CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Menaker : Pengusaha yang Tak Bayar THR Pekerja akan Dikenai Denda
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eb9d4f3f4d695335a104cd4/menaker--pengusaha-yang-tak-bayar-thr-pekerja-akan-dikenai-denda

Menaker : Pengusaha yang Tak Bayar THR Pekerja akan Dikenai Denda

Menaker : Pengusaha yang Tak Bayar THR Pekerja akan Dikenai Denda

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah mengimbau pengusaha untuk membayar THR pekerja paling lambat 7 hari sebelum hari raya. Pengusaha yang terlambat membayar THR kepada pekerja/buruh akan dikenai denda, sedangkan pengusaha yang tidak membayar THR dapat dikenai sanksi administratif hingga penghentian sebagian usaha.

“THR Keagamaan merupakan pendapatan non upah yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja/buruh, paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan,” katanya, saat berkoordinasi dengan Kepala Disnaker Se-Indonesia melalui sambungan video di Jakarta, hari Senin (11/5).



THR keagamaan diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan. Permenaker tersebut merupakan aturan turunan dari Peraturan Pemerintah RI Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.



“Pengusaha yang terlambat membayar THR Keagamaan kepada pekerja/buruh dikenai denda, sedangkan pengusaha yang tidak membayar THR dapat dikenai sanksi administratif hingga penghentian sebagian usaha,” jelas Ida.



Sebelumnya, Kemnaker juga telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor: M/6/HI.00.01/V/2020 tentang Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan Tahun 2020 di Perusahaan Dalam Masa Pandemi Covid-19 (selanjutnya disebut SE THR).



Melalui SE ini, para gubernur seluruh Indonesia diminta untuk memastikan perusahaan membayar THR Keagamaan kepada pekerja/buruh sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.



“Semangat surat edaran ini memang mendorong dialog untuk mencapai kesepakatan antara pengusaha dan pekerja. Bila ada pengusaha yang tak mampu membayar THR, tidak menghilangkan kewajiban pengusaha untuk membayar THR Keagamaan,” ujar Menaker.



Pengusaha yang terlambat membayar THR Keagamaan kepada pekerja/buruh dikenai denda sebesar 5 persen. Denda ini dikelola dan dipergunakan untuk kesejahteraan pekerja/buruh, serta tidak menghilangkan kewajiban pengusaha untuk tetap membayar THR Keagamaan kepada pekerja/buruh.


Jika perusahaan tidak mampu membayar THR pada waktu yang ditentukan, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, hendaknyamelakukan proses dialog antara pengusaha dan pekerja/buruh.



sumber: http://www.wartaregional.com/2020/05/11/menaker-pengusaha-yang-tak-bayar-thr-pekerja-akan-dikenai-denda/
profile-picture
profile-picture
profile-picture
saeful07 dan 15 lainnya memberi reputasi
Udh jatuh ketimpa tangga kena ambrukan genteng terus sampe dibawah dipalakin negara.

Ga lama ancur dah ekonomi dimari, pengusaha ogah invest.

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
liee dan 3 lainnya memberi reputasi
yg milih mentrinya siapa kan kemarin udah dibilang salah pilih sengsara bertahun2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
liee dan 2 lainnya memberi reputasi
Mentri Goblok, cuma cari MUKA doang tp gak mikirin Pelaku Usaha bisa Mati beneran kalo diginiin. Udah gak dpt penghasilan, gak dpt bantuan, eh disuruh Bayar Gaji Buta lagi,.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
liee dan 3 lainnya memberi reputasi
another menteri bapuk
profile-picture
profile-picture
liee dan bilikikik memberi reputasi
namanya juga himbauan
profile-picture
profile-picture
liee dan bilikikik memberi reputasi
Semoga perusahaan pada mampu bertahan hidup .... emoticon-Hansip
profile-picture
liee memberi reputasi
Ah masa sich dikenai denda?

Solusinya lucu juga yach : Jika perusahaan tidak mampu membayar THR pada waktu yang ditentukan, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, hendaknyamelakukan proses dialog antara pengusaha dan pekerja/buruh.

Paling nanti banyak Pengusaha yang melakukan dialog dengan Para Pekerjanya, kemudian THR nya dicairkan ketika Kondisi Finansial Perusahaan tersebut sudah membaik. Dan dengan demikian Perusahaan tersebut ngga kena denda dech? emoticon-Ultah emoticon-Selamat

Tapi tumben, Pengusaha pada anteng.
Biasanya pada protes kayak gini : Dalam Kondisi Ekonomi Lesu seperti ini Pemerintah menuntut Kami (Para Pengusaha) untuk membayarkan THR. Lalu kompensasi apa yang Pemerintah lakukan kepada kami Perusahaan Kami?
profile-picture
liee memberi reputasi
salah satu alasan, kenapa ane gak punya nyali utk wirausaha

mending karyawan emoticon-Big Grin
profile-picture
liee memberi reputasi
Diubah oleh kureno23q
Terawan : Badut emoticon-Big Grin
Fathurozzi : Condong membela Kadrun emoticon-Embarrassment
Yai Maruf : Sibuk ngeluarin fatwa dan himbauan emoticon-Ngakak (S)
Budi Karya : Menganulir kebijakan Mukidi tentang mudik emoticon-Ngakak (S)
Opung : Our Lord emoticon-Cool
Mentri Sosial : Data Bansos amburadul emoticon-Ngakak (S)
Mentri Pertanian : Jualan obat emoticon-Ngakak (S). Harusnya ngurusin ketahanan pangan malah jadi sales obat emoticon-Ngakak (S)
Sri Mulyani : Nambah utang lagi emoticon-Ngakak (S)
Mahfud Md : Joged Corona emoticon-Ngakak (S) Ingin relaksasi PSBB padahal kurva saja belum turun emoticon-Ngakak (S)
Ida Fauziah : Malak pengusaha. THR kudu cair emoticon-Ngakak (S)

See. Itulah performa mentri Mukidi selama Pandemi ini berlangsung emoticon-Big Grin

Pathetic, eh ? emoticon-Big Grin

Milih badut untuk ngurus negara. Ga heran pemerintah kacau balau dalam menangani pandemi ini emoticon-Embarrassment
profile-picture
profile-picture
Verial dan liee memberi reputasi
Kalau dendanya gak segede THR gak apalah.
profile-picture
liee memberi reputasi
Ngeri ngeri sedap neh Pengusaha
profile-picture
ushirota memberi reputasi
THR adalah pendapatan non-upah yang harus diberi pengusaha kepada pekerja. ini sesuai dengan ketentuan PP 78/2015 tentang Pengupahan.
Pemerintah akan mendenda pengusaha yang terlambat membayar THR kepada pekerja/buruh.


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di