CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Salat Idulfitri Di Tengah Pandemi Covid 19, Bagaimana Fatwa MUI?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ebd3d8d65b24d4c9a41a1d7/salat-idulfitri-di-tengah-pandemi-covid-19-bagaimana-fatwa-mui

Salat Idulfitri Di Tengah Pandemi Covid 19, Bagaimana Fatwa MUI?

Salat Idulfitri Di Tengah Pandemi Covid 19, Bagaimana Fatwa MUI?

Gan, akhirnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) merilis fatwa nomor 28 tahun yang isinya berkenaan tentang kaifiat atawa tata cara takbir dan salat Idulfitri di tengah masih merebaknya Covid 19.

Duh, bagaimanalah ini. Tahun-tahun sebelumnya, pada pagi Idulfitri kita bangun pagi-pagi, sarungan and pakai baju koko yang masih wangi toko, ngopi-ngopi, ngemil kacang bawang, makan ketupat (inget, Gan, makan dan minum sebelum salat Idulfitri itu sangat disunahkan, ya. Sunah yang menyenangkan. O yeah!) Lalu bersama-sama menuju tanah lapang, melafalkan takbir sembari menggandeng lengan si mungil dan berjalan berdampingan dengan ibunya yang tambah cantik dalam balutan mukena yang juga wangi (ini bagi yang sudah berpasangan, yang jomblo mah ... au ah!)

Nah, tahun ini, bil khusus untuk mereka yang berada dalam zona merah pendemi Corona dan telah ditetapkan dalam status Pembatasan Sosial Berskala Besar, suasananya akan lain deh, Gan. Pasalnya, pemerintah dan MUI sebelumnya telah mengimbau untuk melaksanakan salat Id di rumah aja.

Sebagaimana telah diketahui, rangkaian terakhir usai melaksanakan salat Id adalah mendengar khutbah Id. Lalu, bagaimana khutbah itu dilaksanakan manakala kita melaksanakannya di rumah masing-masing? Berikut adalah rekomendasi MUI yang keputusan fatwanya diteken pada 13 Mei 2020.

Salat Idulfitri Di Tengah Pandemi Covid 19, Bagaimana Fatwa MUI?

1. Salat Id bisa dilaksanakan di rumah, baik secara berjemaah maupun sendiri-sendiri (munfarid).

2. Dalam hal salat Id dilaksanakan secara berjemaah, ketentuannya adalah sebagai berikut, Gan.

- Peserta salat minimal empat orang. Tiga orang sebagai makmum dan seorang bertindak menjadi imam.

- Usai dilaksanakan salat, maka pelaksanaan khutbah Idulfitri bisa dilakukan apabila ada anggota keluarga yang bisa dan mampu untuk itu. Jika tak ada, maka pelaksanaan ibadah Id dicukupkan dengan hanya salat berjemaah.

3. Salat Id boleh dilakukan sendiri-sendiri jika anggota keluarga kurang dari empat orang. Adapun tatacara salat mengikuti rukun salat Id seperti biasa dan bacaannya dilafalkan secara sir (pelan/lirih), dan tanpa khutbah Id.

Perlu diperhatikan, bahwa dalam fatwanya kali ini MUI membagi daerah terdampak dalam tiga kategori, yakni pertama, kawasan yang pandeminya telah terkendali, yakni dengan ditandai menurunnya jumlah penularan dan telah dilonggarkannya pembatasan sosial. Kedua, kawasan yang tidak terdampak wabah, misalnya wilayah perkampungan, dsbnya, yang tidak dikhawatirkan penularan.

Untuk wilayah kategori satu dan dua, maka salat Id bisa ditunaikan seperti biasa, di masjid dan musala, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid 19. Sementara, untuk wilayah kategori terakhir, yakni daerah zona merah Covid 19 dan masih diberlakukan pembatasan sosial yang ketat, ibadah Idulfitri cukup dilaksanakan di rumah masing-masing.

Nah, bagaimana nih Agansist yang budiman? Cukup jelas, bukan? Untuk keterangan lebih luas, silakan Agansist cek PDF fatwa MUI, berikut link-nya. https://mui.or.id/produk/fatwa/28023...saat-covid-19/

Demikian trit ane, semoga bermanfaat dan jadi obat kegalauan. Salam.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
zafinsyurga dan 9 lainnya memberi reputasi
Siap2 nambah kluster idul fitri emoticon-Hammer (S)
profile-picture
Ilal303 memberi reputasi
Yeah, sundullah, Gan. ☺
mnding scr nasional dirmh aja, ga perlu dibagi bdasar kawasan , krn data msh compang camping
profile-picture
Ilal303 memberi reputasi
@Angelo. Yups, mungkin akan dikembalikan kebijakannya ke Pemda masing2, Gan.
profile-picture
angelo.ogbonna memberi reputasi
biar para pakar sorban yg berbicara emoticon-Traveller
profile-picture
Ilal303 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Halah.. Paling dilanggar.kaya ga Tau kelakuan aja
profile-picture
profile-picture
Ilal303 dan kaiserwalzer memberi reputasi
Lihat 1 balasan
inget...
org pembawa virus = org positif covid-19

1 org spt itu = berpotensi menularkan ke 400 org lainnya lagi...

10 org spt itu = berpotensi menularkan ke 4000 org lainnya lagi...

emoticon-Traveller


profile-picture
Ilal303 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
taruhan dah...
pas hari H, pasti basih banyak yang bandel emoticon-Traveller emoticon-Traveller emoticon-Traveller
profile-picture
Ilal303 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
mui selalu kasih himbauan tapi hanya himbauan tanpa sosialisasi dan fatwa yg jelas jadinya byk masih bebal apalagi tiap daerah mui ini beda2 , didaerah ane masjid yg dekat kantor mui masih terawehan....

Giliran urusan cap halal aja sama tiap daerah....
profile-picture
Ilal303 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
sundul


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di