CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kisah Keluarga Herman Felani Bertahan Hidup Tanpa Bantuan di Tengah Pandemi
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eb80ffa5cf6c42359487b89/kisah-keluarga-herman-felani-bertahan-hidup-tanpa-bantuan-di-tengah-pandemi

Kisah Keluarga Herman Felani Bertahan Hidup Tanpa Bantuan di Tengah Pandemi

Kisah Keluarga Herman Felani Bertahan Hidup Tanpa Bantuan di Tengah Pandemi

Berita TerkiniKisah miris di saat pandemi Virus Corona dialami keluarga Herman Felani (35) dan Maiyah (30). Lantaran, putri pertama mereka, Noviyanti (11) menderita kelumpuhan sejak usia 4 bulan. Maiyah menuturkan, ketika berusia empat bulan, anaknya mengalami kejang-kejang dan sempat dirawat selama empat hari di RSUD Serang.

"Ya orang lagi pas umuran jalan 4 bulan langsung dibawa ke rumah sakit Serang, terus di rontgen, tapi hasilnya bagus. Diperiksa sama dokter, katanya enggak ada penyakitnya. Empat hari di RS. Keluhannya setip (kejang), tapi stip dingin. Kakau badannya panas, enggak setip. Kalau habis bangun tidur itu stip terus," kata Maiyah, ditemui dirumahnya, Sabtu (09/05/2020).

Saat mendatangi rumahnya di RT 04/RW 01 Kampung Kramat Tegal, Desa/Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang terlihat kondisi yang mengenaskan. Lantaran, mereka masih menumpang di tanah negara.

Kondisi bangunan pun seadanya, setengah luas lantai rumahnya masih berupa plester semen. Sedangkan, dindingnya terbuat dari triplek yang dicat dan atap rumahnya dari asbes.

Baca Juga : 
Innalillahi, Mantan Panglima TNI Djoko Santoso Meninggal Dunia


Maiyah bercerita, suaminya bekerja sebagai petugas keamanan di daerah Bojonegara, Kabupaten Serang, Banten. Gajinya hanya Rp 3 juta per bulan yang digunakan untuk memenuhi kehidupan suami, istri dan tiga anaknya.

Saat pandemi Covid-19, keluarga tersebut mengaku belum mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah, baik Pemkab Serang maupun Pemprov Banten.

"Enggak ada bantuan (dari pemerintah), ada geh tahun 2012, dapat bantuan Rp 2 juta, katanya setahun satu kali, cuma sekali itu dapat bantuannya. Belum ada yang ngasih bantuan, PKH, Jamsosratu, enggak ada bantuan, baru ini dapat bantuan," katanya.

Sedangkan untuk makan sehari-hari, Maiyah terpaksa berutang dulu ke warung. Kemudian saat suaminya gajian, maka dibayar hutang tersebut. Namun pendapatannya harus dibagi untuk ongkos kerja sang suami yang jauh dari rumah.

"Untuk makan ngambil dan kebutuhan sehari-hari ngambil dulu di warung, nanti gajian baru bayar. Tanahnya punya negara, cuma ngebangun materialnya aja. Kalau digusur enggak tahu tinggal dimana lagi, kalau dulu ngontrak," jelasnya.

Sumber : https://www.forumindonesia24.com/202...-bertahan.html
profile-picture
profile-picture
profile-picture
zafinsyurga dan 21 lainnya memberi reputasi
Kisah Keluarga Herman Felani Bertahan Hidup Tanpa Bantuan di Tengah Pandemi

gw kira yg onoh emoticon-Belo
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan entop memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Rp 3.000.000 sebulan,, hhmmm...
profile-picture
entop memberi reputasi
3jt sebulan belum cukup?

coba dibabarin pengeluarannya apa aja
profile-picture
entop memberi reputasi
ane pernah tgl di sana jg.. kontrakkan 500rb itu uda bagus bgt... makan sekali 10rban... masa ga cukup 3jt?
3jt 3 anak, hm tipikal kont0l kadrun emoticon-Big Grin
profile-picture
uclim.uclim memberi reputasi
sudah gw duga pasti judulnya doang
3 juta mah cukup lah. jangan ngeluh. istri harus aktif cari tambahan. anak sekolah sd negeri. ga banyak ngeluarin biaya.
gak cukup kan karena anaknya sakit
kalo sehat sih kayaknya cukup
profile-picture
kingoftki memberi reputasi
3 anak ? Lah yg dipikir cuma selangkangan ?
3juta cukup buat bujangan emoticon-Big Grin klo buat berkeluarga ya kurang bahagia emoticon-Big Grin
3 juta 3 anak... kalo dikasih lebih 5 juta anaknya ntar ikutan nambah jg ga jd 5?


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di