CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Hobby / ... / Spiritual /
Dan saya telah menyambut kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali (I)
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ebb3b65a2d19501584622a2/dan-saya-telah-menyambut-kedatangan-tuhan-yesus-yang-kedua-kali-i

Dan saya telah menyambut kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali (I)

Jalan untuk memasuki kerajaan surga  dipenuhi dengan berbagai macam kesulitan dan rintangan. Jika kita kurang bijaksana terhadap berbagai desas-desus, kita dapat dengan mudah tertipu, dan tidak mampu memahami jalan yang benar. Gagasan dan imajinasi kita sendiri juga merupakan hambatan dalam cara mendapatkan pengetahuan tentang Tuhan. Kita perlu mengandalkan Tuhan untuk menerobos ikatan terhadap desas-desus dan konsep kita sendiri dan mendengarkan suara Tuhan untuk menerima kedatangan Tuhan kembali.
Epigraf

Menemukan Makanan Rohani yang Sudah Lama Kudambakan

Bunga-bunga bermekaran dan layu, musim semi berlalu dan tibalah musim gugur. Menurut kalender, aku telah percaya kepada Tuhan selama 15 tahun.

Aku tidak tahu kapan awalnya, tetapi suatu hari, aku menemukan bahwa apa yang dikhotbahkan para pendeta dan penatua itu membosankan dan tandus. Sering kali, bahkan sebelum mereka mencapai topik utama, beberapa orang percaya akan tertidur di pertemuan ibadah, sementara yang lain bermain-main dengan ponsel mereka atau pergi di tengah pertemuan ibadah, dan saudara-saudara lainnya tetap memanfaatkan pertemuan ibadah untuk menjual asuransi atau produk penjualan langsung. Melihat hal-hal seperti ini membuat aku semakin kesal dan kecewa. Perlahan-lahan, aku kehilangan minat dan hasrat terhadap kehidupan bergereja, dan kehidupan rohaniku menjadi semakin gelap dan tanpa terang. Dalam Alkitab , aku membaca, "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka engkau akan menemukan; ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu" (Matius 7:7). "Berserulah kepada-Ku, dan Aku akan menjawab engkau, dan menunjukkan kepadamu hal-hal yang besar dan hebat, yang tidak engkau ketahui" (Yeremia 33:3). Setelah itu, aku merasakan kembali secercah harapan di hatiku, dan karenanya aku terus berdoa kepada Tuhan untuk memohon bimbingan dan petunjuk agar menuntun aku keluar dari segala kesulitanku.

Akhirnya, tak lama kemudian, keajaiban terjadi! Suatu hari, aku bertemu seorang rekan Kristen di Facebook, dan ketika ia mengundangku untuk bergabung dengan kelompok pelajaran Alkitab daring, dengan senang hati aku setuju. Pada pertemuan pertama, Saudara Zhang membahas tentang penciptaan Tuhan, dan juga membaca pesan dari artikel tentang otoritas Tuhan yang berjudul "Tuhan itu Sendiri, Tuhan yang Unik I." Aku sangat merasakan bahwa kata-kata ini memiliki otoritas dan kuasa. Ia juga membaca sebuah artikel tentang penyingkapan misteri "Enam Titik Peristiwa Penting dalam Kehidupan Seorang Manusia," setiap kata itu bergema dalam diriku, dan memberiku interpretasi baru tentang pernikahan dan rumah tangga. Aku merasa bahwa pesan ini luar biasa. Pesan ini membangkitkan hatiku dari kelesuan hebat. Aku merasa bahwa inilah yang selama ini kucari, dan sekarang, akhirnya aku benar-benar menemukan makanan rohani yang kudambakan!

Dalam pertemuan-pertemuan ibadah berikutnya, saudara yang bertanggung jawab menyiramiku itu mengadakan persekutuan denganku tentang tiga tahap pekerjaan Tuhan untuk menyelamatkan umat manusia, dan juga bersaksi bahwa Tuhan Yesus telah datang kembali sebagai Tuhan Yang Mahakuasa yang berinkarnasi di Tiongkok, dan berdasarkan pada pekerjaan penebusan, Dia telah menyatakan kebenaran untuk melakukan pekerjaan lebih lanjut dalam menghakimi dan menyucikan umat manusia, yang sepenuhnya menyucikan watak rusak dalam diri kita dan memperkenankan kita untuk sepenuhnya diselamatkan oleh Tuhan. Aku melihat bagaimana saudara itu menggabungkan Alkitab ke dalam persekutuannya, dan hal itu masuk akal, logis, dan juga baru bagiku. Aku sangat senang mendengarnya, jadi aku terus menyelidiki. Setelah itu, ia bersekutu denganku tentang misteri inkarnasi, misteri nama-nama Tuhan , jalan yang benar dan keliru, cara membedakan kristus-kristus palsu, dan banyak lagi. Semua ini adalah ajaran yang belum pernah kudengar sebelumnya, dan sangat bermanfaat bagiku, jadi semakin aku mendengar, semakin aku tertarik. Pada setiap pertemuan ibadah, aku berupaya merencanakan waktu untuk pertemuan daring, dan sangat menikmati pertemuan dengan saudara-saudariku.
Desas-Desus Hampir Membuatku Melewatkan Kedatangan Tuhan Kembali

Belakangan, dengan bersemangat aku mengundang seorang teman untuk mendengarkan khotbah-khotbah daring ini bersamaku, tetapi aku terkejut mendengar apa yang dikatakan temanku sesudahnya, "Hati-hati. Para pendeta di gereja mengatakan kepada kita agar tidak mendengarkan khotbah daring, terutama yang berasal dari Kilat dari Timur, dan ada juga banyak informasi daring yang mengutuk mereka." Itu membuatku merasa sangat gelisah, jadi aku menyelidiki tentang Kilat dari Timur secara daring, dan terkejut setelah benar-benar melihat berita negatif tentang mereka. Setelah itu, ketika para penatua dan diaken gerejaku tahu kalau aku bertemu dengan saudara-saudari dari Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, mereka datang menemuiku dan menunjukkan kepadaku banyak webpages yang memberi informasi negatif tentang mereka. Aku mulai merasa bingung dan tidak berdaya. Apakah aku benar-benar percaya pada jalan yang salah? Untuk memastikan aku tidak mengambil jalan yang salah dalam keyakinanku, aku memutuskan untuk berhenti mengikuti pertemuan mereka.

Tetapi malam itu, ketika sedang berada di tempat tidur, aku tetap merasa gelisah. Aku memikirkan secara terperinci tentang hal-hal yang dikatakan oleh pendeta dan penatuaku di pertemuan-pertemuan ibadah, dan aku menyadari bahwa mereka sering memberikan ceramah mengenai kata-kata hafalan tentang Alkitab atau teori-teori teologis. Khotbah mereka tandus dan hambar, dan sama sekali tidak memberikan makanan rohani, yang membuat kondisi rohaniku menjadi semakin buruk. Namun melalui persekutuanku dengan saudara-saudariku dalam beberapa hari terakhir, aku jadi mengerti beberapa kebenaran, telah memperoleh pengetahuan baru tentang hal-hal dalam Alkitab seperti nubuat tentang kedatangan Tuhan kembali dan pekerjaan Tuhan, memperoleh perbekalan yang sebelumnya tidak pernah kurasakan, dan mulai merasakan kekayaan dalam rohku. Jika Tuhan tidak datang untuk mengungkapkan kebenaran, siapa lagi yang bisa mengungkapkan misteri ini? Aku telah mendengar berita tentang kedatangan Tuhan Yesus kembali, jadi bukankah aku harus mencari dan menyelidikinya? Jika aku melewatkan kesempatan untuk menerima kedatangan Tuhan kembali, akankah terlambat untuk menyesalinya? Namun mengapa ada begitu banyak laporan negatif tentang mereka secara daring? Aku merasa tersesat, bingung, bimbang, dan khawatir. Selama beberapa hari, ketika pertentangan berkecamuk dalam hatiku, aku merasa sedih, tidak bisa tidur di malam hari, dan tidak bisa berfokus di tempat kerja. Aku hanya bisa berdoa kepada Tuhan untuk memohon bimbingan, petunjuk, dan jalan keluar dari kegelapan ini.

Ketika Brother Zhang memperhatikan aku telah melewatkan beberapa pertemuan ibadah, ia bertanya padaku karena khawatir, dan aku memberi tahu dia tentang kekhawatiranku. Saudara Zhang bersekutu denganku, 'Karena sama seperti kilat datang dari arah timur dan bersinar ke arah barat, demikianlah kedatangan Anak Manusia kelak' (Matius 24:27). 'Karena sama seperti kilat yang memancar dari satu bagian di bawah langit, bersinar sampai ke bagian lain di bawah langit; demikian juga Anak Manusia saat hari kedatangan-Nya tiba' (Lukas 17:24). Kita semua tahu bahwa "timur" dari dunia mengacu pada Tiongkok. Menurut janji-janji dan nubuat-Nya, pada akhir zaman, Dia akan menampakkan diri kembali dengan berinkarnasi di Tiongkok, di mana Dia akan mengungkapkan kebenaran dan melakukan pekerjaan mengungkapkan kebenaran lebih lanjut untuk menghakimi dan menyucikan umat manusia. Firman Tuhan  Yang Mahakuasa seperti terang besar yang menampakkan diri di timur dan mengguncang seluruh dunia. Dalam setiap agama dan denominasi, mereka yang dengan tulus percaya kepada Tuhan dan mencintai kebenaran melihat bahwa perkataan yang diungkapkan oleh Tuhan Yang Mahakuasa adalah kebenaran, yang memiliki otoritas dan kuasa, mereka mengakui bahwa perkataan itu adalah suara Tuhan, dan semua berbalik kepada Tuhan Yang Mahakuasa. Hanya dalam 20 tahun yang singkat, Injil Kerajaan Tuhan  Yang Mahakuasa telah menyebar ke setiap sudut daratan Tiongkok, dan saat ini menyebar di seluruh dunia, dengan cabang-cabang Gereja Tuhan Yang Mahakuasa telah didirikan di banyak negara. Pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa di akhir zaman adalah seperti kilat yang menyebar melintasi langit dari timur ke barat, yang sepenuhnya memenuhi nubuat Tuhan Yesus, 'Karena sama seperti kilat datang dari arah timur dan bersinar ke arah barat'. Ini menjelaskan kepada kita bahwa Kilat dari Timur mengacu pada pekerjaan Tuhan di akhir zaman! Namun, pemerintah PKT adalah ateis, yang percaya pada ateisme, materialisme, dan evolusi, dan misinya adalah untuk menyingkirkan semua kapitalisme dan kepercayaan beragama, mewujudkan komunisme, dan membangun Tiongkok dan dunia menjadi dunia yang tak bertuhan. Sejak mengambil alih kekuasaan, PKT telah menetapkan Kekristenan dan Katolikisme sebagai kultus jahat, dan juga mengutuk Alkitab sebagai literatur kultus, menyita dan membakar salinan yang tak terhitung jumlahnya, membuang tak terkira banyaknya Alkitab yang ditujukan untuk Tiongkok ke laut, mengusir para misionaris asing, menjebloskan para pengkhotbah Tionghoa ke penjara atau secara paksa mendidik mereka kembali melalui kamp kerja paksa, dan menangkap serta menyiksa banyak orang Kristen dan Katolik. Dalam beberapa tahun terakhir, penganiayaan PKT terhadap agama semakin meningkat dalam segala hal. PKT telah mengeluarkan perintah rahasia pada beberapa kesempatan, ada penumpasan nasional dan penangkapan terhadap orang-orang Kristen, dan bahkan gereja-gereja Patriotik Tiga Pendirian yang resmi dan salib mereka telah dihancurkan. Dari hal-hal ini, kita dapat melihat bahwa esensi PKT adalah iblis yang menjadikan dirinya musuh Tuhan. Pada akhir zaman, Tuhan Yang Mahakuasa telah menampakkan diri di Tiongkok untuk bekerja, dan ketika melihat bahwa semakin banyak orang yang berpaling kepada Tuhan Yang Mahakuasa, PKT menjadi sangat gelisah. Demi membangun wilayahnya yang tak bertuhan dan memperkuat kekuasaan dan statusnya, PKT menggunakan polisi dan tentara bersenjata untuk menindas Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, dan juga menggunakan media berita untuk mengarang segala macam desas-desus guna memfitnah dan mencemarkan Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, dengan tujuan menyesatkan orang-orang yang tidak memiliki kepekaan untuk menyangkal Tuhan, mendukung pihak PKT, dikendalikan olehnya, melawan Tuhan bersamanya, dan akhirnya kehilangan keselamatan Tuhan. Ada juga beberapa informasi daring yang mengutuk Gereja Tuhan Yang Mahakuasa yang berasal dari dunia keagamaan. Para pendeta dan penatua, demi melindungi status dan posisi mereka sendiri, juga menyebarkan desas-desus untuk menyesatkan orang percaya. Kita semua tahu bahwa ketika Tuhan Yesus menampakkan diri untuk bekerja, para pemimpin Yudaisme, demi melindungi status dan posisi mereka sendiri, mengarang banyak desas-desus tentang Tuhan Yesus, dan bahkan berkolusi dengan pemerintah Romawi untuk menyalibkan Tuhan Yesus. Hari ini, para pendeta dan penatua juga memperlakukan pekerjaan Tuhan di akhir zaman dengan cara ini. Mereka tidak tertarik untuk menyelidiki, juga mengarang banyak desas-desus untuk menyesatkan orang percaya, dan bahkan menyebarkan desas-desus yang dibuat oleh PKT untuk secara gila-gilaan mengutuk dan menghujat pekerjaan Tuhan. Dari sini, kita bisa melihat kerusakan umat manusia, dan bahwa manusia membenci kebenaran dan memuja kejahatan, termasuk dunia keagamaan. Sangat sedikit orang yang menyukai kebenaran atau kehausan akan penampakan dan pekerjaan Tuhan. Seperti yang dikatakan Alkitab: 'Seluruh dunia ada dalam kejahatan' (1 Yohanes 5:19). 'Ini adalah angkatan yang jahat' (Lukas 11:29). Jika orang tidak memiliki kepekaan, dan tidak melihat dengan jelas kejahatan dan kegelapan di dunia atau fakta sebenarnya dari kerusakan umat manusia oleh Iblis, dalam hal kedatangan Tuhan kembali, mereka hanya dapat mematuhi para pendeta mereka dengan bodohnya, secara membabi buta percaya pada desas-desus dan kebohongan di internet, dan karenanya dibodohi, melewatkan kedatangan Tuhan kembali, dan kehilangan kesempatan untuk diselamatkan sepenuhnya oleh Tuhan."

Setelah mendengar persekutuan Saudara Zhang, aku mengerti bahwa Kilat dari Timur sebenarnya mengacu pada penampakan dan pekerjaan Tuhan pada akhir zaman, yang sepenuhnya menggenapi nubuatan Alkitab. Sebagian besar laporan negatif daring itu berasal dari pemerintah PKT, dan untuk mencegah orang-orang menerima pekerjaan Tuhan di akhir zaman dan melindungi kekuasaannya sendiri, PKT menggunakan media Internet untuk mengarang banyak desas-desus dan memfitnah Gereja Tuhan Yang Mahakuasa dalam upaya untuk menyesatkan orang-orang yang tidak tahu kebenaran. Sebenarnya, dari laporan berita, aku juga melihat bagaimana PKT melakukan hal-hal seperti menangkap dan menganiaya orang-orang percaya yang saleh, menghancurkan salib dan gereja, dan menyebutkan Alkitab sebagai literatur kultus jahat, tetapi aku begitu bodoh dan tidak memiliki kepekaan tentang niatnya. Aku menyadari bahwa aku benar-benar berada dalam bahaya, karena hampir tertipu oleh desas-desus ini! Setelah memahami hal-hal ini, aku tidak lagi dipengaruhi oleh propaganda negatif secara daring, jadi aku kembali menghadiri pertemuan ibadah dengan saudara-saudariku.

Bersambung …



Diubah oleh NilamSudiati
Aku Akhirnya Mengetahui Pekerjaan Tuhan dan Mengikuti Langkah Anak Domba

Kemudian, saudara itu mengirimiku dua bagian firman Tuhan. Tuhan Yang Mahakuasa berfirman: "Ketiga tahap pekerjaan ini dilakukan oleh satu Tuhan; inilah penglihatan terbesar, dan satu-satunya jalan untuk mengenal Tuhan. Ketiga tahap pekerjaan hanya bisa dilakukan oleh Tuhan sendiri, dan tidak ada manusia yang bisa melakukan pekerjaan seperti itu atas nama-Nya―artinya hanya Tuhan sendiri yang bisa melakukan pekerjaan-Nya sendiri dari awal sampai hari ini." "Hanya mereka yang mengetahui dan menghargai tiga tahap pekerjaan Tuhan-lah yang bisa mengenal Tuhan dengan lengkap dan akurat. Setidaknya mereka tidak akan merumuskan Tuhan sebagai Tuhan atas bangsa Israel, atau bangsa Yahudi, dan tidak akan memandang-Nya sebagai Tuhan yang selamanya terpaku di salib demi manusia. Jika engkau hanya mengenal Tuhan dari satu tahap pekerjaan-Nya, pengetahuanmu terlalu sedikit. Pengetahuanmu hanyalah ibarat setetes air di samudra. Jika tidak demikian, mengapa banyak pengawal agama lama memaku Tuhan hidup-hidup di kayu salib? Bukankah itu karena manusia mengekang Tuhan di dalam tolok ukur tertentu?"

Saudara itu bersekutu, "Dari firman Tuhan , kita dapat memahami bahwa mengetahui tiga tahap pekerjaan Tuhan adalah jalan untuk mengetahui Tuhan. Baru ketika kita mengetahui tiga tahap pekerjaan Tuhan, kita dapat mengetahui watak Tuhan secara keseluruhan, mengetahui banyak metode Tuhan dalam menyelamatkan umat manusia, mengetahui kebijaksanaan Tuhan, dan memahami semua niat Tuhan untuk menyelamatkan umat manusia, dengan demikian menghilangkan segala gagasan dan kesalahpahaman yang mungkin kita miliki tentang Tuhan. Jika pengetahuan kita tentang Tuhan hanya tetap berada dalam satu tahap pekerjaan Tuhan, dan kita berpikir bahwa Tuhan hanya bisa disebut Yahweh dan menyatakan hukum untuk membimbing kehidupan umat manusia, atau bahwa Tuhan hanya bisa disebut dengan Tuhan Yesus, yang menganugerahkan kasih karunia kepada umat manusia, maka akan sangat mudah bagi kita untuk membatasi Tuhan berdasarkan pengertian dan imajinasi kita. Saat ini, banyak pendeta dan penatua dunia agama hanya berpegang teguh pada pekerjaan Tuhan Yesus, berpikir bahwa semua pekerjaan yang melampaui pekerjaan penebusan yang dilakukan di atas kayu salib bukanlah pekerjaan Tuhan dan bahwa siapa pun yang namanya bukan Yesus bukanlah Tuhan yang datang kembali. Mereka melakukan segala upaya untuk menentang dan mengutuk pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa pada akhir zaman dan bahkan menyebarkan desas-desus tentang Tuhan Yang Mahakuasa untuk mencegah orang-orang percaya menyelidiki tentang ajaran yang benar. Apa perbedaan antara mereka dan orang-orang Farisi? Jika kita tidak tahu visi terbesar tersebut—tiga tahap pekerjaan Tuhan—dan kita tidak memiliki kerendahan hati untuk mencari, akan sangat mudah bagi kita untuk menjadi seperti orang-orang Israel pada masa itu, yang mengikuti para pemimpin agama untuk mengutuk dan menentang kedatangan Tuhan, melakukan hal-hal yang menolak Tuhan, dan pada akhirnya menyakiti watak Tuhan, sehingga kehilangan keselamatan Tuhan."

Setelah mendengarkan persekutuan dari saudara itu, aku ingat bahwa, karena tidak tahu apa-apa tentang pekerjaan Tuhan dan telah mendengarkan secara membabi buta perkataan pendeta, aku hampir melewatkan kesempatan untuk menyambut kedatangan kembali Tuhan; aku benar-benar membenci diriku sendiri karena telah begitu bodoh dan dungu pada saat itu. Pada saat yang sama, hatiku dipenuhi dengan rasa syukur kepada Tuhan. Aku berkata, "Syukur kepada Tuhan! Sekarang aku tahu bahwa Tuhan yang Mahakuasa dan Tuhan Yesus adalah satu Tuhan. Jika bukan karena rahmat dan kasih karunia Tuhan, aku pasti akan menjadi seperti orang Israel pada masa itu, ditipu oleh para pemimpin agama, menunggu Tuhan tetapi menentang dan menolak Tuhan, dan pada akhirnya ditinggalkan dan disingkirkan oleh Tuhan."

Saudara itu berkata, "Syukur kepada Tuhan. Oleh karena kita memahami bahwa tiga tahap pekerjaan dilakukan oleh satu Tuhan, kita dapat mengetahui bahwa mengikuti Tuhan yang Mahakuasa tidaklah mengkhianati Tuhan Yesus, tetapi menyambut Tuhan Yesus yang datang kembali dan mengikuti jejak Anak Domba. Seperti yang dinyatakan dalam Wahyu: 'Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba ke mana pun Dia pergi' (Wahyu 14:4)."

Mendengar hal ini, aku dan saudari itu menjadi sangat bersemangat, karena dapat mengikuti jejak Anak Domba adalah berkat yang luar biasa! Syukur kepada Tuhan karena tidak mengingat kebodohan dan kedunguanku, karena membiarkan aku memahami desas-desus PKT melalui persekutuan dari saudara itu, dan karena memungkinkan aku untuk melepaskan gagasan dan imajinasiku dan menyambut kedatangan kembali Tuhan. Setelah itu, aku mulai menghadiri kebaktian bersama saudara-saudari. Dengan membaca firman Tuhan dan menonton film-film injil yang diproduksi oleh Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, aku memahami banyak kebenaran yang sebelumnya tidak kupahami. Satu bulan kemudian, aku benar-benar yakin bahwa Tuhan Yang Mahakuasa adalah Tuhan Yesus yang datang kembali, dan aku menerima pekerjaan Tuhan pada akhir zaman. Syukur kepada Tuhan. Segala kemuliaan bagi Tuhan Yang Mahakuasa!

Tamat.




GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di