CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / REGIONAL / All / ... / Minangkabau /
Benarkah Ada Makna Filosofi Yang Terkandung Pada Tradisi Mangalamai? Luar Biasa!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ebdc25f0577a9717b7821b1/benarkah-ada-makna-filosofi-yang-terkandung-pada-tradisi-mangalamai-luar-biasa

Benarkah Ada Makna Filosofi Yang Terkandung Pada Tradisi Mangalamai? Luar Biasa!

Benarkah Ada Makna Filosofi Yang Terkandung Pada Tradisi Mangalamai? Luar Biasa!
Gambar FB Seswita Ita

Hai agan dan sista, taukah anda apa yang dilakukan emak-emak dalam gambar di atas?

Kalau gak tau ane mau ngasih bocoran. Yup, para ibu di atas sedang mengacau alias mengaduk kalamai. Makanan khas kampung ane yang terletak di pedalaman Sumatera Barat.

Kalamai merupakan makanan tradisional yang hanya ditemui di saat lebaran dan acara besar lainnya di Minangkabau.

Kegiatan ini merupakan satu tradisi untuk menyambut lebaran di sini. Kerjanya tidak gampang lho, gan dan sista. Karena untuk membuat kalamai menjadi kental dan keras butuh tenaga dan waktu yang relatif lama.

Benarkah Ada Makna Filosofi Yang Terkandung Pada Tradisi Mangalamai? Luar Biasa!
Dok Fb Seswita Ita

Makanan yang serupa, tetapi tidak sama dengan dodol ini dibuat dari bahan-bahan sebagai berikut :
Tepung beras pulut.
Santan kelapa dan
Gula tebu.

Biasanya kegiatan mengalamai begitu sebutan untuk tradisi ini dilakukan di salah satu rumah tua, makasudnya di rumah ibu keluarga tersebut. Dan yang mengaduk kalamai ini pun bukan hanya perempuan, melainkan laki-laki dewasa yang menjadi bagian keluarga itu. Baik sumando atau menantu dan juga anak laki-laki dalam keluarga tersebut. Sementara yang meramu awal tetap perempuan.

Biasanya juga, nih, ya!
Tradisi mangalamai di awali dengan buka bersama dan akan berakhir pada waktu sahur bersama. Sebab waktu maksimal yang diperlukan sampai kalamai itu bisa dipindah ke wadah yang terbuat dari anyaman pandan lebih kurang enam jam.

Untuk mendapatkan kualitas bagus dan tentunya tahan lama. Kalamai dimasak dengan api kecil. Jadi memang sangat alot saat diaduk dalam wajan.

Tradisi ini sekaligus untuk merekatkan hubungan silaturahmi dalam kekerabatan. Karena butuh perjuangan dan kerja sama.

Biasanya setelah kalamai itu setengah matang, para tukang aduk akan bergantian membagi tenaga. Selain panasnya api, alotnya kalamai membuat mereka tidak akan bisa bertahan lama memegang spatula yang terbuat dari potongan bilah atau pun besi yang dilapisi tali rafiah agar jangan lengket.

Tradisi ini turun temurun dalam keluarga di kampung ane. Dan ini hanya bisa ditemui menjelang lebaran. Sebab di hari lainnya tidak sekeras dan sealot buatan untuk lebaran.

Kalamai yang berkualitas bagus, biasanya bisa tahan sampai dua bulan. Apalagi jika wadahnya dibuat dengan anyaman daun pandan atau lebih dikenal dengan nama 'kampia'

Benarkah Ada Makna Filosofi Yang Terkandung Pada Tradisi Mangalamai? Luar Biasa!
Dokumen FB Fera Susanti.

Selain sebagai camilan lebaran, kalamai biasanya menjadi salah satu isi talam atau juadah (hantaran) untuk Ninik Mamak (Tetua Adat), setelah salah satu anak-kemenakan di atas rumah gadang itu menikah.

Kalamai yang dijadikan hantaran, akan dipotong-potong dan ditaruh dalam piring. Disusun bersama masakan lain, seperti nasi, lauk pauk dan kue kering lainnya.

Tradisi ini pun sama seperti pertukaran menu. Biasanya istri dari Ninik Mamak akan mengganti isi talam hantaran dengan masakan yang mereka buat. Dan ditambah dengan beras dan kelapa sebagai oleh-oleh sudah 'Manjalang' (mengunjungi) mamak.

Luar biasanya lagi gan, sista!
Tradisi ini memang bisa dijadikan ajang kumpul keluarga. Dulu, ketika para lelaki mengaduk kalamai. Perempuan di atas rumah tesebut akan gotong royong membuat kue kering, seperti kue kembang goyang, kue sapik, dan kue sagun bakar.

Benarkah Ada Makna Filosofi Yang Terkandung Pada Tradisi Mangalamai? Luar Biasa!
Dok. Fera Susanti

Agan dan sista yang ane cintai karena Allah.
Konon ada makna yang tersirat dari kalamai ini, yaitu tepung beras ketan yang dicampur santan san gula, merupakan filosofi kehidupan berkeluarga. Yakni saling menjaga keharmonisan, saling bantu dan selalu terikat bathinnya satu dengan yang lain.

Jika salah satu bahannya ada yang kurang, maka kalamai tersbut tidak akan jadi.

Nah! Inilah tradisi menyambut lebaran di daerah ane. Bagaimana tradisi di tempat agan?


profile-picture
profile-picture
profile-picture
nohopemiracle dan 50 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Selamat mencoba membuat Kalamainya, Gan🤣
profile-picture
profile-picture
profile-picture
desifatma77 dan 8 lainnya memberi reputasi
kalau mau nyobain makan Kalamai main-main ke tempat ane yo, gan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
desifatma77 dan 8 lainnya memberi reputasi
Kalamai dalam kampia ini antik lho, Gansist
profile-picture
profile-picture
profile-picture
desifatma77 dan 7 lainnya memberi reputasi
MaasyaaAllah baru tahu ane kalamai itu ternyata ada filosofi yang tersirat di dalamnya ...
semoga setiap kehidupan keluarga erat seoerti kalamai yo gan aamiin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
desifatma77 dan 8 lainnya memberi reputasi
Quote:


Amiin ya, Allah.
Kalau mau makan Kalamai datang ke rumah ane aja, Gan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
desifatma77 dan 8 lainnya memberi reputasi
Ane suka galamai 😍
profile-picture
profile-picture
profile-picture
desifatma77 dan 8 lainnya memberi reputasi
Quote:


Ayo main ke sini, Gan.
Nanti ane kasih buat oleh2😘😘😘😘
profile-picture
profile-picture
profile-picture
desifatma77 dan 8 lainnya memberi reputasi
seru kali kayaknya klo ngumpul, masak kalamai emoticon-Peluk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
desifatma77 dan 8 lainnya memberi reputasi
Di tempat ane nggak ada sih sis, mangalamai gitu. Biaso e itu hanyo dilakukan pas ka baralek se nyoh Sis😅
profile-picture
profile-picture
profile-picture
desifatma77 dan 7 lainnya memberi reputasi
Quote:


Seru banget, Sist.
Mari kumpul di tempat ane😘😘😍
profile-picture
profile-picture
profile-picture
desifatma77 dan 7 lainnya memberi reputasi
Quote:


Lain lubuak, lain bilalang, Sista.
Kok nio samba belalang pakai kalamai datang tampek ane🤣🤣🤣🤣
profile-picture
profile-picture
profile-picture
desifatma77 dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Quote:


Ashiap, pasca pandemi ini, in syaa Allah emoticon-Peluk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
desifatma77 dan 7 lainnya memberi reputasi
Quote:


Ditunggu dengan tari galombang, Sista 😍😍😍😍🤣
profile-picture
profile-picture
profile-picture
desifatma77 dan 7 lainnya memberi reputasi
Auto lapar manengok galamainyo sis, mantaapl...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
desifatma77 dan 7 lainnya memberi reputasi
Quote:


Kampuang akuuuh, di Kumani Sijunjuang, Opie.

Kalau lang ari, indak bakarehan mbuek e dow. Kalau untuak rayo bisa dicatuak jo ladiang🤣🤣 co gulo2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
desifatma77 dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Jan khilaf, beko semok🤣🤣🤣🤣
profile-picture
profile-picture
profile-picture
desifatma77 dan 7 lainnya memberi reputasi
Quote:


Dek bacatuak ko yo, Dik🤣🤣🤣🤣
profile-picture
profile-picture
profile-picture
desifatma77 dan 7 lainnya memberi reputasi
minangkabau mantab
profile-picture
profile-picture
profile-picture
desifatma77 dan 8 lainnya memberi reputasi
Quote:


Ayok ke sini mampir makan Kalamai 🤣
profile-picture
profile-picture
profile-picture
desifatma77 dan 7 lainnya memberi reputasi
Ada cukup banyak makanan yang luar biasa di negeri kita gans. Kalau kita mau ngicip satu persatu sampai tua juga masih belum cukup. Ini salah satunya, asli ane baru denger dan ternyata ini salah satu makanan khas juga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
desifatma77 dan 8 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di