CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / REGIONAL / All / ... / Bandung /
4 Tradisi Menyambut Ramadhan Di Kota Bandung yang Masih Populer!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ebe312b7e3a72714307a44b/4-tradisi-menyambut-ramadhan-di-kota-bandung-yang-masih-populer

4 Tradisi Menyambut Ramadhan Di Kota Bandung yang Masih Populer!

Tradisi menyambut Ramadhan di Kota Bandung

4 Tradisi Menyambut Ramadhan Di Kota Bandung yang Masih Populer!

Datangnya Bulan Ramadhan semua orang bersuka Cina menyambutnya.
Bulan seribu bulan yang datang hanya satu tahun sekali. Bulan penuh ampunan dan keberkahan, setiap amal yang di lakukan di lipat gandakan. Maka tak heran jika umat Islam di dunia menyambutnya dengan antusias yang tinggi.

Nah dalam rangka menyambut bulan Ramadhan setiap kota mempunyai tradisi masing-masing dan tradisi yang berbeda-beda, seperti menyambut bulan Ramadhan ini.

Di Negara atau kota-kota tertentu pasti terdapat tradisi yang menjungjung tinggi, nah di kotaku juga masih selalu melakukan tradisi itu.

Bandung khas dengan sunda. Tradisi menyambut Ramadhan ini di lakukan oleh warga masyarakat Bandung yang masih menjung-jung tinggi tradisi.

Tradisi yang di lakukan oleh masyarakatnya setempat.

Seperti tradisi, munggahan, nyadran, kuramasan,

Mungkin tradisi ini sudah banyak di tinggalkan oleh para masyarakat tapi sebagian masih sering melakukannya, seperti di kampung Ane juga masih banyak yang selalu melaksanakan tradisi itu.

1. Munggahan

4 Tradisi Menyambut Ramadhan Di Kota Bandung yang Masih Populer!

Munggahan warga masyarakat di daerah ane kalau datangnya bulan Ramadhan itu selalu di sebut Munggahan, munggahan ini mempunyai arti tersendiri. Kata munggahan sendiri berasal dari kata munggah yang berarti naik atau meningkat, munggahan ini di percaya bisa meningkatkan semangat dalam beribadah menjalankan Ibadah puasa.

Dan kita tetap menjungjung tinggi tradisi dan kepercayaan masing-masing, karena semua kembali kepada Sang Maha Pencipta.

2. Nyadran

4 Tradisi Menyambut Ramadhan Di Kota Bandung yang Masih Populer!

Nyadran tradisi menyambut Ramadhan ini juga masih sering di lakukan oleh masyarakat setempat, seperti di tempat Ane juga masih menjungjung tinggi tradisi nyadran. Nyadran atau yang di sebut berziarah ke makan leluhur, sanak saudara yang sudah meninggal, setiap datangnya Bulan Ramadhan masyarakat di kampung Ane pasti selalu membersihkan makam-makam seperti kerja bakti, jadi setiap makam umum akan di bersihkan oleh semua warga, agar makam-makam terlihat bersih dan yang sudah meninggal tenang di alamnya. Karena yang di sebut kuburan itu menjadi tempat tinggal terakhir kita.

Tradisi Nyadran sendiri di ambil dari bahasa arab Nadara atau lebih akrab di sebut oleh orang sunda Nyadran yang berarti jarang atau langka.

Tradisi nyadran ini berkenaan tentang refleksi kita agar selalu mengingat kematian, sehingga hati dan fikiran kita lebih terarah.

3. Kuramasan

4 Tradisi Menyambut Ramadhan Di Kota Bandung yang Masih Populer!

Kuramasan adalah tradisi yang dilakakukan untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Kuramasan yang berarti keramas dalam dialek sunda. Kuramasan merupakan serangkaian tradisi mandi besar atau yang biasa di kenal dengan mandi taubat, mandi taubat merupakan mandi dengan mengharapkan segala mengampunan dosa dari Allah SWT

Nah dari kecil Ane juga selalu di ajarkan oleh Ibu setiap datang bulan suci Ramadhan Ane di suruh mandi dari ujung kepala sampai ujung kaki dan ada doanya juga.

Niat mandi menyambut bulan Ramadhan
Quote:


"Bersihkan diri, bersihkan hati untuk menyambut bulan suci."

Saling memaafkan dengan sesama muslim agar puasa kita menjadi lancar dan berkah.

4. Papajar

4 Tradisi Menyambut Ramadhan Di Kota Bandung yang Masih Populer!

Papajar adalah tradisi di tempat ane, entah kalo di tempat lain. Papajar ini di sebut dengan makan liwet bersama di tempat terbuka, seperti di sawah, di depan rumah atau seperti di kebun sambil melihat pemandangan indah.

Keluarga Ane biasanya melakukannya sehari sebelum puasa, dengan makan bersama alasnya pakai daun pisang.

Karena bulan puasa tidak bisa makan siang jadi mumpung masih bisa kita melakukannya. Di masak di tungku di tempat kita makan agar terasa nikmat katanya.

Nah begitulah sekelumit tradisi yang ada di kota Bandung, kota Ane tercinta.

Gimana dengan kota kalian? Yuk berbagi di kolom komentar jangan lupa tinggalkan cendol segar, rate dan share juga!

Salam manis dan Terima kasih.

Penulis: @ukhtyfit81
Sumber gambar dan referensi: 1 2 3
Opini Pribadi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
embunsuci dan 27 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh ukhtyfit81
pejwan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
embunsuci dan 10 lainnya memberi reputasi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
embunsuci dan 10 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
nyadran ada jg
profile-picture
profile-picture
profile-picture
embunsuci dan 10 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
nyadran tempat ane dengan istilah nyekar sist. mantap sist 👍
emoticon-2 Jempol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
embunsuci dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
embunsuci dan 6 lainnya memberi reputasi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
GhostFreak666 dan 5 lainnya memberi reputasi
aku gak diundang, mampir ahhh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
embunsuci dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Main petasan😅
profile-picture
profile-picture
ukhtyfit81 dan husnamutia memberi reputasi
Lihat 6 balasan


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di