CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / REGIONAL / All / ... / Minangkabau /
Berkain Itu Tradisi, Bukan Sirik! Penutupan Berlalu Jelang Ramadhan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ebe71b0f4d69506822026b6/berkain-itu-tradisi-bukan-sirik-penutupan-berlalu-jelang-ramadhan

Berkaul Itu Tradisi, Bukan Sirik! Penutupan Berlalu Jelang Ramadhan

Berkain Itu Tradisi, Bukan Sirik! Penutupan Berlalu Jelang Ramadhan
Dok Pribadi


Dalam setiap tatanan masyarakat sebuah Nagari, tentunya mempunyai adat dan budaya sendiri. Kumanis salah satu Nagari yang masih mempertahankan tradisi Adat Salingka Nagari tersebut.

Salah satu tradisi yang masih ada dan terua dibudayakan adalah berkaul penutupan menjelang Ramadhan.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT, setelah panen, maka segenap masyarakat yang berada di hamparan sawah atau ladang di sekitar tempat berkaul empat sudut. Secara sukarela membawa makanan untuk sedekah, makan bersama sebagai pengikat silaturahmi.

Silaturahmi sendiri sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad Saw, sebagai pembuka pintu rezeki. Oleh karena itu segenap lapisan masyarakat Nagari Kumanis, Niniek Mamak, Bundo Kanduang, Cadiak Pandai, Alim Ulama dan Pemuda, menetapkan kegiatan Berkaul di empat suduik. Di awali di Bateh, di sana ada makam Nenek Moyang Nagari Kumanis yang sangat kuat dan hebat, baik dari segi ilmu maupun agama yang bernama Niek Tiwik. Selanjutnya akan laksanakan di tiga suduik Nagari berikutnya dan ditutup dengan Berkaul Nagari nantinya di kuburan Anak Rajo.

Berkain Itu Tradisi, Bukan Sirik! Penutupan Berlalu Jelang Ramadhan


Dalam kegiatan ini, salah seorang pemuka masyarakat juga menyampaikan pesan singkat, bagaimana seorang muslim itu meyakini adanya kematian, karena manusia itu berasal dari tanah dan akan kembali ke tanah, maka marilah kita sama-sama mempersiapkan diri menuju kematian.

Dalam kegiatan ini biasanya ibu-ibu memasak lemang dan membawa makanan di talam untuk dimakan bersama saat acara bakaul dilaksanakan.

Kendatipun dilaksanakan di tempat-tempat yang jauh dari keramaian. Tapi antusiasme masyarakat sebagai makhluk sosial sangat tinggi. Bahkan dalam acara ini masyarakat tidak sungkan menyumbang untuk membeli kambing.

Kambing ini akan digulai di tempat perkaulan. Dan semua yang dapat akan diberi untuk teman makan nasi. Nah agan dan sista, tradisi antik di daerahmu apakah?

Bahkan ibu-ibu juga membawa berbagai masakan lainnya seperti lapek, godok, goreng pisang dan lain-lain. Asalkan makanan itu merupakan makanan khas daerah ini.

Kalau agan pen nyobain sensasi berkaul, jom main ke siniemoticon-Malumalu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dj dan 27 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh lapautekchy01

Typo

Tek ci ko Padek badaso thread nyo... emoticon-Matabelo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sylviafizzhiadh dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Opi.Sabai
Hoyax ya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sylviafizzhiadh dan 4 lainnya memberi reputasi
Quote:


Hahaha.
Ramian se dulu, Pie🤣🤣🤣
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sylviafizzhiadh dan 4 lainnya memberi reputasi
Quote:


Alah bara, Sa?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sylviafizzhiadh dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
lambuik!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
indrag057 dan 2 lainnya memberi reputasi
itu sebelum puaso yo, sis?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sylviafizzhiadh dan 4 lainnya memberi reputasi
Quote:


Menjelang Puaso Sist
profile-picture
profile-picture
sylviafizzhiadh dan sofiyuen memberi reputasi
hoyakkkk...eh alah lewat yo haha
profile-picture
sylviafizzhiadh memberi reputasi
Cara greget menyambut kedatangan hari raya idul fitri. emoticon-2 Jempol

Spoiler for :
profile-picture
sofiyuen memberi reputasi
Halo uda dan uni emoticon-Hai


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di