CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Polemik Bansos Pusat-Pemprov, PAN DKI: Sri Mulyani Kaget dan Pusing
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eb7595765b24d511b4d652a/polemik-bansos-pusat-pemprov-pan-dki-sri-mulyani-kaget-dan-pusing

Polemik Bansos Pusat-Pemprov, PAN DKI: Sri Mulyani Kaget dan Pusing

Polemik Bansos Pusat-Pemprov, PAN DKI: Sri Mulyani Kaget dan Pusing
Foto: Ilustrasi (Pradita Utama/detikcom)

Jakarta - Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta mengaku dapat memahami mengapa Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak memiliki anggaran untuk bantuan sosial (bansos). PAN menilai Sri Mulyani kaget dan pusing soal dana bagi hasil.

"Kami bisa memahami kenapa Menkeu seperti itu, mungkin Bu Sri kaget dan pusing ketika Pak Anies menagih dana bagi hasil sekitar Rp 5,1 T. Pusing karena sumber penerimaan pemerintah pusat realisasinya menurun. Kaget karena Pak Anies secara terbuka menanyakan dana bagi hasil pada saat teleconference dengan wapres," kata Sekretaris Fraksi PAN DPRD DKI, Oman Rahman Rakinda, kepada wartawan, Sabtu (9/5/2020).

Oman menilai salah besar bila Pemprov DKI tak dapat memberi bansos kepada jutaan warga Jakarta. Dia mengatakan Pemprov DKI sudah menyiapkan dana sekian triliun untuk bansos warga.

"Kalau Bu Menkeu Sri Mulyani mempersoalkan bansos DKI dan katanya, Pemprov DKI nggak punya dana, nggak sanggup berikan bantuan untuk 1,1 juta warga terdampak COVID-19. Ini salah besar karena Pemprov Insyaallah sudah menyiapkan dana Bansos sebesar Rp 5 T," ujar Oman.

"Kesiapan dana Rp 5 T untuk bansos sudah juga disampaikan ke DPRD dan kami Fraksi PAN sangat mendukung untuk disiapkan sebaik baiknya untuk membantu masyarakat yang terdampak COVID-19 di Jakarta," tambahnya.

Oman pun sepakat dengan Anies bahwa bansos diberikan ke warga DKI sebelum PSBB. Namun, Oman menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat dengan Pemprov DKI.

"Pantauan kami di lapangan memang betul bila dikatakan bantuan pangan yang disiapkan Pemprov DKI malah dimulai sebelum PSBB. Di beberapa titik, contohnya di Marunda sejak tanggal 8 April 2020 sudah dilakukan pembagian pangan murah. Tapi sudahlah kami Fraksi PAN menghimbau baiknya Pemprov DKI dan Pemerintah Pusat berkolaborasi memerangi COVID-19 menyiapakan layanan medis terbaik dan memberi bantuan kepada masyarakat terdampak," imbuhnya.

Dalam rapat kerja (raker) Komisi XI DPR dengan Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, dan Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah, Rabu (6/5), Sri Mulyani mengaku mendapat informasi Pemprov DKI Jakarta yang dipimpin Gubernur Anies Baswedan tidak mampu memenuhi bansos untuk warganya dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy.

"Kami dapat laporan dari Menko PMK, ternyata DKI yang tadinya cover 1,1 juta warganya, mereka tidak punya anggaran dan minta Pempus yang covering terhadap 1,1 juta," kata Sri Mulyani.

"Jadi tadinya 1,1 juta adalah DKI dan sisanya 3,6 juta pemerintah pusat, sekarang semuanya diminta cover oleh pemerintah pusat," tambahnya.

Sementara, Pemprov DKI Jakarta menyatakan pihaknya telah mendistribusikan bantuan sosial sebelum penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). PSBB di Jakarta sudah diterapkan sejak pertengahan April lalu.

"Kami sudah menerapkan pembatasan itu sebelumnya dan rakyat akan kesulitan pangan jika belum ada bansos pangan sejak PSBB diberlakukan. Sehingga, kami Pemprov DKI Jakarta telah membagikan bansos terlebih dulu untuk mengisi kekosongan itu," terang Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, dalam rapat lintas Pemerintah Daerah dan Kementerian terkait bansos melalui telekonferensi di Balai Kota Jakarta, Senin (4/5).

sumber
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fatqurr dan 17 lainnya memberi reputasi
oh jadi ceritanya gitu
profile-picture
bangsutankeren memberi reputasi
Pemprov DKI duitnya banyak ya akhi, buat bansos udah dianggarkan, 5 T
Tiap warga eh tiap KK dpt duit 1.5 juta, dibagiin tiap minggu emoticon-Request


Polemik Bansos Pusat-Pemprov, PAN DKI: Sri Mulyani Kaget dan Pusing

Polemik Bansos Pusat-Pemprov, PAN DKI: Sri Mulyani Kaget dan Pusing
profile-picture
bangsutankeren memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Katanya babi harom,tp kalo bela nabi anies membabi butaemoticon-Ngakak

Emang benar kata sengkuni,bubarkan pan yg sdh makin memburuk kader2nya
profile-picture
profile-picture
mahoICEheart dan bangsutankeren memberi reputasi
berpikir positif ajah lah...^^^^

uang DKI udah abis bangun LAB COVID19 rahasia....!!!!!
profile-picture
profile-picture
mahoICEheart dan bangsutankeren memberi reputasi
apa sih ini bang sat ngomong, punya duit tapi ngemis ke pusat? apa aann sih lu tot! kon tol! emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
profile-picture
mahoICEheart dan bangsutankeren memberi reputasi
Polemik Bansos Pusat-Pemprov, PAN DKI: Sri Mulyani Kaget dan Pusing
profile-picture
bangsutankeren memberi reputasi
katanya udah siapin dana 5T
tapi bansos rencana sebulan 4 kali baru dikasihin sekali 150rb
ngelawak ajah luh tong

emoticon-Wkwkwk
profile-picture
bangsutankeren memberi reputasi
Quote:


Mari kita hitung ya gan?? 5T utk 1.1 juta warga.

Artinya 1 org warga dpt 4.95 juta...

Mari kita hitung kmrn banso budget brp.. berdasarkan data yg sering dipublis total bansosnya 200rb per KK

Asumsi 1 kk 2 org saja.. artinya seorang 100 rb..

Skrg pertanyaan sederhana sisa 4.85jt per org itu kemana???

Silakan kadrun mengelap boroknya wan abud...
profile-picture
bangsutankeren memberi reputasi
Polemik Bansos Pusat-Pemprov, PAN DKI: Sri Mulyani Kaget dan Pusing
profile-picture
antiketek memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Makin pusing aja ini Srimul, RK juga minta pempus agar kasih bantuan sosial ke jabar
Lihat 1 balasan


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di