CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / REGIONAL / All / ... / Karesidenan Bojonegoro /
Mercon Bumbung, Tradisi Ngabuburit Unik di Pinggir Bengawan Bojonegoro
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ebdc50868cc953be01728a2/mercon-bumbung-tradisi-ngabuburit-unik-di-pinggir-bengawan-bojonegoro

Mercon Bumbung, Tradisi Ngabuburit Unik di Pinggir Bengawan Bojonegoro

Mercon Bumbung, Tradisi Ngabuburit Unik di Pinggir Bengawan Bojonegoro
Merconan identik bulan puasa. Di Bojonegoro, tepatnya masyarakat bantaran Bengawan Solo, bermain mercon bumbung (bambu) sudah jadi tradisi.

Dentuman keras mercon bumbung terdengar di sekitar sungai Bengawan Solo. Tepatnya di Desa Klangon, Bojonegoro. Sekitar 4 pemuda sedang bermain mercon bumbung di pinggiran Bengawan Solo. Suaranya keras, bergema hingga ke seberang sungai.

Memang, mercon bumbung cukup identik dengan suasana Ramadhan. Terlebih, di sore hari sembari menunggu waktu buka puasa. Kapan lagi saat tepat bermain mercon kalau bukan di Bulan Ramadhan?

Mercon Bumbung, Tradisi Ngabuburit Unik di Pinggir Bengawan Bojonegoro

Suara mercon bumbung memang cukup keras. Alasannya, mercon ini menggunakan gas yang berasal dari batu karbit. Gas tersebut ditekan di dalam sebuah tabung, kemudian disulutkan api melalui lubang kecil. Jika gas tidak ngowos atau bocor, ledakannya akan sangat keras.

Biasanya, mercon bumbung terbuat dari potongan bambu. Selain itu, bisa juga dengan mengunakan pipa besar.

Satu dari empat pemuda yang bernama Iswanto, mengaku bahwa sore itu dia membuat 3 mercon bumbung. Mercon tersebut dia buat dengan membeli 3 potongan bambu dan batu karbit 1 kantong plastik.

“Tadi di pasar beli tiga potong bambu, tapi yang satu sudah pecah,” kata pemuda asal Desa Klangon tersebut.

Mercon bumbung yang terbuat dari bambu memang bisa pecah. Itu karena kerasnya ledakan yang ditimbulkan oleh tekanan gas yang dibakar. Serat bambu yang tidak bisa menahan tekanan akan terbelah dan menimbulkan lubang. Lubang ini akan membuat gas ngowos dan ledakan tidak terjadi.

Mercon Bumbung, Tradisi Ngabuburit Unik di Pinggir Bengawan Bojonegoro

Pemuda berambut gondrong, Reiza Dona, mengaku sering bermain mercon tradisional tersebut. Terlebih ketika Bulan Ramadhan. Itu terbukti dengan ledakan mercon yang diraciknya hampir dipastikan sangat keras.

“Dari dulu sudah sering main beginian, lalu jarang main karena tidak ada tempat. Nggak bisa kan kalau main ini di kota atau tengah kampung,” kata pemuda asal Desa Sukorejo tersebut.

Terlihat Reiza begitu mahir meracik mercon bumbung. Mulai dari memasukkan karbit hingga menyulut api.

Mercon Bumbung, Tradisi Ngabuburit Unik di Pinggir Bengawan Bojonegoro

Cara membuat ledakan mercon bumbung tidak susah. Batu karbit dimasukkan ke dalam bambu, lalu siram air secukupnya. Setelah itu akan timbul reaksi kimia, yaitu keluar gas yang mudah terbakar. Lalu, secepatnya sumbat semua lubang agar gas tidak bocor.

Buka sebentar sumbatan untuk membuang air tadi, lalu tutup kembali. Setelah cukup waktu, buka sumbatan di lubang besar dan kecil. Sulut api memalui lubang kecil.

Mercon bumbung akan meledak seperti meriam Majapahit yang menghantam musuh-musuhnya. Tetapi, itu jika tidak terjadi kebocoran gas. Alhasil, suara dentuman mercon akan terdengar semakin keras.

Tak lama, para pemuda tersebut berpindah tempat ke bawah Jembatan Sosrodilogo. Melihat bangunan jembatan yang terbuat dari beton dan baja, suara mercon bumbung terdengar lebih keras. Ini karena pantulan gema yang disebabkan bangunan.

Bermain mercon bumbung memang terasa menyenangkan. Apalagi mengingat masa kanak-kanak dahulu. Mercon bumbung merupakan permainan tradisional yang cukup asyik. Bermain sambil menantikan waktu berbuka puasa.

Mercon Bumbung, Tradisi Ngabuburit Unik di Pinggir Bengawan Bojonegoro

Namun, tetap perlu berhati-hati. Mercon bumbung dirasa lebih aman dibanding mercon yang lain. Pasalnya, ledakan mercon bumbung tidak sekuat mercon buatan pabrikan. Namun, suara ledakannya sangat keras. Bagi kita semua, bahaya bermain mercon tetap harus diwaspadai. Keamanan tetaplah yang nomor satu.

Tradisi bermain mercon bumbung ini memang jadi keunikan tersendiri di bulan Ramadhan. Tapi perlu diingat bahwa permainan ini cukup berbahaya ya, Nabs. Pastikan kamu didampingi ahlinya jika mau bermain mercon bumbung.


Sumber
profile-picture
profile-picture
profile-picture
onik dan 10 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Ajikgan
ati ati kebrongot ndaseee emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yaudah.gapapa dan 2 lainnya memberi reputasi
Cilik an ku paling seneng dolanan iki gan emoticon-Recommended Seller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
risky.jahat dan 4 lainnya memberi reputasi
Medeni men nek dolinan mercon iki, lumayan bahaya emoticon-Matabelo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
liee dan 6 lainnya memberi reputasi
kowe tak sayang sayang... dung tak tung tung emoticon-Kaskus Radio
profile-picture
profile-picture
profile-picture
risky.jahat dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Kek i Karbit tambah banter munine emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
risky.jahat dan yaudah.gapapa memberi reputasi
selesainnya kalo mercon udah sampe kebakar nih
profile-picture
risky.jahat memberi reputasi


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di