CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Emak-emak Postif Covid-19 Berobat ke Dukun selepas Lari dari RS
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ebe27df82d4956f0a08cbd4/emak-emak-postif-covid-19-berobat-ke-dukun-selepas-lari-dari-rs

Emak-emak Postif Covid-19 Berobat ke Dukun selepas Lari dari RS

Viral Emak-emak Postif Covid-19 Berobat ke Dukun selepas Lari dari RS, Sialnya Si Dukun Jadi ODP

Emak-emak Postif Covid-19 Berobat ke Dukun selepas Lari dari RS

TRIBUN-MEDAN.com - Viral kisah ibu-ibu positif Corona yang kabur saat dijemput petugas medis.

Setelah tiga hari, ia ditemukan di rumah dukun bersama beberapa anggota keluarganya.

Aktivitas yang mereka lakukan pun terekspos dan akhirnya nasib satu keluarga di rumah dukun itu menjadi ikut terdampak.


Tragedi satu ini ramai menjadi perbincangan di media sosial.

Seorang emak-emak menjadi buronan utama pihak rumah sakit setelah dinyatakan positif Covid-19.

Sebab, dirinya kabur dari rumah dan keberadaannya tidak terlacak.

Seorang ibu berinisial E (42) hilang tiga hari setelah hasil swabnya dinyatakan positif virus Corona (Covid-19).

Sejumlah kerabat dan pihak rumah sakit mencarinya.

Emak-emak Postif Covid-19 Berobat ke Dukun selepas Lari dari RS

Namun dia kemudian ditemukan berada di rumah dukun yang berlokasi di Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Perempuan asal Desa Balekambang, Kecamatan Jonggol itu memilih berobat ke dukun karena menolak menjalani pengobatan di rumah sakit.

Padahal sebelumnya, ia sempat menjalani perawatan.

Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Puskesmas Sukamakmur Teguh Yudiana mengatakan, awalnya pasien ini memiliki penyakit seperti tuberkulosis (TBC) dan telah menjalani perawatan di rumah sakit swasta.

Emak-emak Postif Covid-19 Berobat ke Dukun selepas Lari dari RS

"Awalnya dia ke rumah sakit untuk berobat karena sakit TBC. Karena selama dirawat tidak ada perbaikan yang signifikan, ditambah lagi ekonominya, akhirnya dia ke dukun," jelas Teguh dilansir dari Kompas via Tribun Jabar.

Teguh menjelaskan, tim medis menyadari bahwa pasien mengalami gejala virus corona seperti sesak napas dan demam.

Lebih lanjut, pasien tersebut diperiksa dengan rapid test dan hasilnya reaktif.

Ia kemudian dibawa ke lab untuk dilakukan pemeriksaan swab menggunakan Polymerase Chain Reaction (PCR) di rumah sakit itu.

Emak-emak Postif Covid-19 Berobat ke Dukun selepas Lari dari RS

Setelahnya, pasien memilih pulang ke rumahnya seraya menunggu hasil swab keluar.

"Dia memaksa pulang karena suami dan ketemu sama anaknya juga," ujar Teguh.

Beberapa hari setelahnya, hasil swab yang keluar menyatakan pasien positif virus corona.

Petugas kesehatan lantas meminta pasien tersebut untuk segera diisolasi di RSUD Cileungsi.

Meski demikian, pihak keluarga menolak.

"Pihak RS dan puskesmas koordinasi untuk jemput lagi pasien ini. Ditelepon juga sudah, tapi dia menolak untuk dirawat atau isolasi kembali," aku Teguh.

Teguh menilai, karena pasien berisiko menularkan virus, pihak rumah sakit berkoordinasi dengan puskesmas untuk melakukan penjemputan paksa.

Emak-emak Menghilang 3 Hari

Ketika didatangi petugas, ibu tersebut dan keluarganya sudah tidak ada di kediamannya di Kecamatan Jonggol.

"Jumat sore sudah tidak ada di rumahnya saat mau dijemput. Akhirnya kita cari mulai Jumat sore sampai Minggu itu enggak ketemu, kan bahaya dia positif," kata Teguh.

Setelah dilacak, tim mendapat informasi bahwa pasien tersebut sedang mencari dukun untuk berobat.

Emak-emak Postif Covid-19 Berobat ke Dukun selepas Lari dari RS

Pihak rumah sakit sempat dibuat pusing karena selama tiga hari pencarian, pasien tersebut tak kunjung ditemukan.

"Nah pas hari Senin itu jam 12.00 dapat kabar bahwa pasien ini berobat ke dukun. Memang di Sukamakmur ada dukun yang tenar bisa mengobati segala macam penyakit katanya. Kecurigaan kita benar, ternyata pasien ada di sana setelah kita cek nama dia," kata Teguh.

Menurut Teguh, tim akhirnya berhasil menemukan pasien yang sedang bersama suami dan anaknya di rumah seorang dukun.

Sebanyak delapan petugas medis mengenakan pakaian alat pelindung diri (APD) langsung menjemput pasien di rumah dukun tersebut.

Pasien bersama suami dan anaknya kemudian dibawa dengan menggunakan mobil ambulans ke RSUD Cileungsi.

Nasib Mengenaskan Satu Keluarga Dukun

Tim Gugus Tugas juga memeriksa kondisi para pasien yang berobat ke dukun. Begitu juga dengan lingkungan sekitar dan ruang pemeriksaan kamar pasien.

"Pas kita ke sana, ternyata mereka kaget dan pengakuannya sudah 2 hari di sana, berbaur dengan warga yang sedang berobat ke dukun, ada sekitar 10 orang. Jadi dukun ini juga menerima rawat inap di sana," kata Teguh.

Sejauh ini, ada 11 orang yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) setelah melakukan kontak dengan pasien.

"Kita sudah tracing pendataan disinfektan, pembagian masker. Nanti rencana kita mau tes kepada 10 orang termasuk dukun itu, kemudian isolasi mandiri itu yang penting," kata Teguh.

https://medan.tribunnews.com/2020/05...i-odp?page=all


emoticon-Kaskus Radio

Don't summon the devil
Don't call the priest
If you need the strength
The conjuring. Obey!!!


profile-picture
profile-picture
profile-picture
nohopemiracle dan 9 lainnya memberi reputasi
Kebodohan lbh berbahaya drpd corona
profile-picture
profile-picture
Proloque dan bangsutankeren memberi reputasi
Manusia bodoh
emak lagi berobat dikamar dukun
Emak-emak Postif Covid-19 Berobat ke Dukun selepas Lari dari RS
Kasihan dukunnyaemoticon-Smilie
Emak-emak Postif Covid-19 Berobat ke Dukun selepas Lari dari RS
kebodohan yg hqq
Feather of fowl and bone of fish

Molded together in this dish

Give me wisdom to understand

Creatures of air sea and land


And you Wave the Magic Wand emoticon-Malu

Dah, loe skrg bisa cetingan ame tuh nenek. emoticon-Ngakak
Post ini telah dihapus oleh KS06
Dikasih ampela malah milih brutu. emoticon-No Hope
power of emak-emak emoticon-Ngakak

napa pula kalo denger ato baca kata emak-emak konotasi ane selalu terasosiasi sama 'sulit diatur' alias ngawur sak karepe dhewe emoticon-Ngakak
profile-picture
popoupop memberi reputasi
Emak-emak Postif Covid-19 Berobat ke Dukun selepas Lari dari RS
Hadeuh masih banyak orang Indonesia yg lebih percaya dukun. Malah dukunnya bisa ketularan positif kalo gini
hati hati dukun nya bisa ketularan


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di