat penting bagi pengembang untuk melakukan pendanaan awal.


Menurut Totok jika banyak penjualan tertunda akibat pandemi ini karena masyarakat menahan pembelian, otomatis arus kas pun terganggu, dan berimbas pada kemampuan membayar kredit sehingga pendanaan pengembang pasti akan terpukul.

"Kami harus membayar gaji harus sama, dan jangan tidak PHK tapi tetap bayar bank, penghasilan kita kan tidak ada," kata Totok, Kamis (14/05/2020).

Selain membayar gaji pegawai dan kewajiban terhadap bank, menurut Totok masih ada kewajiban pengusaha untuk membayar listrik ke PLN dan air ke PDAM. Pasalnya meski tutup, properti seperti perkantoran, mall, dan hotel masih harus membayar biaya beban minimal PLN.

"Kenapa tetap harus bayar beban minimal, yang suruh tutup kan bukan saya tetapi pemerintah. Tapi PLN sebagai milik pemerintah tetap minta kami membayar. Itu kan memberatkan, karyawan masuk digaji tetapi dikenakan beban minimal," jelasnya.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Properti Hendro Gondokusumo kedudukan sektor properti yang berkaitan erat dengan sektor lain (backward linkage) dan mempengaruhi pertumbuhan sektor lain (forward linkage), menjadikan sektor properti memiliki peran sentral pada pembangunan.

Karakteristik industri properti adalah perusahaan memiliki stok namun dalam kondisi ini tidak bisa melakukan penjualan. Jika kondisi ini semakin berlarut-larut, dampak terhadap industri properti pun semakin memburuk. Menurutnya kalaupun semula ada rencana pembelian, kebanyakan tertunda karena adanya COVID-19.

"Yang beli tidak ada, lantas kita disuruh setor ke bank. Ini yang tidak mungkin, kami bisa tahan berapa lama?" ujar Hendro.

Meski demikian menurutnya ketahanan setiap perusahaan berbeda-beda, sehingga sulit mengetahui secara pasti berapa lama bisa bertahan.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah pengembang segmen MBR sangat rentan di masa seperti ini karena biasanya terdiri dari pengembang kecil atau "UMKM Properti". Segmen ini lebih rentan terhadap arus kas, sehingga jika tidak ada restrukturisasi kredit dan pemulihan ekonomi lainnya bisa berhenti dan tidak bisa memulai kembali.

Ketua Bidang Properti Apindo Sanny Iskandar mengatakan sebelum COVID-19 ini melanda industri properti seringkali dilanda masalah perizinan, pertanahan, perpajakan, hingga kepemilikan properti. Situasi ini semakin berat dengan adanya pandemi yang terjadi di Indonesia.

Apalagi sektor properti juga memberikan dampak langsung tenaga kerja dan peningkatan pertumbuhan ekonomi. Dia menegaskan properti bukan hanya mall ataupun apartemen, melainkan juga dalam pengadaan satu juta rumah yang menjadi program pemerintah.

"Jangan hanya dianggap bisnis ini komersial semata, dengan jumlah ribuan perusahaan yang tergabung. Kalau tidak ada pengembang tidak ada kota mandiri, atau kota-kota skala menengah kecil yang berkembang," kata Sanny.

Berdasarkan catatan Kadin, Apindo dan Rei, total kredit yang disalurkan oleh perbankan kepada 17 sektor industri adalah sebesar Rp 5.703 triliun, sebanyak 17,9% disalurkan untuk sektor realestat sebesar Rp 1.024 triliun. Nilai ini terdiri dari kredit konstruksi Rp 351 triliun, kredit realestat Rp 166 triliun dan KPR KPA Rp 507 triliun.

Dari jumlah tersebut yang disalurkan ke sektor properti senilai Rp 62 triliun di antaranya adalah kredit modal kerja jangka pendek. Berdasarkan strukturnya, Rp 51,1 triliun (82%) penyalurannya ditujukan untuk modal kerja perusahaan properti terbuka.

Perlu dicermati bahwa 24% atau senilai Rp 12,5 triliun berupa kredit modal kerja perusahaan properti terbuka tersebut merupakan hutang jangka pendek yang perlu ditangani secara cepat. Jika sampai ada permasalahan, maka akan berdampak pada kelangsungan perusahaan, proyek, dan masyarakat yang membutuhkan.

"Pengembang berusaha keras tidak PHK, sampai berapa lama tahan tergantung restrukturisasi. Kami disurati agar tidak PHK, tetapi tetap bayar bank. Tolonglah ketegasannya," ujar Totok.

Baca: Rumah Tak Laku, Penjualan Hancur-Hancuran, Nyungsep 40%


Sebagai informasi dari hasil kajian terbatas Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Asosisasi Pengusaha Indonesia (Apindo), bahwa industri properti dan industri turunannya memiliki 30,34 juta pekerja. Kalau industri ini jatuh dalam krisis, maka sebagian hingga seluruh pekerja tersebut akan terancam terganggu penghasilannya hingga terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Belum lagi ditambah dengan sektor informal yang juga ikut terdampak seperti sewa kontrakan dan warung-warung untuk para pekerja lapangan," kata dia. "Jadi kita semua harus berupaya agar industri properti ini jangan sampai terganggu karena ada 30 jutaan pekerja yang berpotensi terdampak. Ini khan jumlah yang sangat besar dan tidak main-main," ujar Sanny. (dob/dob)

SUMUR
https://www.cnbcindonesia.com/tech/2...ustri-properti


INI SALAH ITU SALAH
#INDONESIATERSERAH PUNYA SOLUSI?

MAKE UP YOUR MIND NETIJING SON OF

PEMERINTAH SUDAH KERJA KERAS DISIPLINKAN KAO BIAR TIDAK KENA VIRUS
SEKALIGUS JAGA KAU BIAR TIDAK DI PHK
MEMANGNYA 22 NYA TIDAK BISA JALAN? PESIMIS KALI NETIJING. DEMI KAO ITU. NANTI BUMN PLN ATAU TELKOM BANGKRUT, NETIJING BIKIN #MANALISTRIKKAMI #MANAKUOTAKAMI

POSITIF CORONA MELONJAK ITU AKIBAT JUMLAH ORG YG DI TES PCR BERLIPAT KARNA ALAT PCR NYA UDAH TERSEDIA RATUSAN RIBU

MAKANYA HARUS DISINGKIRKAN GUB LEMAH KEK PENIES YG TAKUT SANKSI ORANG YG RAME DI MESJID PASAR. ITU SEMUA RAME KARNA MEREKA BANSOS YG DIKORUP PENIEES DAN KAGAK BAKALAN CUKUP BUAT MAKAN TIAP HARI, JUGA HARUS BAYAR CICILAN DLL TAPI ANUS LONGGARIN KARNA LEPAS TANGAN GA MAU BAGI DUIT/BANSOS YG CUKUP

BERUTANG RATUSAN T DIMAKI, LONGGARKAN PSBB SALAH JUGA? ITU BUAT UMUR < 45 TAHUN YG KERJA DI 11 BIDANG YG DIKECUALIKAN, SEPERTI PERUSAHAAN KESEHATAN, PANGAN, INDUSTRI EKSPOR IMPOR DLL

PADAHAL KETAT PROTOKOL NYA. TRSERAHMU LAH NETIJING PAOK #TERSERAH
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sarkaje dan 29 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh iam.cyborg
Halaman 1 dari 2
Jangan ngamuk2 bray
Segalanya akan berakhir
Cuma masalah waktu

emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Richy211 dan 3 lainnya memberi reputasi
Total lockdown lebay nya vietnam berhasil tuh, jangan malu2 ditiru.. Bambang!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
riansantoso4776 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
developer properti masi ngerasa yg namanya tanah pasti naek terus...pada sngaja di tahan terus aja tu....ga ada tu program stimulus buat customer apa kek...

skrg bisa nya ngeluh doang....kmana kmren2 ente pada untung gila2an...properti geto locchhh...

akhrirnya anda butuh cash kaannnnn...????....sokor😜😜

ayo di tunggu obral nya...

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bopalkopral dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh AsalBunyi
Lihat 1 balasan
Jan banyakan ngeluh bangsad. Komplek perumahan tinggal diganti jadi komplek kuburan apa susahnya. Tinggal ratain balik tu rumah uda beres
profile-picture
profile-picture
profile-picture
77665.123456 dan 4 lainnya memberi reputasi
bakal banyak kasus ntar lg nih..
banyak developer yg muterin modal di beberapa project.
begitu gak ada penjualan, duit buat ngebangun rumah2 yg udah laku balal gak ada.
imbasnya rumah udah dibayar, tapi gak jadi2.
ujung2nya kabur.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
betadine dan 2 lainnya memberi reputasi
Lebay banget 30jt orang phk dr sektor properti
Kacau2 ngitungnya bagaimana
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 3 lainnya memberi reputasi
Quote:


Ada yg bisa kasih penjelasan? emoticon-Bingung (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 3 lainnya memberi reputasi
Siapa yg sanggup sedia uang buat beli properti lagi begini? yg nyewa aja udah sekaratemoticon-Berduka (S)
profile-picture
profile-picture
betadine dan srusuut memberi reputasi
Diubah oleh AndiniRahma
Lihat 2 balasan
nyimak dulu deghemoticon-Traveller
Transmigran
Quote:


Itu negara komunisemoticon-Wkwkwk
Mobil aja sepi, properti siapa yg mau beli???
Diubah oleh backspace00
lockdown itu apa ? psbb itu apa ?

emoticon-Bingung
Sumber gak jelas
Terpukau sama jumlah karyawannya sampe 30jutaemoticon-Ngakak (S)
import aje tka kata jkw mah 🤣
profile-picture
hard_dick memberi reputasi
Mungkin TKA menlen mau gantiin jd kuli proyek tanpa di gaji
emoticon-Traveller
Quote:


buzerp jayus. emoticon-Big Grin
auto nyanyi lagunya alm. Glen fredly terserah kali ini sungguh aku tak akan peduli ku tak sanggup lagi. Mulai kini semua terserah.
Hello...
Ada yang ingin tiap hari tabungannya terus bertambah dan bisa segera melunasi hutang hutangnya ?? Buka dan daftar aja melalui web di bawah ini
https://sedekah100.com/?id=Yogi1972
melalui sedekah tabungan bisa bertambah terus. Ini bukan bisnis tapi hanya komunitas sedekah100 saja.
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di