CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Jokowi Resmi Naikkan Lagi Iuran BPJS Kesehatan per 1 Juli 2020
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ebbbd2faf7e9322c1302afd/jokowi-resmi-naikkan-lagi-iuran-bpjs-kesehatan-per-1-juli-2020

Jokowi Resmi Naikkan Lagi Iuran BPJS Kesehatan per 1 Juli 2020

Pemerintah kembali memberikan peraturan iuran BPJS naik untuk golongan tertentu


Kebijakan yang menyangkut iuran BPJS seperti tak tentu arahnya. Sebelumnya dikabarkan iuran batal naik, hari ini terdapat aturan baru yang salah satunya berisi iuran BPJS naik.

Aturan tersebut berupan Peraturan Presiden nomor 64/2020 tentang Perubahan Kedua Atas Perpres nomor 82/2018 tentang Jaminan Kesehatan yang dikeluarkan resmi oleh Presiden Joko Widodo.

Presiden Jokowi menaikkan iuran peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) menjadi Rp 42.000/bulan. Besaran ini disamakan untuk Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) maupun Bukan Pekerja (BP) di ruang perawatan kelas III.

Jokowi Resmi Naikkan Lagi Iuran BPJS Kesehatan per 1 Juli 2020
 
Meski begitu, sepanjang tahun 2020 ini iuran PBPU dan BP kelas III akan dibayar oleh peserta sebesar Rp 25.500/bulan. Sisanya sebesar Rp 16.500 akan dibayar oleh pemerintah pusat sebagai bantuan iuran.

Melansir CNBC Indonesia, tahun 2021 dan tahun berikutnya yang harus dibayarkan sebesar Rp 35.000/bulan oleh peserta PBPU dan BP.
Sementara sisanya Rp 7.000 akan dibayar oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebagai bantuan iuran.
Berikut ini rincian kenaikan iuran BPJS Kesehatan, sebagaimana melansir dari detik.com, Rabu (13/05);

Iuran Kelas I yaitu sebesar Rp 150.000 per orang per bulan dibayar oleh Peserta PBPU dan Peserta BP atau pihak lain atas nama Peserta.

Iuran Kelas II yaitu sebesar Rp 100.000 per orang per bulan dibayar oleh Peserta PBPU dan Peserta BP atau pihak lain atas nama Peserta.

Iuran Kelas III Tahun 2020 sebesar Rp 25.500, tahun 2021 dan tahun berikutnya menjadi Rp 35 ribu.
Perlu dicatat, Sobat Finansialku, Perpres menjelaskan ketentuan besaran iuran di atas mulai belaku pada 1 Juli 2020.

Untuk Januari, Februari, dan Maret 2020, iuran bagi Peserta PBPU dan Peserta BP yaitu:

Kelas I sebesar Rp 160.000
Kelas II sebesar Rp 110.000
kelas III sebesar Rp 42.000

Sedangkan untuk April, Mei dan Juni 2020, yaitu;
Kelas I sebesar Rp 80.000
Kelas II sebesar Rp 51.000
Kelas III sebesar Rp 25.500
Dalam hal iuran yang telah dibayarkan oleh peserta PBPU dan Peserta BP melebihi ketentuan itu maka BPJS Kesehatan memperhitungkan kelebihan pembayaran iuran.
 
Bagaimana menurutmu, Sobat Finansialku tentang artikel iuran BPJS naik si atas? Kamu bisa berbagi pandanganmu tentang artikel ini lewat kolom komentar di bawah ini.

Sebarkan informasi ini seluas-luasnya lewat berbagai platform yang tersedia, agar kawan atau sanak-saudaramu tahu apa yang kamu ketahui. Semoga bermanfaat, ya!
 
Sumber Referensi:
Donald Banjarnahor. 13 Mei 2020. Pengumuman, Jokowi Naikkan Iuran BPJS Kesehatan CNBC Indonesia - https://bit.ly/35VUhTF
Admin. 13 Mei 2020. Jokowi Naikkan Lagi Iuran BPJS Kesehatan Viva.co.id - https://bit.ly/2WUIUHv
Andi Saputra. 13 Mei 2020. Jokowi Naikkan Iuran BPJS Kesehatan Lewat Perpres 64/2020, Ini Rinciannya Detik.com - https://bit.ly/3fIRzFf
https://www.finansialku.com/iuran-bpjs-naik-lagi/


profile-picture
profile-picture
profile-picture
betiatina dan 23 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 3
rame bener trit bpjs emoticon-Big Grin
profile-picture
mows memberi reputasi
Lihat 1 balasan
ibukota baru mbok dibatalin,
dalam situasi skrg ibkta baru jadi hal yg ga penting
Diubah oleh localsecurity
Lihat 4 balasan
Kena deh emoticon-Embarrassment
teringat dulu mr.joke bilang, uangnya ada….
mana buktinya? utang yg ada
profile-picture
profile-picture
profile-picture
herytahi dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Iuran BPJS naik turun seperti ingus.
Pemerintah memang nggak ada malunya lagi
Sudah kepepet nggak ada duit lagi.
profile-picture
jeffm12 memberi reputasi
anu nya ada, tinggal kita nya mau nganu apa gak aja....
profile-picture
profile-picture
profile-picture
endryash dan 3 lainnya memberi reputasi
emoticon-Najis
ntah setan apa yang merasukinya....

Dulu inget baru tiga bulan daftar BPJS eh bapak kecelakaan kalau dinominalkan 25 juta juga abiss tu kalau liat naik tetep bayar lah ane bukan cem kadrun tereak2 ga butuh ga perlu eh giliran sakit melolong kaya kere emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
judogal dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 8 balasan
BPJS naik, minyak ga turun?!
Lihat 4 balasan
Keputusan MA dianggap angin lalu demi bisa memuaskan hasrat kroni2 nya emoticon-Smilie
profile-picture
jeffm12 memberi reputasi
Hari gini RS sepi, jarang ada yg pakai fasilitas BPJS. Kita ikut bayar korban Covid-19 nih. emoticon-Ultah
profile-picture
jeffm12 memberi reputasi
Diubah oleh Jangan.maling
rakyat rame minta harga bbm diturunin pemerintah diem2 bae.
giliran bpjs langsung dinaikin gercep, wedhus.


profile-picture
profile-picture
profile-picture
herytahi dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Jok jok mana puan sama mega nangis lagi gak tuh. ekting
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yoshitake dan 2 lainnya memberi reputasi
salut kerja cepat dan cerdas
jadi nanti klo iurannya naik, silakan d gugat lagi..
nah selama masa gugatan smp ketok palu klo d batalkan smp ke iuran d turunkan itu kan butuh waktu berbulan2... nah lmyn kan itu masa2 itu dpt tambhan dana

ntar thn dpn bikin perpres lagi naikin iuran lagi, gitu aja terus emoticon-Ngakak
profile-picture
judogal memberi reputasi
gimana sih
lagi begini naik banget?
kmaren kalah ya jadi dinaikin denngan cara laen?
gimane
naek lagiii
hoaaam
buat perintilan listrik air bpjs inet udah bisa sejutaan
kelas menengah, yg ada cicilan rumah kendaraan..
buat harian hemat-hemat dah
sia² keputusan ma
kesehatan bukan ditanggung negare lg
negare udeh abis duitnye buat disetorin pas kompanyeu
Lihat 1 balasan
masih aja naikin nyaris 100% emoticon-Cape d...
20-30 dlu lah bertahap emoticon-Stick Out Tongue
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di