CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Dedi Mulyadi: Hentikan PSBB Ini Karena Sudah Tidak Efektif Lagi!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eb936c87e3a725fee5e09c1/dedi-mulyadi-hentikan-psbb-ini-karena-sudah-tidak-efektif-lagi

Dedi Mulyadi: Hentikan PSBB Ini Karena Sudah Tidak Efektif Lagi!

Anggota DPR RI Dedi Mulyadi menyampaikan agar penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah daerah dihentikan. Hal ini mesti dilakukan karena PSBB dinilai sudah tidak efektif.

Dedi Mulyadi: Hentikan PSBB Ini Karena Sudah Tidak Efektif Lagi!

"Saya mengusulkan PSBB diganti dengan karantina komunal berbasis RW dan desa," katanya dalam sambungan telepon dari Karawang, Ahad (10/5/2020).

Ia mengatakan melalui karantina komunal, di setiap desa mulai tingkat RW disediakan tempat karantina, pos penjagaan, alat pelindung diri, ambulans dan alat pengukur suhu tubuh. Bahkan disarankan agar tes swab dilakukan di tingkat RW.

Dengan karantina komunal itu, setiap pengurus RW menutup sendiri daerahnya masing-masing sehingga saat ada orang yang masuk ke kampungnya diperiksa terlebih dahulu. Menurut dia, masyarakat desa dikenal mandiri dan mereka bisa menjaga kampungnya sendiri, membangun jalan sendiri, membangun pos ronda sendiri, dan bahkan bisa membuat sistem sendiri.

Konsep karantina komunal tersebut kini tengah dilaksanakan di Purwakarta. Dedi menyatakan kalau karantina komunal itu bisa jauh lebih efektif dibandingkan dengan PSBB yang kini diterapkan di sejumlah kabupaten/kota di tanah air.

Legislator dari Partai Golkar ini mengatakan PSBB kini sudah tidak efektif karena beberapa hal. Di antaranya, ada kebijakan pemerintah pusat yang melonggarkan transportasi.

Pelonggaran transportasi membuat interaksi orang semakin tinggi dan banyak. PSBB bertujuan menekan jumlah orang berinterkasi baik antar-individu maupun antar-wilayah.

Namun, lalu lintas mobil tetap bisa lolos pos pemeriksaan di tengah PSBB. Penjagaan ketat hanya dilakukan pada jam-jam tertentu.

Ia juga menyampaikan kalau PSBB tidak efektif karena aturannya terlalu panjang dan lama, sehingga berdampak pada ekonomi dan sosial masyarakat. Di sisi lain, ada kebijakan yang berbenturan, yakni PSBB dan kelonggaran transportasi.

Kondisi itu membuat masyarakat bingung. "Sektor ekonomi jadi terhenti kalau kebijakan PSBB terlalu lama," kata Dedi.

Mantan bupati Purwakarta ini juga mengatakan kebijakan PSBB tidak sepenuhnya ditaati masyarakat. Seperti satu toko buka, tetapi toko lain tutup. Orang berkerumun di satu toko yang buka, dan itu tidak ada artinya PSBB untuk menekan interaksi manusia.

Alasan lain PSBB sudah tidak efektif adalah kebijakan itu malah memicu problem sosial akibat bantuan dampak corona yang tak merata dan salah sasaran. "Daripada tidak jelas, ya sudah hentikan saja PSBB, karena membingungkan masyarakat oleh regulasi yang aneh-aneh," kata Dedi.

Dampak lain dari PSBB adalah membuat aparat jenuh saat menjaga pos pemeriksaan, sehingga mudah emosi ketika menghadapi masyarakat yang bandel. Tapi sisi lain, masyarakat juga mulai jenuh karena tak bebas berpergian.

SUMBER
profile-picture
profile-picture
profile-picture
saeful07 dan 48 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 4
Setuju, kita lihat siapa yg bisa bertahan hidupemoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
supersignalgsm dan 8 lainnya memberi reputasi
Ntar nambah lagi klaster klaster baru ribut lg lu dhewan guoblokkemoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
supersignalgsm dan 4 lainnya memberi reputasi
Dedi Mulyadi: Hentikan PSBB Ini Karena Sudah Tidak Efektif Lagi!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
albi00 dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
nanggung makan orang aja ogah, ngarepin ngatur orang pada nurut

orang nekat tetep keluar, ya karena cari duit. buat makan. bayar tagihan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
entop dan 10 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh kureno23q
Rakyat kaya dibuat mainan ya kalo kaya gini emoticon-Matabelo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
entop dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Keknya mmg ga efektif selebihnya Nganu aku ndak tau emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
entop dan 6 lainnya memberi reputasi
emng mesti tutup jalan, tutup tol klo mau tertib, silahkan khusus logistik dibebaskan emoticon-Stick Out Tongue
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mmdainuddin dan 2 lainnya memberi reputasi
Kan uda gw bilang dari awal ini memang hanya PEMBATASAN SOSIAL BOHONG BOHONGAN....

Hanya himbauan tokai tanpa sanksi pidana

Sampai saat ini pun gw masih ga ngerti kenapa pemerintah pusat ogah terapkan sanksi pidana....


Bener bener sampah emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mortyvur dan 9 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
intinya salah jokowi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
entop dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
kembali ke diri masing2 aja buat sadar diri untuk menjaga kesehatan nya...
terlalu banyak wacana.yg ada malah debat kusir..
sedangkan rakyat sendiri butuh makan..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
entop dan 6 lainnya memberi reputasi
PSBB di indo cma sekedar formalitas biar gk malu2in di liat negera lain emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
entop dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Kl yg ini gw setuju psbb sekarang kayak cm lips sevice biar keliatan pemerintah ada kerja padahal lapangan ancur... Yg ngancurin siapa? Ya pemerintah pusat sendiri yg bikin peraturan mencla mencle.....
pSBB gaka da fungsi cm slongan aja.... Tu liat masjid dijakarta kembali jadi kloster penyebaran virus corona lg
profile-picture
profile-picture
profile-picture
entop dan 8 lainnya memberi reputasi
Quote:


hanya kota2 tertentu yg ada PSBB jangan dijustify indon donk nyet..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
entop dan 2 lainnya memberi reputasi
survival of the fittest emang tujuan akhirnya

makanya siapin diri sendiri, makan yang banyak + vitamin yang komplit.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
entop dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
kalo tau gak efektif, anggota dpr, dprd, mpr n stafnya sama pns coba potong langsung gajinya dari bendahara buat rakyat

untuk penyaluran, tinggal tanya ke kantor pajak, perusahaan yg bayar pph 21 turun dari bulan sebelumnya mana aja
nah mintain deh tuh no rekening karyawan ke kantornya

rakyat masih keluar kan karena emang gak ada duit
listrik, pdam masih di tagih
padahal gak kerja karena di larang keluar
terus mau bayar pake apa?

mikir woy
di gaji pake pajak rakyat aja sok2an
profile-picture
profile-picture
profile-picture
entop dan 7 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh chisaa
Lihat 1 balasan
Quote:


Gak bisa baca ? Kn ane bilang PSBB di indo. Emg ada ane bilang semua kota di indo nerapin PSBB ? Otak di dengkul yah gini emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
entop dan 2 lainnya memberi reputasi
daerah ane malah rw & teman"nya dominoan setiap malam ngumpul" emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
entop dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
emang g efektif karna sudah telat
harusnya itu diawal ngelakuin lockdown


emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
entop dan 5 lainnya memberi reputasi
Msh beruntung katanya emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
entop dan 2 lainnya memberi reputasi
Hahaha
Saya setuju psbb dilonggarkan demi ekonomi yg lebih aktif.
Karantina komunal RT/RW??
Ngomong apa sih lo?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
entop dan 3 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di