CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kegagalan Lockdown India: Ekonomi Makin Sulit Bahkan Kasus Covid-19 Terus Melonjak
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ebf71559a972e648d582a01/kegagalan-lockdown-india-ekonomi-makin-sulit-bahkan-kasus-covid-19-terus-melonjak

Kegagalan Lockdown India: Ekonomi Makin Sulit Bahkan Kasus Covid-19 Terus Melonjak

New Delhi – Sudah lebih dari 50 hari semenjak Perdana Menteri India, Narendra Modi, mengeluarkan kebijakan lockdown nasional untuk meminimalisir penyebaran Covid-19. Namun, niat untuk mengurangi angka kasus infeksi, India justru semakin terpuruk dengan keadaan ekonomi yang semakin sulit dan peningkatan kasus yang terus melonjak.

Sejak hari Ahad (10/5), India melaporkan jumlah tertinggi dari infeksi baru setiap harinya. Sekitar 4.400 kasus, yang menjadikannya total kasus lebih dari 78.000 infeksi di India. Hal ini menjadikan sektor bisnis di India jatuh ke level terendah di seluruh dunia selama masa lockdown.

Ekonomi India akan menuju kontraksi tahunan pertamanya dalam 40 tahun terakhir. Banyak masyarakat India yang kelaparan dan menderita penyakit yang tidak dapat diobati. Situasi sulit itu memaksa Pemerintah India untuk mulai mengurangi pembatasan, bahkan ketika kasus-kasus baru semakin meningkat. Pelonggaran kebijakan di India diperkirakan akan tetap berlanjut hingga minggu depan di banyak negara bagian.

Kebijakan baru itu meningkatkan kekhawatiran bahwa virus itu akan dengan mudah menyebar lebih cepat, karena orang-orang diizinkan keluar selama beberapa minggu mendatang. Beberapa masyarakat menilai bahwa kerugian akibat kebijakan lockdown tidak sebanding jika pada akhirnya mereka belum bisa menang dalam peperangan melawan pandemi.

“Keseluruhan biaya yang dikeluarkan India tidak menguntungkan. Setelah mengalami peningkatan kematian dan penderitaan ekonomi, anda sama sekali tidak bisa menghilangkan virus itu dari sini,” kata T. Sundararaman, Koordinator Global People’s Health Movement, dilansir dari theprint.in, Jum’at (15/5).

Pengalaman India itu mencerminkan bahwa kebijakan itu tidak sesuai di negara-negara berkembang. Mereka akan dihadapkan dengan jutaan orang yang siap jatuh ke dalam jurang kemiskinan. Namun, juru bicara Modi berpendapat bahwa seandainya lockdown tidak diberlakukan, India akan memiliki kasus infeksi sebanyak 820.000 pada 15 April.

Dia berpendapat, paling tidak kebijakan lockdown itu telah memperlambat penularan virus untuk saat ini, meskipun itu tidak membuat kurva infeksi mereka rata seperti Spanyol dan Italia setelah memberlakukan lockdown mereka. Hal serupa juga dikatakan oleh menteri kesehatan federal India, yang mengklaim bahwa lockdown itu telah membantu India untuk menurunkan tingkat infeksi secara signifikan.

Jumlah total kasus yang tercatat di India juga masih rendah dibandingkan dengan negara-negara lain seperti AS, di mana kasus telah menyentuh 1,4 juta. Negara di Asia Selatan mungkin belum mencapai level epidemi terburuk. Pakar Pemerintah India mulai mengakui puncak wabah ini di negaranya sekitar bulan Juni atau Juli. Sementara negara-negara seperti AS, Jerman, dan Italia harus fokus pada gelombang infeksi kedua. (CK)

https://indonesiainside.id/news/inte...0/05/15/240464

pdhl sdh di sebat sebatin pake rotan emoticon-Ngakak

persamaan indo : india

1.penduduknya suka ngeyel
2.pede tidak takut corona krn mabuk agama
3.byk penduduknya berpenghasilan harian
4.birokrasi yg ga bisa dibilang bagus
5.bukan negara yg mampu memenuhi kebutuhan warganya dalam jangka panjang selama lockdown

profile-picture
profile-picture
profile-picture
xxxjembutkuda dan 41 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
sok komen yang kontra silahkan, gw gelar tiker aja
profile-picture
profile-picture
a12s dan AndiniRahma memberi reputasi
seharusnya lockdown itu situasional, kalau pasien berkurang, lockdown dilonggarkan dan kalau meningkat lockdown diperketat.

selama ventilator dan supply obat cukup harusnya kematian bisa ditekan. yg dikhawatirkan kan kalau tidak terkontrol sehingga dokter harus memutuskan siapa yg berhak hidup atau tidak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
kan delusi kaum kadrun aja yg keukeuh lockdown. agar negara kacau n khilafah muncul. udah bener psbb yg utama ekonomi 275jt jiwa. kirain negara ini tangguh ekonomi apa. bahkan bangun infrastruktur yg penting aja harus ngutang, kepedean lockdown. jiwa penting juga tapi kan bisa diedukasi lewat social distancing n kesiapan medis. kalopun ada yg meninggal, kan mereka punya penyakit bawaan n memasuki masa tenggang.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
andrimardi dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 8 balasan
obatnya adalah mualaf dan khilafah wahai penyembah berhala



emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
a12s dan AndiniRahma memberi reputasi
Lihat 1 balasan
gagal dan sukesnya sebuah kebijakan tergantung dari sikap masyarakatnya juga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
a12s dan 2 lainnya memberi reputasi
Kena azab.


Bahagia melihat mereka menderita.


Akhirnya mereka merasakan apa yg muslim india rasakan.
profile-picture
profile-picture
a12s dan crockoaches memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Segera cabut psbb agar kita gak menyusul indihe emoticon-Blue Guy Smile (S)

Dan, bubarkan pssi emoticon-Mad






















































emoticon-Belgia
profile-picture
profile-picture
a12s dan bangsu memberi reputasi
emang cebong tau, kalau gak dilock down bakal kayak apa nasib india?

apa akan meroket macam ekonomi indonesia yang tidak di lockdown?

WKWKWKW.....
profile-picture
profile-picture
profile-picture
a12s dan 2 lainnya memberi reputasi
Seharusnya lockdown yg betul itu semua rakyat dites & kl positif corona hrs diisolasi & disembuhkan. Lalu semua tempat dibuat steril. Kl ga mampu melakukan itu ya percuma dilockdown.
profile-picture
profile-picture
a12s dan crockoaches memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Kembali lagi ke seleksi alam,negara dengan penduduk padat pasti pusing mikirin ini
profile-picture
a12s memberi reputasi
Setengah India bakal jatuh miskin
profile-picture
profile-picture
denisbobby dan a12s memberi reputasi
Lihat 2 balasan
lockdown ga lockdown, pemerintah akan terus di hujat,

yakin gw,
klo kebijakan yang diambil waktu itu lockdown bukan PSBB, pasti di hina2 dan dihujat jg,
udah biasa di indonesia mah, apa aja pasti salah emoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
a12s dan riansantoso4776 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Berita di sebelah malah Malaysia, Turki dan India mulai melonggarkan lockdown karena sudah sukses menurun jumlah penderitanya!

Ini disini malah beda!

Percaya yg mana cuk? emoticon-Wakaka

Itu website TS kok website nggak terkenal alias abal2!

emoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
a12s dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
india yang melakukan lockdown begitu ketatnya pun masih tetap melonjak jumlah penderitanya. ekonomi pun jadi sulit.

untuk bertahan hidup ya ekonomi harus tetap berjalan lah.

emoticon-Wakaka
profile-picture
a12s memberi reputasi
Ekonomi nya sudah terancam kayak gitu aja india masih mau terus lanjutin lockdown lho
Efektivitasnya pdhl jg dipertanyakan

Nyali tinggi apa nekat tuh?
profile-picture
a12s memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Well... India belum masuk bagian terburuknya... Kehancuran ekonomi dan pandemi terus meningkat karena herd imunity belon terbentuk...
profile-picture
a12s memberi reputasi
Untuk negara2 berkembang memang harus seleksi alam aja sudah..sampe terpapar semua dan yang kuat imun bertahan..toh juga virus terus akan ada seperti virus flu lainnya gak bakal musnah..kan kata pepatah mati satu tumbuh seribu..ntar yang bisa bertahan bikin anak aja banyak2..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
BlinkFirstDate dan 3 lainnya memberi reputasi
Intinya sebagian penduduk nya diisi orang2 lawak
bakat alami jadi badut emoticon-Smilie
profile-picture
profile-picture
BlinkFirstDate dan a12s memberi reputasi
india sama indonesia emang cocoknya herd immunity kok... bedanya kalo disini hidup mati urusan tuhan, kalo india hidup mati urusan SAPI ! emoticon-Wakakaemoticon-Wakakaemoticon-Wakaka
profile-picture
a12s memberi reputasi
Kalau ngikutin omongan orang2 jaman pandemi ini terutama di indonesia, kayaknya teori kayak independence day dimana alien menyerang bumi dan akhirnya penduduk bumi bersatu ga terpecah belah kayaknya ga bakal kejadian.

Udah pandemi kayak gini aja tetep aja masih banyak yg nyeret masalah ini ke konteks agama ama politik, bener2 menjijikan, mending kalau ada solusi tahapannya dengan konteks yg komprehensif.

Orang2 kayak gini mah ibarat ada alien yg kuat yg bakal bikin manusia jadi budak atau makanan mereka, bukannya mikirin gimana cara ngelawan bersama, tapi malah ngejatuhin yg lain, ngejilat aliennya biar dibikin piaraan.

Tapi emang gitu lah sejarah indonesia, penuh orang2 yg menjijikan. Jaman dulu penjajahan udah makin parah, era jaman kerja paksa dan penghabisan pemberontak2 daerah, orang2 gini yg malah saling gontok2an, sebagian jadi anjing kompeni, sebagian pengen jadi raja kecil, ga pernah mau bertindak sebagai individu dalam kehidupan sosial yg diharapkan. Bahkan dari jaman kerajaan sekalipun.

Cik atuh kali2 mah masalah ginian jangan ditarik2 terus ke agama sama politik, menggeneralisir sesuatu secara berlebihan, kayak ga pernah ngegarot bangku sekolahan aja. Apa2 ditarik2in ke agama ama politik. Kayak ga punya temen atau sodara yg beda agama ama beda pandangan politik aja.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fa.uz dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di