CARI
KATEGORI
KATEGORI
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eb6bc1182d495210d0b66f4/dia-atau-dia

Dia atau Dia?

DIA ATAU DIA?

Dia atau Dia?


Setelah sekian lama menjadi silent rider di SFTH, akhirnya saya memberanikan diri untuk menulis pengalaman dan kisah cinta saya di sini. Ya, thread ini berisikan petualangan romansa laki-laki yang bisa dibilang introvert emoticon-Blue Guy Peace

Sebenarnya, saya sudah banyak menulis cerita di platform lain. Namun, baru kali ini saya akan bercerita tentang diri sendiri, cukup berat mengingat saya harus kembali membuka lembaran kenangan-kenangan pahit di masa lampau.

Timeline cerita ini dimulai dari SMP, wah bocil dong? Tapi memang itu kebenarannya haha. Mungkin di awal cerita, akan banyak sekali timeskip. Selain ada yg tidak sejalan dengan benang merah, saya juga lupa-lupa ingat. Baik itu percakapannya seperti apa, ataupun kejadiannya seperti apa.

Selain mengurangi beberapa cerita, saya juga akan menambahkan bumbu-bumbu yang sebenarnya tidak ada. Baik itu dari percakapan maupun kejadiannya. Karena sekali lagi, saya lupa hahahaha. Tapi tenang saja, tambahan itu tidak akan merubah jalan cerita dan kalian mungkin tidak akan sadar jika itu hanya sebuah tambahan.

Saya akan menuliskan cerita ini dengan sudut pandang orang ke3, karena saya belum pernah membuat cerita dengan sudut pandang orang pertama. Dengan jumlah minimal 500 kata per bagian, atau mungkin kalau bisa minimal 1000 kata per bagian, kita lihat saja nanti.

The last but not least, bila ada kesamaan nama atau tempat kejadian mohon dimaafkan. Semua nama karakter sudah saya ubah 100% untuk menjaga privasi semua karakter yang ada, karena kebetulan saya belum izin kepada karakter-karakter disini. Untuk ilustrasi belum saya munculkan, silahkan berkreasi sendiri haha.

Terimakasih telah meluangkan waktunya untuk membaca cerita ini, kritik dan saran akan benar-benar saya terima dan tampung untuk memperbaiki cerita ini.

Selamat menikmati.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
abellacitra dan 15 lainnya memberi reputasi
profile-picture
Richy211 memberi reputasi
Diubah oleh aksara96
Bagian 1

Pandangan Pertama


Tidak seperti biasanya, hari ini adalah hari pertama Raka mengikuti les Bahasa Inggris sepulang sekolah. Seiring berkembangnya zaman, Bahasa Inggris memang menjadi keharusan untuk dikuasai. Bahkan Raka sudah mengikuti les sejak SD, dan kini ia kembali diwajibkan oleh orang tuanya untuk mengikuti les Bahasa Inggris setelah memasuki SMP.

Sesampainya di tempat les, Raka duduk di pekarangan depan sambil menunggu salah satu sahabatnya yang juga sama akan mengikuti les disana. Detik demi detik berlalu, akhirnya sahabatnya sampai di sana.

"Eh Ka udah lama?" tanya Azmi sembari menaruh helm disampingnya.

"Ngga ko, aku juga baru dateng. Mau langsung masuk?" jawab Raka.

"Bentar bentar, aku nungguin temen juga."

"Oh oke."

Sambil menunggu teman Azmi datang, beberapa orang asing satu-persatu mulai memasuki kelas. Mereka tidak terlalu asing, karena sebenarnya mereka adalah teman satu sekolah Raka, namun ia tidak mengenali mereka.

Tiiiinn. Suara klakson mengagetkan perbincangan mereka. Dia ternyata teman Azmi yang dibicarakan di awal. Setelah sedikit perkenalan, mereka bertiga akhirnya masuk ke kelas.
Kelasnya terbilang cukup kecil, hanya bisa menampung 10 orang. Saat masuk kelas, Raka memperhatikan beberapa orang yang sudah ada di kelas, semuanya terlihat asing. Raka, Azmi dan temannya duduk sejajar, mereka saling berhadapan dengan beberapa perempuan.

Setelah semua murid sampai, akhirnya pelajaran pun dimulai. Mereka ditugaskan untuk memperkenalkan diri dengan Bahasa Inggris sebisanya mereka. Berbeda dengan murid yang lain, Raka terlihat lebih fasih dan lancar memperkenalkan dirinya menggunakan Bahasa Inggris.

"Good job Raka, how you can speak English fluently?" tanya Miss Irma, guru les.

"Thank you Miss. I took English lesson in elementary school, and I listened to western song." jawab Raka dengan lancar.

"Oh very nice Raka. So you can help your friends here."

"Of course I will."

"Ok, so next is... Emm sorry?"

"Evi, Miss."

Saat wanita tersebut mengucapkan namanya, mata Raka langsung tertuju padanya. Dia melihat dengan jelas senyuman wanita tersebut. Raka mencoba melepaskan pandangannya pada wanita itu karena takut ada yang melihatnya memperhatikan wanita itu.
Raka adalah seorang pemuda yang pemalu. Dia tidak pernah percaya diri pada penampilannya. Dengan tubuhnya yang sangat tinggi, itu tidak dibarengi dengan berat badan yang cukup sehingga menciptakan manusia yang kurus kering. Karena itulah, Raka kali ini mengurungkan niatnya untuk mengenal Evi lebih jauh.

Hari demi hari berlalu, pelajaran yang diterima semakin kompleks. Dan hari ini adalah pelajaran tentang "Holiday", mereka dipasangkan untuk memperagakan percakapan yang biasanya dilakukan sebelum dan saat liburan. Disini Raka dipasangkan dengan Evi. Raka cukup kaget karena biasanya dia beradu cakap dengan Azmi, namun kali ini dia harus menghadapi wanita, dan dia adalah Evi.

Raka mencoba menenangkan pikirannya. Namun semakin ia mencoba menenangkan dirinya, itu malah membuat ia semakin panik. Evi memulai percakapannya.

"Honey..." Evi menatap Raka, nada-nada manja keluar dari mulutnya, seolah dia sedang berakting dan mengikuti alur cerita tersebut.

Raka yang grogi tidak bisa berkonsentrasi, ucapannya terbata-bata. Matanya tidak bisa menatap balik mata Evi, dia fokus membaca teks yang ada di buku pelajarannya.

Setelah percakapan itu selesai, Raka menghela nafas panjang. Namun tiba-tiba Miss Irma memberikan komentarnya.

"Wah keren, kayanya kalian cocok nih." ucap Miss Irma.

"Eh?" Raka kebingungan mendengar komentar Miss Irma.

Komentar tersebut diiringi cie cie oleh beberapa siswa di sana. Pipi Evi terlihat memerah karenanya, sedangkan Raka pura-pura kebingungan untuk mengatasi groginya. Meskipun teman-temannya bercanda, Raka malah semakin memikirkan hal tersebut.

Setelah insiden tersebut, Raka semakin memikirkan Evi. Karena terlalu sering, Evi bahkan sempat mampir di mimpi Raka. Namun baiknya, hubungan mereka semakin baik. Kini mereka juga berbincang di media sosial, Facebook. Bahkan Evi menjadikan Raka sebagai "ayah"nya di sana.

Setahun berlalu, hubungan mereka kini lebih intens. Mereka tidak malu lagi untuk mengobrol di tempat les ataupun di sekolah. Namun Raka masih menyimpan rasanya dalam-dalam. Dia masih belum percaya diri dan terlalu memikirkan banyak hal negatif lainnya. Karena terlalu lama menyimpan perasaannya, kini Evi berpacaran dengan teman sekelasnya.

Raka yang memang tidak bisa melangkah maju tidak bisa melakukan apapun. Meskipun seperti itu, hubungan dia dengan Evi tidak mengalami penurunan, mereka masih saling berbincang di tempat les maupun di Facebook.

Namun beberapa bulan setelah itu, sebuah pesan masuk diterima Raka. Ya, pesan itu dikirim oleh Evi. Saat membaca pesan itu Raka seperti kebingungan, dia tidak bisa langsung membalas pesan tersebut. Dia hanya bisa menghela nafas panjang.

"Raka"

"Aku"
profile-picture
Richy211 memberi reputasi
nah ini kenapa orang sukanya cocok2in dan jodoh2in yaaa 🤔. Blm tentu hatinya cocok wkwkwk
profile-picture
liee memberi reputasi


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di