CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kabar Gembira : Pandemi COVID-19, Kasus Bunuh Diri di Jepang Menurun Drastis
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ebf560610d2953d792836e1/kabar-gembira--pandemi-covid-19-kasus-bunuh-diri-di-jepang-menurun-drastis

Kabar Gembira : Pandemi COVID-19, Kasus Bunuh Diri di Jepang Menurun Drastis

Pandemi COVID-19 membawa dampak positif di negeri Sakura Jepang. Sebuah studi mengatakan angka kasus bunuh diri di Jepang turun 20 persen pada bulan April dibanding dengan tahun lalu. 


Kabar Gembira : Pandemi COVID-19, Kasus Bunuh Diri di Jepang Menurun Drastis

Ini menjadi penurunan yang terbesar dalam lima tahun terakhir, meskipun sebelumnya ada kekhawatiran bahwa pandemi corona akan meningkatkan angka bunuh diri.

Banyaknya orang menghabiskan waktu di rumah bersama keluarga, tidak pergi ke tempat kerja dan penundaan jadwal masuk sekolah diduga menjadi faktor yang berperan menurunkan angka bunuh diri.

Menurut The Guardian, pada bulan April tahun ini, Jepang mencatat sebanyak 1.455 orang meregang nyawanya sendiri, lebih sedikit 359 dibanding tahun lalu.
Angka bunuh diri di Jepang mulai menurun sejak tingkat bunuh diri mencapai lebih dari 34 ribu pada tahun 2003. Pada 2019, Jepang mencatat lebih 20 ribu lebih kasus bunuh diri.

Wabah virus corona di Jepang mencapai puncaknya pada pertengahan April dan menginfeksi lebih dari 500 orang dalam satu hari. Hal ini membuat pemerintah mengumumkan keadaan darurat pada 16 April. Namun pembatasan di Jepang tidak seketat negara-negara lain.

Langkah pembatasan ini dianggap memengaruhi angka kasus bunuh diri di Jepang. Meski begitu, otoritas mencatat angka bunuh diri pada anak justru meningkat dalam setahun terakhir. Perundungan di sekolah dan berbagai masalah lain menjadi penyebabnya.

Tahun akademik baru, yang seharusnya dimulai pada April disebut menjadi waktu yang menegangkan bagi sebagian siswa di Jepang. Namun penundaan masuk karena pandemi ini telah menyelamatkan banyak nyawa untuk beberapa waktu.


Quote:


"Dengan berdiam di rumah bersama keluarga, mereka merasa aman," tambah Saito.
Saito menambahkan, orang dewasa cenderung tidak memikirkan bunuh diri ketika terjadi sebuah bencana atau krisis nasional. Ia merujuk pada penurunan kasus di tahun 2011 ketika terjadi gempa dan tsunami di Fukushima.


sumur


profile-picture
profile-picture
profile-picture
sarkaje dan 11 lainnya memberi reputasi
Senang rasa-nya Jepang resmi menjadi salah satu Negara Bagian Persemakmuran Indonesia Raya.

emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hhendryz dan 3 lainnya memberi reputasi
Jepang Cahaya Asia
emoticon-Bingung
profile-picture
gta007 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Gk mati karena bundir tpi mati kena korona
profile-picture
profile-picture
hhendryz dan gta007 memberi reputasi
Ya iya lah. Selama ini kan yang bunuh diri yang tidak kuat sama tekanan sosial.
Selama lockdown mereka di rumah terus jadi hikki,
Ya buat apa mikir bunuh diri.
profile-picture
profile-picture
chisaa dan gta007 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
alhamdulilah..... bom bunuh diri sudah berkurang emoticon-Jempol























emoticon-Ngacir2
profile-picture
profile-picture
xdewa dan gta007 memberi reputasi
1455dibilang sedikit?emoticon-Takut (S)
profile-picture
gta007 memberi reputasi
pikirannya teralihkan
profile-picture
gta007 memberi reputasi
Quote:


Baguslah kalau begitu! emoticon-Cool

Setidaknya ada hal baik dr pandemi ini!
profile-picture
xdewa memberi reputasi
bpln di gang sebelah
profile-picture
gta007 memberi reputasi
Gak mati bunuh diri tapi matinye kena korona 😂
profile-picture
gta007 memberi reputasi
Simpel aja sih...

Kopid is rutiniti cenbriker...

Rutiniti cenbriker gak selamanya dongred...

Cem ngisi perut ato ngumpul bareng...

Tapi juga apgred sebagai konsekuensi logisnya...
emoticon-Ngakak
Cem motip atopun stimul bundir...
profile-picture
gojira48 memberi reputasi
bagus lah.. biar warganya masih tetep banyak


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di