CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Sports / Sports /
Membongkar Hilangnya Peran Striker Murni Di Sepakbola Modern
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ebc3dc8a72768486a76110a/membongkar-hilangnya-peran-striker-murni-di-sepakbola-modern

Membongkar Hilangnya Peran Striker Murni Di Sepakbola Modern

Sudah menjadi rahasia umum disepakbola modern ini pemain dituntut memiliki skill multifungsi. Melirik ke beberapa tahun belakangan tim-tim top eropa mulai berevolusi dalam hal strategi penyerangan, mereka mulai mengesampingkan peran penyerang murni dari formasi tim. Sekalipun Barcelona yang disebut-sebut tim terbaik pada masa Guardiola, dengan menempatkan Messi, Villa, dan Pedro di lini depan, jelas tidak ada sosok targetman atau finisher diantara ketiganya.

Sebenarnya apa yang menyebabkan fenomena tersebut? Benarkah striker sudah tidak dibutuhkan? Atau memang kenyataannya tidak banyak penyerang murni yang layak mengisi lini depan tim? Mari kita diskusikan!.
Membongkar Hilangnya Peran Striker Murni Di Sepakbola Modern
Kita pernah menikmati peran yang dimainkan oleh Inzaghi, Bierhoff, Ronaldo da Lima, hingga Van Nistelrooy yang menjadi predator dalam sepakbola, peran mereka hanya satu dan tidak lebih yakni mencetak gol. Mereka menjadi striker pilihan utama tim tanpa perlu memiliki visi dalam mengumpan dan atribut lainnya yang tidak mereka perlukan. Bahkan Bierhoff bisa dikatakan kurang skill dalam melakukan dribble bahkan soal tendangan tidak lebih baik dari Bergkamp, namun jangan pernah meragukan dirinya soal menciptakan gol lewat sundulan dan akurasi sundulannya digadang² lebih akurat dibanding tendangan penyerang lain pada eranya.
Membongkar Hilangnya Peran Striker Murni Di Sepakbola Modern
Lain cerita dengan Inzaghi yang kurang memiliki tendangan akurat apalagi kencang, namun perkara finishing dan positioning nya mengacaukan pertahanan sekuat apapun, maka sebagai striker ia seringkali memanfaatkan bola rebound hasil tendangan rekannya yang bisa ia selesaikan berkat posisi dan finishing yang hebat miliknya.
Membongkar Hilangnya Peran Striker Murni Di Sepakbola Modern
Pemain bertipe target man seperti Nistelrooy sekarang sulit ditemukan. Kita ketahui akhir-akhir ini kita tidak lagi melihat pemain yang diplot menjadi target man. Kita tengok peran duet Rooney dan RVP di MU, keduanya memang memiliki finishing yang cukup mematikan, namun mereka kerap ditugaskan lebih dari sekedar mencetak gol, Rooney seringkali turun ke tengah bahkan ke belakang memperkokoh pertahanan hingga menginisiasi serangan, sedangkan RVP sering bermain melebar ke sayap (wide striker). Dari sini bisa diketahui Rooney dan RVP bukan sekedar pencetak gol, namun justru seringkali mereka harus turun untuk menjemput bola bahkan menjadi pengumpan.

Sekarang ini kita melihat yang menjadi lumbung gol bagi timnya, C.Ronaldo dan Messi. Dari dua nama pemain klaster 1 ini tidak ada yang merupakan striker murni. Baik Messi dan Ronaldo mereka main di sisi sayap, seiring kepindahannya ke Madrid, Ronaldo membuat para penikmat sepakbola lupa pada pos penyerang tengah, Benzema yang menjadi trisula bersama Ronaldo dan Bale namanya tak sesanjung Ronaldo, bahkan Higuain harus pergi ke Turin mencari tempat baru. Lain halnya dengan Gareth Bale, pemain asal Wales ini sekarang nyaman berperan sebagai winger, namun apa posisi Bale 10 tahun yang lalu? ialah seorang Bek kiri!.

Fenomena ini wajar terjadi di era sepakbola modern, banyaknya striker non target man ditempatkan di posisi penyerang, itu perlu dilkakukan para pelatih agar tim bermain dengan irama mobilitas tinggi, dimana pemain bisa saling bertukar posisi ditengah pertandingan sesuai situasi dan kondisi pertandingan. Pemain seperti Rooney, Bale, Messi, dan Ronaldo memiliki nilai plus karena perannya yang multifungsi dalam tim. Dengan memasang pemain² yang multifungsi, jelas tak memusingkan pelatih agar tidak miskin taktik untuk lawan yang akan dihadapi.

Inilah menurut ane yang menjadi salah satu alasan Ibra melempem di Barca dan Torres terlihat buruk di Chelsea
Membongkar Hilangnya Peran Striker Murni Di Sepakbola Modern
Ibra bukan seorang pengumpan, bukan playmaker lincah, apalagi untuk melakukan dribbling dengan cepat, ia seorang target man tulen dengan nalurinya dalam mencetak gol yang luar biasa. Namun ia bergabung dengan Barcelona dengan gaya tiki taka modern yang membutuhkan mobilitas lebih tinggi dan para pemain diwajibkan merotasi posisi demi laju bola lebih dinamis, Ibra wajar tampak tidak menyatu dengan tim dan seperti kebingungan di Barcelona yang sangat lincah dan para pemain yang sering rotasi posisi saat tiki taka berjalan. Berbeda cerita namun sejalan dengan Ibra, anjloknya performa Torres di Chelsea tidak bisa disalahkan karena pribadinya sendiri, saat bermain di Liveprool, Torres cuma punya satu tugas, yaitu berada di depan dan mencetak gol, disupport dari tengah oleh pemain kebanggaan Anfield ialah seorang Steven Gerrard berperan sebagai playmaker di belakangnya. Sedangkan di Chelsea, ia tidak disupport oleh playmaker sekelas Gerrard yang paham kemana Torres akan bergerak serta Torres dituntut untuk menjemput bola dari tengah atau dari belakang, bahkan melakukan penetrasi dari pos sayap yang bukan merupakan kemampuan dari Torres.
Membongkar Hilangnya Peran Striker Murni Di Sepakbola Modern
Apakah peran tersebut tidak lagi dibutuhkan dalam sepakbola? tentu tidak. Kita ambil contoh Chicarito di MU, striker Meksiko ini merupakan salah satu target man tulen. Chicarito masih menjadi salah satu pemain andalan di United pada masanya dengan catatan tidak menjadi starter secara permanen, pemain seperti Chicarito jelas dibutuhkan ketika tim mengalami kebuntuan. Saat RVP dan Rooney tidak dapat mencari jalan keluar, masuknya Chicarito kerap menjadi solusi. Disinilah salah satu letak niali lebih target man, mereka bisa leluasa mencetak gol saat keadaan tampak buntu asalkan bola berhasil mendekati mereka dengan pengertian dari sesama rekan tim, maka kemungkinan gol terjadi akan sangat besar. Itu salah satu sebab Chicarito disebut sebagai supersub terbaik milik MU pada masanya.

Peran False Nine yang "menggantikan" target man juga berimbas pada turnamen Euro 2012, dimana Del Bosque adalah aktor dibalik itu semua sekaligus mengantarkan La Furia Roja mengangkat piala tersebut 2x secara beruntun.

Del Bosque berhasil dalam penggunaan striker palsu alias false nine, salah satu korbannya adalah timnas Perancis. Les Blues dibuat bodoh oleh Spanyol pada perempatfinal Euro 2012. Fabregas yang diplot sebagai aktor utama striker palsu sukses membuat lini belakang Perancis bingung gak karuan harus menjaga siapa dan dimana.
Membongkar Hilangnya Peran Striker Murni Di Sepakbola Modern
Gol pertama diinisiasi dari aksi cerdas Iniesta yang memasok umpan kepada Alba. Bek kiri Barcelona itu adu sprint dengan Debuchy, yang membuat konsentrasi bek tengah Adil Rami dan Anthony Reveillere hanya terfokus pada pergerakan Fabregas. Kedua bek sentral itu lengah dengan pergerakan Xabi Alonso dari lapangan tengah. Melihat tanpa penjagaan, Alba kemudian mengirim umpan silang ke sisi kanan dimana Alonso yang dalam posisi bebas lalu menanduk bola yang mengacaukan jala Lloris.
Membongkar Hilangnya Peran Striker Murni Di Sepakbola Modern
False nine adalah fenomena di ajang Piala Eropa 2012, peran yang bisa mengantarkan Spanyol kembali menguasai Eropa 2x secara beruntun. Meski terkesan aneh dan alur yang membosankan, strategi dan peran ini menjadi panduan yang sudah sering diterapkan dalam sepakbola modern.

sumber gambar:pinterest

Bagaimana Pendapat Ente Tentang Hilangnya Peran Striker Murni? Diskusikan Dibawah!
emoticon-Cendol Ganemoticon-Rate 5 Star
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eddiesangadjie dan 153 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 7
Post ini telah dihapus oleh KS06
Post ini telah dihapus oleh KS06
Yaa ibarat HP yaa dulu, striker macam Inzaghi Koller Klose Baros Vialli Suker Batigol L.Toni Milito kayak HP polyponiic di jamannya emoticon-Big Grin
Skarang CR7 Messi Hazard Sancho kayak HP Iphone skarng emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darmawati040 dan 23 lainnya memberi reputasi
Karna sekarang jamannya kolaborasi..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darmawati040 dan 12 lainnya memberi reputasi
mungkin besok kalau CR 7 dan Messi pensiun striker murni akan banyak bermunculan lagi.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darmawati040 dan 16 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
jadi inget peran Giroud pas piala dunia 2018 kemaren, soalnya unik sih hahaha..

sekilas kayak striker murni/target man, tapi ternyata cuma decoy (pengalih perhatian) dan bahkan gak pernah ngeshot kalo gak salah emoticon-Toast
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darmawati040 dan 30 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
iyaa jugaa sih sekarang udh jarang targetman di sebuah tim
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darmawati040 dan 13 lainnya memberi reputasi
Berharap kedepan ada lagi striker murni yang punya fighting spirit di kotak penalti emoticon-Cendol (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darmawati040 dan 11 lainnya memberi reputasi
Kalo diperhatiin memang tim yg pakai striker murni kebanyakan tim papan tengah. Makanya Romelu Lukaku kemarin nilai transfernya gede, karena stok pemain di posisi ini yg potensial sedikit banget. Striker murni yg namanya beken, kebanyakan sudah diatas 30 tahun, macam Lewandowski, Jamie Vardy, Luis Suarez dan Edinson Cavani. Jimenez-nya Wolverhampton juga emoticon-Big Grin.

Tapi gue yakin, siklusnya akan berulang, sama seperti tren penggunaan formasi 3 bek, yg belakangan mulai dipakai lagi. Sekarang emang lagi jamannya Inverted Winger aja sih. Makelele aja perannya udah diterusin sama Kante, posisi lainnya nyusul nantiemoticon-Ngacir.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darmawati040 dan 22 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Asli kangen pos 9 murni, sisa lewandoswki doang kali ya sekarang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darmawati040 dan 16 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
inzagi salah satu striker favorit gw, raja offside tp dimoment tertentu dia bisa lolos dr offside dan mencetak gol. kykya emang trik dia ky gitu. biar disepelein musuh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darmawati040 dan 19 lainnya memberi reputasi
Lihat 8 balasan
selama permainan sepak bolanya menghibur sih menurut ane sah2 saja, toh sekarang yang dipakai strategi bukan one man show emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darmawati040 dan 15 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Kl ditaly si masi banyak bray kayanya lukaku,immobile,belotti,higuain,milik deelel.
Tambah satu harusnya piatek..sayang jd ayam sayur di ac melon..n kabur ke bundesligaemoticon-Ngacir2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darmawati040 dan 13 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
paling ganas trio firmansah nya liverpol sih kalau dalam sepakbola modern. Mereka ga butuh posisi striker murni. mane salah bisa turun bahkan sampai depan gawang, firminho? magican!

ggmu😆
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darmawati040 dan 12 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh bigtimebabalu
Lihat 4 balasan
lewandowski? erling haaland? timo werner?
umum terjadi memang, ketika bicara sepakbola, klub jerman selalu luput dari perhatian.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darmawati040 dan 13 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh bangsu
Lihat 2 balasan
wah jaman inzaghi jaman ane dulu aktif maeb emoticon-Bola
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darmawati040 dan 12 lainnya memberi reputasi
Strategi sepakbola lama sudah tidak relevan dengan jaman & kemajuan strategi persepakbolaan cuk!

emoticon-Cool

Contohnya posisi Libero, dulu di setiap tim pasti ada!
Sekarang, sama sekali dihilangkan!

Nah posisi Striker Murni saat ini juga sudah tidak dibutuhkan!
Sebab skill Striker Murni jaman sekarang sudah tidak mumpuni lagi!
Ditambah posisi Bek musuh yg semakin solid, sehingga tidak mudah ditembus seorang Striker Murni seorang diri!

Sekarang jamannya Team Work, Striker ada tapi bukan one man show lagi!

emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darmawati040 dan 15 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
bener gan, perkembangan sepakbola modern seolah menuntut seorang pemain harus bisa bermain dalam banyak posisi.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darmawati040 dan 11 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Ah rindu dengan striker murni di sepakbola sekarang..

Tapi strategi sekarang berubah, targetman bisa dikunci 2 pemain belakang, makanya bisa jadi buntu. Makanya peran target man digantikan dengan penyerang yang multi fungsi semacam klub klub papan atas yang ada sekarang :v
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darmawati040 dan 13 lainnya memberi reputasi
kok bisa ilang dicari dulu ya akhi emoticon-Maaf Agan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darmawati040 dan 12 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 7


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di