CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Tarif Bus Naik hingga 50% di Tengah Corona, Kemenhub: Nggak Besar
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ebded54e83c72512c653184/tarif-bus-naik-hingga-50-di-tengah-corona-kemenhub-nggak-besar

Tarif Bus Naik hingga 50% di Tengah Corona, Kemenhub: Nggak Besar

Jakarta - Pengusaha otobus (PO) akan menaikkan tarif bus antarkota antarprovinsi (AKAP) yang melayani perjalanan bukan mudik. Tarif dinaikkan sampai 50% dari harga biasanya.

Layanan perjalanan bukan mudik mengacu Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 4 Tahun 2020. Kementerian Perhubungan pun buka suara mengenai hal tersebut, menurut Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi kenaikan ini memang wajar saja terjadi.

Pasalnya, bus yang berjalan adalah bus premium bukan bus ekonomi yang tarifnya diatur Kemenhub. Budi mengatakan penentuan tarif diberikan kepada operator PO sesuai dengan harga pasar dan pelayanan yang diberikan masing-masing PO.

"Jadi gini dasarnya kalau untuk tarif kendaraan premium memang tidak kami atur, itu kan sesuai dengan harga pasar dan pelayanan dari PO karena masing-masing bus beda kan ada yang pakai toilet, ada yang kasih makan buat buka sampai sahur, ada yang double decker," jelas Budi kepada detikcom, Rabu (13/5/2020).

"Jadi kalau yang sekarang jalan ini kan jarak jauh, jadi nggak pakai ekonomi," ujarnya.
Baca juga: Tarif Bus Naik 50% di Tengah Corona

Menurut Budi, tarif-tarif bus ini memang wajar naik karena dipatok berdasar harga pasar dan pelayanan. Budi sendiri menilai kenaikannya tidak besar.

"Saya kira naiknya juga nggak besar ya, harganya nggak naik sampai Rp 400 ribu-Rp 500 ribu kayak travel," kata Budi.

Dia mencontohkan tarif Jakarta-Purwokerto biasanya hanya Rp 90 ribu- Rp 100 ribu kini menjadi Rp 100 ribu- Rp 150 ribu. Kenaikan terjadi cuma sekitar Rp 50-60 ribu saja.

"Kemarin saya tanya, Jakarta-Purwokerto itu biasa tuh Rp 90 ribu- Rp 100 ribuan, sekarang naiknya cuma Rp 100 ribu- Rp 150 ribu," jelas Budi.

Budi menegaskan dalam pengoperasian bus melayani perjalanan bukan untuk mudik, para PO menggunakan bus premium. Bus tersebut tidak masuk klasifikasi bus ekonomi yang tarifnya diatur Kemenhub.

"Jadi gini dasarnya kalau untuk tarif kendaraan premium memang tidak kami atur, itu kan sesuai dengan pasar dan pelayanan dari PO. Jadi kalau yang sekarang jalan ini kan jarak jauh, jadi nggak pakai ekonomi," jelas Budi.

Dia juga mengimbau PO menaikkan tarifnya dengan wajar karena yang diangkut adalah masyarakat dengan kebutuhan darurat.

"Kalau saya cuma imbau, kalau ada kenaikan ya dalam batas wajar lah. Kami paham pengusaha butuh buat operasional, tapi kan ini untuk angkut kepentingan darurat," ujar Budi.

Sebelumnya, Sekjen Organisasi Angkutan Darat (Organda) Ateng Haryono mengungkapkan bahwa para perusahaan otobus (PO) telah menaikkan tarif. Ateng mengatakan para PO saat ini mulai menaikkan tarif hingga 50% dari harga biasanya untuk menjalankan perjalanan khusus bukan mudik.

"Kalau harga tiket teman-teman PO sudah sesuaikan, maksimal 50%. Karena posisinya kami operasi terbatas," ujar Ateng kepada detikcom, Selasa (12/5/2020).

https://m.detik.com/finance/berita-e...ar?single=true

Kasian pak, bagi rakyat kecil, itu besar pak emoticon-Mewek
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nohopemiracle dan 26 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
wajar aja... penumpang langka, syarat bepergian mahal, emang dihimbau untuk tidak bepergian kan? kalo gitu bisa nutup biaya operasional dengan penumpang yg cuma beberapa ekor?
profile-picture
747.400 memberi reputasi
ini sama aja ngajarin rakyat naekin harga semua aspek......... lama kelamaan bakalan inflasi besar2an
profile-picture
profile-picture
pinkypatrick dan 747.400 memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Ini mah bakalan jd mudik terselubung
profile-picture
cingmahmud memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Rakyat komunis siap ribut .. emoticon-Big Grin
tiap mau lebaran juga naek , apalagi kalo naek bus pas lebaran , kondektur bus sampe supir angkot suka naekin 100%, alesan nya buat THR dia,
profile-picture
Abc..Z memberi reputasi
yang bus itu kan rata² orang kaya semua, jadi ya ndak apa² kalau tarifnya dinaikkan
Tanggung, naikin 200% aja
padahal infra sudah dibangun masif
tp semua pada naek
kok bisa?
ada sembako yang turun? gak ada
ada ongkos yang turun?
yang turun cuma akal sehat cebong
profile-picture
profile-picture
pinkypatrick dan db84x3 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Tarif Bus Naik hingga 50% di Tengah Corona, Kemenhub: Nggak Besar
profile-picture
profile-picture
profile-picture
angelo.ogbonna dan 2 lainnya memberi reputasi
Yaudah pak, mulai hari ini Gaji bapak dan seluruh orang yang bekerja di Kemenhub dipotong hingga 50%. .
Tenang pak 50% ga besar kok
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yoshitake dan 4 lainnya memberi reputasi
Entahlah sudah tidak ada kejelasan yg pasti
profile-picture
747.400 memberi reputasi
50 persen itu

nggak besar, katanya

tapi nggak kecil pastinya
profile-picture
747.400 memberi reputasi
Diubah oleh kampung.kampung
Gaji kemenhub dipotong 50% saja.
50% ga besar kok
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ieie.utha dan 3 lainnya memberi reputasi
masih lum boleh mudik ya
profile-picture
747.400 memberi reputasi
Perjalanan Bukan Mudik
emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
leonheartxx dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Intinya sih di nkri ini pemerintahnya mengajari rakyatnya bahwa "selama rakyat mau mengeluarkan duit lebih, aturan apapun bisa di relaksasi dan dijabarkan sesuai keinginan"

Duit adalah segalanya
profile-picture
profile-picture
db84x3 dan 747.400 memberi reputasi
Relaksasi penyesuaian tarif batas bawah dan batas atas Gan
profile-picture
747.400 memberi reputasi
Diubah oleh zeemar
ga papa lah, kasihan juga
profile-picture
747.400 memberi reputasi
Cb ye rakyat kompak jangan ada yg naik bus biar bangkrut tuh sekalian mau liat msh naikin lagi ga tarifnya gw jamin pst diobral habis2an tiketnya
profile-picture
profile-picture
db84x3 dan 747.400 memberi reputasi
buat kamu yg duduk di istana, 50 ribu itu ndak besar. tapi bakal beda buat rakyat yg di bawah. menteri2nya gini amat ya kalo ngomong, nggampangin
profile-picture
747.400 memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di