CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pandemi, Bahaya Pelonggaran aktifitas Warga Di Bawah Usia 45 Tahun
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eba1e84a2d19505b6170acb/pandemi-bahaya-pelonggaran-aktifitas-warga-di-bawah-usia-45-tahun

Pandemi, Bahaya Pelonggaran aktifitas Warga Di Bawah Usia 45 Tahun

Pandemi, Bahaya Pelonggaran aktifitas Warga Di Bawah Usia 45 Tahun

Jakarta, CNN Indonesia ‐‐ Pemerintah belum layak mengizinkan warga usia di bawah 45 tahun kembali bekerja di tengah pandemi virus corona. Penilaian ini diungkapkan oleh sejumlah dokter bertolok pada angka kasus pasien Covid-19 di Indonesia.

Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Profesor Zubairi Djoerban beralasan, kebijaakan itu justru berpotensi membuat lebih banyak orang terinfeksi. Jika sudah begitu, bukan tak mungkin akan terjadi lonjakan kasus.

"Bahwa yang muda pun bisa terkena, sekarang kalau yang orang tua itu gawat karena saluran pernapasan, maka kalau yang muda itu kena stroke. Jadi tidak terlalu tepat juga. Bahwa yang muda jarang bisa kena, benar. Tapi tetap masih bisa kena," tutur Zubairi kepada CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon, Selasa (12/5).

"Itu yang saya khawatirkan, akan terjadi lonjakan kasus," ucap dia lagi.

Zubairi menerangkan, kasus di beberapa negara telah menunjukkan, kelompok muda memang memiliki daya tahan tubuh lebih kuat tapi bukan berarti kebal dari infeksi. Jika infeksi Covid-19 pada orang tua berisiko menyerang saluran pernapasan, pada kelompok muda kecenderungannya mengarah ke stroke.

"Lalu kalau yang muda boleh keluar kemudian dia tertular, itu nanti ada dua; yang memang gejalanya rendah atau tanpa gejala dan kemudian menjadi silent carrier. Dia kalau membawa [virus corona] itu ke rumah, bisa membahayakan orang di rumahnya," jelas Zubairi.

Serupa diungkapkan Sekretaris Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Paru Indonesia (PDPI), Erlang Samoedro. Ia memperkirakan kasus akan naik jika pemerintah berkeras memperbolehkan warga di bawah usia 45 tahun kembali bekerja.

"Saat ini memang jumlah kasus atau pertambahan kasus mulai menurun, tapi dengan pelonggaran seperti ini ditakutkan kasus akan meningkat," kata dokter Erlang kepada CNNIndonesia.com.

"Karena kita masih terkendala dengan pemeriksaan PCR yang lama, sehingga yang ditakutkan kasus yang menurun mungkin karena memang periksa PCR-nya yang kurang," ungkap dia lagi.

Kendati khawatir akan ada peningkatan kasus. Erlang belum bisa mengaitkan kebijakan ini dengan peluang terjadinya herd immunity.

"Nggak tahu, tapi justru dengan meningkatnya kasus akan semakin banyak korban," kata Erlang.

Herd immunity atau kekebalan kelompok, merupakan bentuk perlindungan tidak langsung dari penyakit menular. Tapi kondisi herd immunity baru bisa dicapai ketika sebagian besar populasi kebal terhadap infeksi sehingga penyebaran penyakit bisa dihentikan.

Kekebalan bisa didapat dari vaksinasi atau orang tersebut sudah pernah terpapar infeksi. Dalam kasus corona, karena belum ada vaksin maka herd immunity bisa dicapai ketika sebagian besar orang terinfeksi.

Zubairi pun demikian. Ia enggan mengaitkan dengan herd immunity. Namun yang jelas kata dia pilihan melonggarkan pembatasan aktivitas akan membahayakan dan membuat lebih banyak orang terinfeksi.

"Kalaupun memang mau demikian, ya pengawasannya harus ketat. Kalau mau diterapkan, harus ada evaluasi yang cepat setelah diterapkan apakah kasus meningkat, kalau kasus meningkat ya harus segera dibatalkan," Zubairi menegaskan.

Baik Erlang maupun Zubairi sama-sama merekomendasikan agar pelonggaran aktivitas ketika kurva kasus betul-betul melandai. Dan pemantauan itu dibuktikan dengan pemeriksaan PCR secara massif.

Atau setidak-tidaknya, menurut Zubairi, pelonggaran pembatasan aktivitas baru bisa ditermpuh setelah melewati masa puncak pandemi.

"Kalau belum lewat puncak, jangan dulu [warga di bawah usia 45 tahun diizinkan keluar atau kembali bekerja]. Dan menurut saya, ini belum puncak," tutur Zubairi.

Sebelumnya, pemerintah menyatakan bakal memberi kesempatan pada kelompok usia muda di bawah 45 tahun untuk tetap bekerja di tengah pandemi virus corona. Tujuannya, menurut Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo, agar pemerintah dapat menekan potensi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) warga yang terdampak corona.

Zubairi memahami kebingungan pemerintah. "Dari segi ekonomi memang tidak ada yang menginginkan ekonomi ini ambruk. Tapi di sisi lain, kalau terlalu cepat melonggarkan PSBB maka akan semakin banyak korban. Ini memang buah simalakama," kata dia lagi.

Kendati begitu, bagaimanapun pemerintah tetap harus berhati-hati dan tidak tergesa mengambil keputusan. "Jadi memang ini tidak mudah, tapi jangan buru-buru dan harus belajar dari negara lain," ucap Zubairi.

Ia pun mencontohkan kasus di Amerika yang melonjak setelah kebijakan untuk meringankan lockdown. Selain itu, terdapat pula Singapura yang mengalami gelombang kedua Covid-19. CNN

--------------------------

Fix si Jongos udh di perintah oleh Lord Luhut utk buka PSBB krn si Emput MD , si Srimul dan si Budi selalu cari celah utk stop PSBB demi kepentingan investor Lord Luhut.. Jadi apapun pendapat pakar kesehatan gak akan di denger. Toh udah 2x 💩💩💩

Btw, dokter Zubairi ini ahli penyakit dalam bukan kelas ecek2.. ane kenal beliau dari tahun 90.. jadi suara dia dianggap suara akademis kesehatan profesional..
Yang sehat Prof ! 👍
profile-picture
profile-picture
profile-picture
saeful07 dan 6 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh suparijobingung
herd immunity diem2
profile-picture
suparijobingung memberi reputasi
nih korona udah hbis y?

emoticon-Cool
Gw ceritain kasus real aja deh.. semalem gw jalan k daerah mampang prapatan.. banyak gang2 yg d tutup dg alasan lockdown/hanya penghuni yg boleh masuk (baca: penghuni bebas keluar masuk).. akhirnya gw lewat jalan sebelahnya yg ternyata tembus juga k jalan yg d lockdown tsb.. emoticon-Malu (S)

situasi d sana.. masjid/mushola nya penuh tarawih.. jalanannya penuh anak2 main.. ibu2nya pada ngumpul d pinggir jalan.. anak mudanya pada ngelilingin stop kontak listrik mabar game online.. dan 90% dari mereka gada yg pake masker.. emoticon-Malu (S)

Banyak banget daerah2 kaya gitu d jakarta.. emoticon-Malu (S)

Trus PSBB dan yg pada gegayaan lockdown2 tuh maksudnya apa ??.. apa cuma mau terima gaji/BLT/bansos tanpa perlu kerja kah ??.. emoticon-Malu (S)


emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
crot113 memberi reputasi
Diubah oleh valkyr7
Lihat 3 balasan
Salahkan pemerintahnya yg goblog !? Tegas dengan di dukung undang2 kan sdh ada !! Udh tau penghuni di gang2 jakarta govblok rata2, kalo gak govblok pasti mrk tinggal di perumahan, real estate dll. Polisi dan aparat lain gimana mau tegas, lah Juraganya aja maen dua kaki ?! Yang ada nanti mrk yg kena fitnah.. kebayang kan govblok bin bangke nya ni rezim 🖕🖕🖕
Sebenernya kalo pemerintah mau manjangin gak perlu takut yang miskin kelaparan..
Sdh sifat orang indonesia kok kalo ada bencana atau musibah saling membantu...



Orang kaya yang punya uang dan melek informasi tentu nunggu sampe ada vaksin baru beraktifitas normal.. mau bikin ekonomi jalan juga percuma siapa yang mau belanja2 di kondisi kaya gini..
Lihat 3 balasan
Joko udah putus asa itu. Gara-gara di awal nyepelein (nasi kucing, jamu empon empon, dll), terlambat bertindak dan bersiap.

Terus saat disarankan lockdown jakarta oleh Jusuf Kalla & Pakar medis, ngotot gak ma(mp)u.

Ini akibatnya kalau pemimpin wawasannya kurang, bersikap anti-sains, dan diperparah dengan politik dagang sapi. Walhasil yang ditunjuk dan didengarkan adalah orang-orang gak kompeten di sekelilingnya.

Pasrah aja deh sekarang. Buzzerp kayaknya sudah dikerahkan utk giring opini melalui narasi "korona tidak berbahaya", "tbc lebih mematikan dari korona", dll.

Kalau pandemi lewat, gue dukung IDI atau masyarakat sipil gugat pemerintah karena abai di awal emoticon-Big Grin
Psbb nya dicabut woi! emoticon-Mad

Emil mana emil!? emoticon-Mad (S)






















































emoticon-Bata (S)emoticon-Bata (S)emoticon-Bata (S)
Ayo, kita mulai kuat kuatan untuk seleksi alam,

Kita bikin macam sperma lagi

Dunia milik yang terkuat, tercepat, teradaptif.....

Daripada susah diatur, membahayakan kas


emoticon-Traveller

Quote:

Ayooo selamatkan Ekonomi emoticon-Belgia emoticon-Perancis
Selamatkan Rakyat itu urusan nomer sekian emoticon-Malu emoticon-Wakaka emoticon-Ngakak emoticon-Wkwkwk

"Kalo Ekonomi ngga diselamatkan, nanti ngga Meroket.
Kalo Ekonomi ngga Meroket, malu laaah gue ditagih janji sama Rakyat
"
emoticon-Malu emoticon-Leh Uga


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di