CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Wakil Menteri Desa: Data Bansos di DKI Paling Ngawur
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ebb43ecf4ae2f1c9816bb53/wakil-menteri-desa-data-bansos-di-dki-paling-ngawur

Wakil Menteri Desa: Data Bansos di DKI Paling Ngawur

CNN Indonesia | Rabu, 13/05/2020 07:25 WIB

Wakil Menteri Desa: Data Bansos di DKI Paling Ngawur Wakil Menteri Desa Budi Arie Setiadi. (CNN Indonesia/ Feri Agus Setyawan)
Wakil Menteri Desa: Data Bansos di DKI Paling Ngawur

Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi menyebut Provinsi DKI Jakarta adalah provinsi paling kacau dalam hal Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk penerima Bantuan Sosial. 

Hal ini diketahui setelah terjadi wabah Virus Corona, dimana pemerintah pusat dan pemerintah deerah mencoba untuk saling bersinergi memberi bantuan kepada warga yang memang membutuhkan bantuan demi menyambung hidup di tengah pandemi ini. 

"Yang paling ngawur itu data Provinsi Jakarta. Nah itu memang datanya kacau sekali," kata Budi Arie saat melakukan siaran langsung di Facebook Migran Care, Selasa (12/5). 

Budi Arie yang juga merupakan Ketua Umum Relawan Projo mengakui, selama ini persoalan data penerima bantuan sosial yang dimiliki pemangku kebijakan, baik di tingkat daerah maupun pusat memang perlu perbaikan. Data, kata Budi Arie memang harus segera direvisi lantaran sejak 2011 lalu data-data ini memang belum diperbaiki. 

"Persoalan data harus diperbaiki bersama, konsolidasi data DTKS kita, data terpadu ini harus dievaluasi dan direvisi, karena sejak 2011 enggak pernah di-update, karena itu sehingga banyak data ngawur," kata dia. 

Dia pun berharap dengan peristiwa pandemi Covid-19 ini bisa menjadi jalan dalam hal perbaikan data penerima bantuan di semua provinsi di Indonesia. 

Kata dia, sudah seharusnya di tingkat RT untuk mulai mengkonsolidasi dan mencatat kembali mana saja warganya yang memang layak menerima bantuan. 

"RT itu kan yang paling tahu mana tetangganya yang paling susah. Jadi ada proses pengumpulan data, proses verifikasi dan validasi. Kita harus lakukan konsolidasi data, terutama kesejahteraan sosial," katanya. 

Dalam kesempatan itu, Budi Arie juga mengajak masyarakat berperan aktif untuk melaporkan atau memviralkan melalui media sosial jika menemukan kejanggalan-kejanggalan berkaitan dengan penerima bantuan ini. 

Misalnya kata dia soal kejanggalan yang terjadi di Jawa Timur saat Wakil Ketua DPRD masuk daftar list penerima bantuan sosial. 

"Itu kan lucu dan enggak bener, kita harap ke masyarakat untuk sama-sama jaga. Pantau, laporkan kalau ada kejanggalan," kata dia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pihaknya tidak akan mendahului Kementerian Sosial dalam mengumumkan data penerima bantuan sosial tahap kedua di Jakarta.

Menurut Anies, saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih terus menyempurnakan data penerima bansos tahap kedua. Pihaknya telah mengirimkan data penerima bansos ke pihak RT dan RW untuk diverifikasi ulang di lapangan.

(tst/ugo)


SUMBER


Gile nih, malah saling lempar bola panas emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
suekethos dan 13 lainnya memberi reputasi
Tolong lah ga usah pada sikut2an gegara politik,kerjasama diskusi musyawarah gitu lho biar cepet klop datanya..emoticon-Traveller
wamen ini mulutnya kok ga bijak ya, mbok berantemnya itu didalam rapat jgn didepan media
Lihat 2 balasan
Wajar dki paling ruwet daerahnya, paling luas wilayahnya dan belum semua daerah terjangkau aksesnya dikarenakan medan yang sulit
profile-picture
profile-picture
profile-picture
3038925 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
setahu ane nih, dtks di bawah kementerian sosial bukan kementerian desa.
dan dibilang ngawur itu harus ada perbandingan atau persentasenya. persentase ketidak tepatan datanya seberapa.
dan dibilang sejak ppls 2011 ya? bukannya di 2015 semua kab kota updating dengan mekanisme pbdt yg dilaksanakan kementerian sosial dan bps?

benci boleh, tapi pake data dong emoticon-Malu
profile-picture
3038925 memberi reputasi
ketua projo nih yg ngomong emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
angelo.ogbonna dan 2 lainnya memberi reputasi
udah naikin aja statusnya jadi darurat sipil
copot gabener dan pejabat2 yg ga bisa kerja
profile-picture
profile-picture
rickreckt dan 3038925 memberi reputasi
lah gabernerny aja rajin konpres wkk
#BansosBoncosWanAbud


Horeee horee horeee



emoticon-Ngakak
Lha wong pas mau pilpres ada bagi-bagi bansos 'aman-aman' aja kok.

Buka aja data bansos pra-pilpres.

Malah lebih valid dan ilmiah untuk dikritisi.
Tolong Pak Wamen jangan frontal begitu, walau memang kenyataan emoticon-Ngakak
Pejabatnya sibuk adu bacem, bansosnya masih goib.
we buzzer terbaru dari kolam nih 🤣🤣🤣
lsg pembuktian data2 trs diproses copot kek apa kek, berlomba lomba konpres buat apa juga klo ga ada perubahan..nguap gitu aja
Serang terus. Koar2 di media gak akan nyelesaiin masalah. Mending dibuktikan kesalahannya emoticon-Matabelo
katanya harus bersatu, ywdh lanjut lagi perangnyaemoticon-Ngakak


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di