CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / REGIONAL / All / ... / Gresik /
Suasana Ramadhan di Pulau Bawean saat Pandemi Korona
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ebdfac1af7e933d97173048/suasana-ramadhan-di-pulau-bawean-saat-pandemi-korona

Suasana Ramadhan di Pulau Bawean saat Pandemi Korona

Suasana Ramadhan di Pulau Bawean saat Pandemi Korona



Assalaamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh


Selamat datang Agan Sista di thread ane kali ini. Bagaimana kabarnya sahabat Kaskus di mana pun berada? Semoga selalu dalam keadaan sehat wal'afiat dan ibadah puasanya lancar.

Dalam thread kali ini, ane ingin membahas suasana bulan ramadhan di Pulau Bawean saat pandemi virus covid-19 yang sedang merebak.

GanSist, udah tau Pulau Bawean itu di mana? Ya, Pulau Bawean adalah pulau kecil yang terletak sebelah utara dari pulau Jawa bagian timur. Pulau Bawean terdiri dua kecamatan yaitu kecamatan Sangkapura dan Tambak. Kabupatennya sendiri ikut wilayah Gresik, ya, Agan Sista.

Pulau Bawean memiliki beberapa julukan antara lain, Bali van Java dan Pulau Putri.
Kenapa dijuluki Bali van Java? Itu karena keindahan alam yang berupa gugusan pantai yang indah tak kalah dari Pulau Bali. Sedangkan dijuluki Pulau Putri karena pulau ini mayoritas ditempati seorang wanita yang ditinggal bekerja merantau oleh suaminya. Seorang istri hanya tinggal dengan anak-anaknya yang masih balita, sedangkan kepala keluarga serta anak laki-laki yang telah dewasa kebanyakan lebih memilih meninggalkan pulau untuk bekerja.

Nah, bagaimana suasana bulan ramadhan saat pandemi virus covid-19 di Pulau Bawean? Cekidot, yuk!

Sejak virus covid-19 hampir melanda penjuru dunia termasuk Indonesia, pemerintah secara bertahap memberlakukan social distancing, karantina mandiri, lockdown serta PSBB. Termasuk dengan wilayah Pulau Bawean.

Suasana ramadhan tahun lalu dengan tahun ini terasa berbeda. Hal-hal berikut adalah perbedaannya:

1.Wisata religi dan ziarah kubur berkurang drastis.

Setiap menjelang bulan ramadhan, masyarakat Pulau Bawean mempunyai tradisi mengirim doa kepada leluhur dengan berziarah ke makam. Namun, dengan adanya virus covid-19 tradisi berziarah ini, sebagian besar masyarakat tidak melakukannya.

2.Masjid dan mushola mengurangi kegiatan religi.

Bulan ramadhan tahun lalu setiap masjid dan mushola di Pulau Bawean selalu padat dengan kegiatan, seperti kajian bersama, tadaruz Al Qur'an bersama, bermain musik rebana. Namun, untuk tahun ini hampir sebagian besar masjid dan mushola mengurangi kegiatan. Alhamdulillah shalat tarawih masih dilakukan di sebagian masjid saja.

3.Kegiatan membangunkan sahur keliling dengan musik tradisional.

Selama virus covid-19 merebak kegiatan ini untuk sementara waktu ditiadakan atas perintah pemerintah desa setempat.

4.Tradisi "Nyare Malem" alias ngabuburit ala masyarakat Pulau Bawean menjelang buka puasa.

Suasana Ramadhan di Pulau Bawean saat Pandemi Korona


Para remaja Pulau Bawean, baik laki-laki maupun perempuan, hampir sebagian besar mempunyai kebiasaan ngabuburit menjelang berbuka puasa. Mereka melakukannya terkadang sekedar mencari angin atau ingin berbuka puasa di luar. Tempat-tempat yang dituju mereka selain kawasan kuliner seperti alun-alun atau warung makan. Mereka juga suka kongkow di tepi dermaga atau pantai.

Karena bulan ramadhan kali ini kita lalui dengan adanya virus covid-19 dan diberlakukan PSBB, maka tradisi "Nyare Malem" ini pun tidak dilakukan.

5.Kegiatan mudik atau pulang kampung

Suasana Ramadhan di Pulau Bawean saat Pandemi KoronaSuasana Ramadhan di Pulau Bawean saat Pandemi Korona


Baik perantau atau pendatang di Pulau Bawean yang tahun lalu bisa bercengkerama dengan keluarga besar, untuk tahun ini dipastikan akan memendam kerinduan sementara waktu. Peraturan pemerintah meniadakan kegiatan mudik atau pulang kampung demi menghambat penyebaran virus covid-19. Dan aturan pemerintah ini juga berlaku di Pulau Bawean.

6.Pelabuhan atau dermaga penyeberangan.

Suasana Ramadhan di Pulau Bawean saat Pandemi KoronaSuasana Ramadhan di Pulau Bawean saat Pandemi Korona


Untuk tahun-tahun yang lalu saat bulan ramadhan, lalu lintas manusia dan barang begitu ramai bahkan padat di pelabuhan penyeberangan. Namun, untuk tahun ini lalu lintas penyeberangan hanya diprioritaskan untuk keperluan pemenuhan sembako saja demi menghambat penyebaran pandemi covid-19.

Nah, AganSista, itulah beberapa hal perbedaan suasana ramadhan tahun ini dibandingkan tahun lalu, di Pulau Bawean.

Cukup sekian thread dari ane kali ini. Sampai jumpa di thread ane berikutnya. Mohon maaf lahir dan batin. Thankyu.

Agan Sista yuk tinggalkan jejak cinta berupa cendol, rate dan koment. Wassalam.

Sumber: Opini Pribadi
Pict : Google & Facebook


profile-picture
profile-picture
profile-picture
shuvix dan 10 lainnya memberi reputasi
pejwan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Rakum dan 2 lainnya memberi reputasi
semoga thread ini berkenan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Rakum dan 2 lainnya memberi reputasi
Oalaah mantul sepertinyaemoticon-Cendol Gan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Rakum dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 7 balasan
kirain bawean msh jadi satu dg jawa
profile-picture
profile-picture
Rakum dan miniadila memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Ada jam malam ta
profile-picture
miniadila memberi reputasi
Lihat 1 balasan
waaahh. ditutup sist emoticon-DP
profile-picture
miniadila memberi reputasi
iki lho
profile-picture
miniadila memberi reputasi


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di