CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
BPJS Naik Konsep Subsidi Silang,DS: Yang Mampu Bantu yang Tidak Mampu, Main yg Jauh..
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ebf71efa2d1951a5f308522/bpjs-naik-konsep-subsidi-silangds-yang-mampu-bantu-yang-tidak-mampu-main-yg-jauh

BPJS Naik Konsep Subsidi Silang,DS: Yang Mampu Bantu yang Tidak Mampu, Main yg Jauh..

JAKARTA, NERTRALNEWS.COM - Pegiat Media Sosial (Medsos) Denny Siregar mengomentari polemik kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

Denny mengatakan hal yang perlu dipahami terkait kenaikkan iuran BPJS adalah konsep membantu sesama umat manusia antara yang mampu dan tidak mampu.

"Yang perlu di pahami.. @BPJSKesehatanRI itu konsepnya subsidi silang. Yang mampu, bantu yg tdk mampu. Yang berlebih, bantu yg kekurangan," tulis Denny di akun Twitternya, Sabtu (16/5/2020).

Dia juga mengibaratkan kenaikkan iuran BPJS tersebut seperti beramal dalam segi kesehatan, sedangkan pemerintah hanya sebagai fasilitator memutuskan kebijakan untuk kepentingan masyarakat banyak. Sembari membenahi sistem pelayanan BPJS yang memang butuh waktu tidak sebentar.

Nanti yang miskin atau tidak mampu setelah di subsidi kesejahteraan dan kesehatannya akan dicoret dari Penerima Iuran Gratis yang berjumlah hampir 100 juta peserta. Warga tersebut menjadi warga rentan miskin dan masuk BPJS Kelas 3 yang bayar iuran tetapi masih disubsidi pemerintah sampai dia bisa sepenuhnya mampu tanpa disubsidi.

"Ini spt beramal dalam sisi kesehatan. Pemerintah fasilitator aja, tdk ambil keuntungan apa2," ungkap nya.

"Main yg jauh drun, jgn di padang pasir aja," tulis nya lagi.

Bagi mereka yang sakit kegunaan BPJS sangat membantu karena mereka tidak perlu keluar uang dengan adanya BPJS ini.

"Kalau pengen dengar cerita sebenarnya ttg @BPJSKesehatanRI jangan dengerin @fadlizon ma @DinSyamsud..

Dengerin cerita mereka yg cuci darah, yg operasi jantung, yg sgt terbantu krn ga keluarkan uang sepersenpun..

Belajar empati, sebelum kita akhirnya terpaksa menggunakan BPJS," tulis Denny di akun Twitternya.

Diketahui Presiden Joko Widodo kembali menaikkan iuran BPJS Kesehatan. Kenaikan ini tertuang dalam Perpres Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Beleid tersebut diteken oleh Presiden Joko Widodo pada Selasa (5/5/2020). Kenaikan iuran bagi peserta mandiri segmen pekerja bukan penerima upah (PBPU) dan bukan pekerja (BP) diatur dalam Pasal 34.

Kenaikan meliputi iuran peserta mandiri kelas I naik menjadi Rp 150.000, dari saat ini Rp 80.000. Iuran peserta mandiri kelas II meningkat menjadi Rp 100.000, dari saat ini sebesar Rp 51.000.

Iuran peserta mandiri kelas III juga naik dari Rp 25.500 menjadi Rp 42.000. Namun, pemerintah memberi subsidi Rp 16.500 untuk kelas III sehingga yang dibayarkan tetap Rp 25.500.

Kendati demikian, pada 2021 mendatang, subsidi yang dibayarkan pemerintah berkurang menjadi Rp 7.000, sehingga yang harus dibayarkan peserta adalah Rp 35.000.

Pada akhir tahun lalu, Jokowi juga sempat menaikkan tarif iuran BPJS kesehatan Perpres Nomor 75 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan. Namun, Mahkamah Agung membatalkan kenaikkan tersebut.


https://www.netralnews.com/peristiwa...ng-tidak-mampu

BPJS Naik Konsep Subsidi Silang,DS: Yang Mampu Bantu yang Tidak Mampu, Main yg Jauh..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sarkaje dan 22 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh joko.win
Halaman 1 dari 2
tetap aja menyakiti hati rakyat
padahal sdh dibawa ke MA dan dibatalkan kenaikkannya

Keputusan MA ga dituruti, katanya hukum diatas segala²nya emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rajin.meremas dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Negara sosialis.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jeffm12 dan 3 lainnya memberi reputasi
sekali penjilat ttp penjilat. mau berkata bener pun, bnyk dustanya..
profile-picture
profile-picture
chisaa dan jangan.lupa memberi reputasi
ga pake bpjs, ga ngurusin ginian lah
profile-picture
jangan.lupa memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Gw yakin sebenernya dalam hatinya meraung raung.. 😀
profile-picture
profile-picture
chisaa dan jangan.lupa memberi reputasi
Kalau iuran naik diteriakin kuminis
Padahal utangnya sudah triliunan, emang mau bayar pake apa?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
riansantoso4776 dan 2 lainnya memberi reputasi
Kadrun gak pernah maen jauh bang Denny, paling sekitaran monas aja itupun sekalian tawaf keliling monas, lempar jumroh ke polisi
emoticon-Leh Ugaemoticon-Ngakak
profile-picture
servesiwi memberi reputasi
Baguslah klo begitu.

Prinsip zakat/persepuluhan, distribusi kekayaan, menurunkan rasio gini.
yang boleh naik cman UMR naiknya juga harus setiap tahun!
profile-picture
profile-picture
servesiwi dan chisaa memberi reputasi
TS khus thread desi emoticon-Embarrassment
profile-picture
jangan.lupa memberi reputasi
sesuai ama keluhan bpjs soal protes gw kan : gotong royong, tolong menolong bla bla bla emoticon-Big Grin

iye tolongin karyawan bpjs foya foya emoticon-Gila
profile-picture
profile-picture
profile-picture
antimomod19 dan 3 lainnya memberi reputasi
Pegiat medsos.. Baca: pembersih bool joke
profile-picture
profile-picture
chisaa dan jangan.lupa memberi reputasi
si desi udah 5 tahun lebih jadi cebong masih gak dapat jabatan khusus dari jokowi?

kalah cuk sama ngabalin
emoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
allhailnetizen dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh grenademan24

pemerintah asli goblok banget
ibarat mobil boros bensin, yg disalahin bensin nya
mustinya mesin mobil nya di ganti sama yg irit bensin cc nya
BPJS juga sama, tekor pembiayaan nya, yg disalahin iuran nya, goblok gak tuh?
mustinya yg dibenerin yah manajemen BPJS nya sendiri, mulai dari pecat tuh direktur BPJS bergaji milyaran yg gak becus itu, lalu pelayanan nya di bikin skala prioritas, kalo bisa di obati pake obat yg dijual bebas diluaran sana, gak usah klaim BPJS. trus yg sekiranya bisa rawat inap di rumah masing2 macem karantina mandiri sekarang, yah d rumahkan aja, biar suster nya tiap hari nengokin ke rumah pake motor, jadi gak perlu bayar kamar RS lagi. berdayakan sistim online, jadi dokter nya bisa remote dari pusat tanpa perlu ke rumah pasien. dari situ aja udah bisa banyak dihemat uang BPJS nya, bisa di pake utk yg lebih urgent macem orang stroke, kecelakaan, dan yg serem serem gitu penyakitnya.
Spoiler for rezim ambyar:
profile-picture
profile-picture
chisaa dan jangan.lupa memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Lebih tepatnya memeras yg mampu untuk mensubsidi yg belagak gak mampu
Di lihat lah internalnya seperti apa
Jangan2 gajinya kegedean
Rapat2 berapa milyar
Maunya sosial tapi pegawai makmur n pemerintah buntung
profile-picture
hantupuskom memberi reputasi
Diubah oleh chisaa
Lihat 1 balasan
Quote:

Quote:


emoticon-Wakaka Kena prank Mukidi 2 periode!
profile-picture
erwaleste memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Semua juga tau kalau dessy adalah kodok bangkak peliharaan si penguasa. emoticon-No Hope
profile-picture
panjialiansyah memberi reputasi
BUMN yg jelas2 harus untungvmalah dikasih dana APBN ratusan T ??
BPJS nombok kaga ada 20 T, malah suruh yg bayar?

Jangan2 BUMN yg digemborkan untung sekian puluh T yg disetor ke kas negara tiap tahun itu hasil suntikan dana APBN kali?????
sebenernya yg kelas 1 kelas 2
berapa banyak sih yg pake bpjs
kayakny rata2 pake asuransi
baik pribadi maupun perusahaan

jd sebenerny udh d paksa nyumbang
trs mau dpaksa lagi
nyumbang lebih byk?
profile-picture
riansantoso4776 memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di