CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Dahlan Iskan Beberkan Alasan DPR Ngotot Cetak Uang Rp 600 T
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ebb321b82d495234e575721/dahlan-iskan-beberkan-alasan-dpr-ngotot-cetak-uang-rp-600-t

Dahlan Iskan Beberkan Alasan DPR Ngotot Cetak Uang Rp 600 T

Dahlan Iskan Beberkan Alasan DPR Ngotot Cetak Uang Rp 600 T
Jakarta - Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan mengupas alasan DPR RI terutama fraksi Golkar terkait usulan cetak uang Rp 400-600 triliun kepada Bank Indonesia (BI).
Pembahasan terkait usulan cetak uang ini dilakukannya bersama tokoh lain yakni ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Prof. Dr. Didik J. Rachbini, anggota Komisi XI DPR RI dari fraksi Golkar Mukhamad Misbakhun, dan mantan Ketua KEN (Komite Ekonomi Nasional) Sutrisno Bachir dalam sebuah webinar yang digelar Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) Sabtu (9/5) lalu. Adapun pembahasan-pembahasan panas yang terdapat dalam webinar tersebut diungkapkan Dahlan dalam tulisannya di laman disway.id.

Menurut Dahlan, dalam diskusi panas tersebut Didik sudah berulang kali mengingatkan risiko 'menyeramkan' yang bisa timbul dari pencetakan uang ratusan triliun rupiah tersebut.


"Memang begitulah teori ekonomi yang paten. Pencetakan uang hanya akan menghasilkan inflasi. Masih ditambah melemahnya kepercayaan internasional," kata Dahlan seperti dikutip dari laman disway.id, Senin (12/5/2020).

Baca juga: Alasan Banggar DPR Kekeh Usul Cetak Uang Rp 600 T
Dahlan menuturkan, Didik bahkan kembali mengingatkan semua pihak terkait risiko inflasi tinggi yang sudah pernah 'ditelan' Indonesia pada tahun 1950.

"Itu pernah dilakukan oleh Menteri Keuangan Syafruddin Prawiranegara dari Partai Masyumi. Inflasi langsung naik 1000%," tulis Dahlan yang menguraikan pernyataan Didik.

Namun, Misbakhun terus menolak pendapat tersebut. "Tapi DPR menolak teori itu. Tokoh utamanya adalah Mukhamad Misbakhun. Dari Partai Golkar. Yang dulu aktivis PKS itu," tulis Dahlan.
Dugaan Motif Bisnis

Dalam tulisannya, Dahlan mengungkapkan alasan fraksi Golkar yang sudah bulat terkait usulan cetak uang ke BI. Alasan itu diungkapkan Misbakhun bahwa partainya itu punya kepedulian besar agar ekonomi Indonesia kembali pulih akibat gempuran virus Corona (COVID-19).


"Golkar sangat peduli bagaimana membangun kembali ekonomi yang hancur ini. Coba, siapa yang tidak setuju cetak uang ini. Tanya mereka, lantas apa jalan keluarnya? Nggak ada kan? Hanya utang kan. Golkar harus cari jalan keluar," ungkap Misbakhun.

Menurut Misbakhun, partainya itu sudah bertekad untuk tetap meneruskan usulan pencetakan uang. Ia pun yakin usulan dari Golkar ini punya posisi yang kuat.

"Kuat sekali. Apalagi posisi Golkar di pemerintahan sangat kuat. Ketua Umum Golkar, Ir. Airlangga Hartarto kan menjadi Menko Perekonomian," kata Misbakhun.

Baca juga: Usulan Cetak Uang Rp 600 T Ditolak, Banggar DPR Bersuara
Namun, Dahlan menuliskan bahwa Sutrisno mengingatkan skenario bisnis dibalik usulan cetak uang itu menurut keterangan Dahlan.

"Sutrisno Bachir kelihatannya cocok dengan ide cetak uang itu. Mungkin karena ia juga pengusaha sukses. Hanya ia mengingatkan jangan-jangan ada skenario bisnis di balik cetak uang itu," tulis Dahlan.

Bahkan, menurut Dahlan, Sutrisno menyinggung soal program Kartu Pra Kerja yang dinilainya juga sangat diperjuangkan Golkar agar terlaksana.

"Motornya semua ini kan Golkar. Kita semua tahu bagaimana Golkar. Coba yang di balik Kartu Prakerja itu siapa?" ujar Sutrisno.

Baca juga: Ngerinya Dampak Hiperinflasi Kalau RI Kebanyakan Cetak Uang
Kemudian, Didik juga tak henti-hentinya mengingatkan Misbakhun. Bahkan, menurut Dahlan, Didik yang semula akan pamit lebih awal tidak tega meninggalkan diskusi. Didik begitu khawatir akan risiko buruk cetak uang itu. Ia harus mengingatkannya sampai diskusi itu ditutup.

Didik pun terus meminta agar usulan ini kembali dipikirkan secara matang."Saya tidak mengatakan teori yang disampaikan Pak Misbakhun itu salah. Di sini tidak ada salah atau benar.Yang ada adalah risiko-risiko. Mana yang buruk dan mana yang lebih buruk," imbuh Didik."Pada akhirnya politik yang akan menang. Bukan teknokrat," sambung Didik.

https://m.detik.com/finance/moneter/...ang-rp-600-t/2


Bisa jadi kayak Zimbabwe
profile-picture
profile-picture
profile-picture
balineseryuu dan 57 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh buncitbubar
Halaman 1 dari 5
Gila juga Golkar..
kebayang gak lu ntar kaya Zimbahwe, mau beli gado gado sebungkus harus nenteng duit cebanan sekantong keresek.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
golkar disusupi pks emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
neyzlimit dan 17 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Truz ntar beli permen sebiji harganya Rp.1.000.000 gitu ya??
Gini bgt ya kualitas anggota Dewan..emoticon-Cape deeehh

Btw,baru tau ane kli pencetus kartu prank kerja ini golkar..emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aloha.duarr dan 11 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
golkar udah nimbun dollar dalam jumlah besar
kalo usulan cetak duit dilaksanakan, maka golkar akan menjadi partai penguasa tunggal, power nya sangat besar, bahkan bisa menganulir hasil pemilu resmi
jika cetak duit dilaksanakan, maka golkar akan memiliki uang setara dgn cadangan devisa indonesia sebelum cetak duit dilaksanakan
itu power yg sangat besar loh
bahkan rakyat sebagai pemegang hak kedaulatan, bisa dikalahkan jika seseorang memiliki uang sebesar itu
itulah agenda sebenarnya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Air.Gate dan 25 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
agen partai sapi dlm partai beringin...
emoticon-Ngakak emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kingoftki dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Gak, tolak bre, gk mau jadi zimbabwe. Se greedy inikah orng golkar?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
apollion dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
atas bawah pada gk beres emoticon-Ngakak

yang jadi kemenko ekonomi kebelet ngegabut

yang ini kebelet pamer dolar emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 7 lainnya memberi reputasi
Ketua serikat pekerja yg itu katanya jg aktiblis partai anu jg ya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
apollion dan 4 lainnya memberi reputasi
Owalah si misbakhun to
Yang mantan pks hijrah ke golkar itu kan?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
apollion dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
bisa rusak negara ini


bahaya kalo negara gak ada oposisi

cetak uang akibatnya inflasi, dolar makin melambung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
apollion dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh daroi
Lihat 2 balasan
Lebih baik menurunkan suku bunga secara bertahap.

Kurs USD sudah di kisaran 14-15ribu, cukup kuat untuk BI menurunkan suku bunga 25bps lagi.

Lagian DPR kenapa mikirnya instan begitu sih, ini pas kecilnya dicekokin mi instan melulu kali ya.

Jual surat hutang ke masyarakat sendiri saja. Jadi saat krisis, masyarakat yang mampu, meminjamkan uang ke pemerintah. Nanti bunga nya juga akan dibelanjakan atau ditabung ke bank untuk menggerakkan ekonomi.

Solusi berhutang masih lebih berotak daripada cetak uang.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 36 balasan
strategi dahlan yang jitu membuka hasil diskusi ke rakyat karena bisa jadi jika rakyat tidak tahu dan gabungan partai penguasa melalui si plongo menggolkan cetak uang ini maka yang menanggung adalah rakyat emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Klu printing money buat bansos yaiyah bakal imflasi..
Coba printing money buat bangun proyek,gw pasti dukung.
Trus yg korup tu duit langsung di tembak mati dan sita semua aset nya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
apollion dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
kwalitas anggota dhewan



sangat super sekali



ada udang di balik bakwan...



pks inside golkar


emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
apollion dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Hasil didikan pks ya gitu deh mutunya...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
apollion dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Tanyain aja ke misbakun tuh
negara mana yang pernah cetak uang sebanyak banyak nya terus negara itu langsung jadi kaya raya

anggota DPR kok begini

oalah negaraku negarakuemoticon-Gila
profile-picture
profile-picture
profile-picture
apollion dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
ini kah model bagi-bagi THR wakil rakyat YANG TERHORMAT emoticon-Hammer2 emoticon-Hammer2 emoticon-Hammer2 negara bagaikan ladang buat di rampok
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rismapengen69 dan 4 lainnya memberi reputasi
Upaya BI Bawa Rupiah Menjauh dari Rp17 Ribu/USD

Eko Nordiansyah - 06 Mei 2020 17:54 WIB

Bank Indonesia (BI) melakukan berbagai upaya dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tekanan pandemi virus korona (covid-19). Bank sentral menggelontorkan likuiditas melalui pembelian surat berharga negara (SBN) atau term repo perbankan dengan skema quantitative easing. ( bahasa kerennya cetak uang )

https://m.medcom.id/ekonomi/keuangan...-rp17-ribu-usd

Quote:
profile-picture
profile-picture
apollion dan rizaradri memberi reputasi
Lihat 6 balasan
ditengah pandemi gini, kita mesti cermat membaca situasi...termasuk RUU apa aja yang akan di golkan di senayan...jgn sampe model2 RUU KPK kemarin lolos lagi..krn kepentingannya besar disitu.

pejabat sini itu beda, mau ada bencana kek, ga ada bencana kek kalo ada peluang garong duit APBN/APBD pasti digas, udah terbukti banyak kasus korup dana bansos, yg paling kenceng terakhir itu shelter tsunami di banten.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
apollion dan 4 lainnya memberi reputasi
jadi intinya, golkar disusupi pks? apa gimana? emoticon-Bingung (S)
profile-picture
profile-picture
apollion dan rizaradri memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Halaman 1 dari 5


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di