CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Tips Move ON 100% Berhasil kalau serius (bagian 1)
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eb6a70dfacb954a11634722/tips-move-on-100-berhasil-kalau-serius-bagian-1

Tips Move ON 100% Berhasil kalau serius (bagian 1)

Tips Move ON 100% Berhasil kalau serius (bagian 1)

Bismillah, Assalamu'alaikum warrokhmatullohi wabarokatuh.
Hay, agan dan sist. Pastinya nggak asing dengan kata *BUCIN* kan ya? rela ngehabisin waktu untuk satu orang aja? atas dasar cinta, cielah... mambu!

Dan pada nggak sadar kalau sebenernya hal kayak gitu akan berakhir sia-sia, kecewa, dan percuma. Ya meskipun kebanyakan, nggak semua. Tapi, tetep aja gan sist, semisal waktu yang terbuang sia-sia itu untuk hal-hal yang lebih bermakna, mantap kalik ya?
------------------------- Intro -------------------------
Pantun lama berbunyi, tak kenal maka tak sayang (tahu namanya). Perkenalkan, nama saya putra melankolis suatu hal yang sangat kental dari diri saya. Memakai nama ini semata-mata untuk menghindari yang tidak-tidak, hehe.
Syukur alhamdulillah, kali ini saya akan berbagi tips yang pastinya kalian butuhkan (bagi yang pernah jadi bucin). Semoga tulisan saya yang belepotan membawa asbab kebaikan dan perubahan, aamiin ya robbal 'alamin. CEKIDOT!

Ikhlas
Untuk agan dan sist, saya punya cerita mengenai ikhlas. Maaf jika cerita ini terkesan true story dan curahan hati (curhat). Kisahnya seperti ini :

Sebelum saya berhasil menangkap berkah bernama hidayah. Saya pernah mengalami depresi selama -+ 4 bulan. Depresi ya, bukan gila. Saya kala itu masih bisa membedakan mana yang asin dan mana yang manis.

Saya mengidap depresi diduga karena putus cinta. Sebentar, stop dulu menghujatnya. Apaan dih, laki-laki kok menye-menye? maaf sebelumnya, riset mengatakan seorang manusia yang sudah pandai pun mengenal cinta dan rela menjadi budak cinta, serta jauh dari Allah swt, semua mulai dari nol isi pikirannya. Oke, lanjut.

Depresi muncul karena harapan tak sesuai rencana. Maksud saya mengucap putus padanya waktu itu baik sebetulnya, hanya saja saya terlalu berharap pada manusia. Tahu kan teman-teman apa akibatnya? yap, kecewa.

Malam hari di sebuah teras rumah, tempat favorit kami berdua, berdua-duaan. Suasanya hangat kental dengan romansa cinta, tiba tiba...

"Kita kayaknya udahan aja deh." ucapku dengan suara agak ragu.
"Kenapa? kita kan baik-baik aja selama ini." jawabnya dengan nada tak terima.
"Stop, kita nggak baik-baik aja kalau dihantui dengan dosa-dosa." tegasku.
"Aku pengen kita komitmen saling mendekat kepada-Nya, saling memperbaiki segala khilaf, dan jangan sekali-kali mengulangi." lanjutku dengan cepat.
"Tapi kan.." sela dia.
"Tidak ada tapi jika Allah yang perintah." sahutku dengan cepat.

Sebenarnya ada titik di mana saya sangat cemburu akhir-akhir itu, ya bagimana udah ada saya kok malah dekat dengan yang lainnya, ya dasar aneh manusia. Alih-alih supaya ketika kami saling fokus memperbaiki, tidak akan ada hal-hal yang saya khawatirkan baik tentang saya dia kita. Setelah 1 minggu berjalan, takdir Tuhan memang tidak sejalan.

Dan titik terangnya adalah berhenti berharap lebih kepada manusia. Saya ikrarkan pada diri, "Bismillah, saya akan betul-betul hijrah. Kalau pun dia belum bisa sejalan itu masih musibah dan kalau dia bisa beriringan itu berarti hadiah ya Allah, aamiin."

Sekian dan terima kasih. Tak ada pembuka sekaligus penutup paling indah selain salam,
Wassalamu'alaikum warrokhmatullohi wabarokatuh.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
abellacitra dan 16 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh putramelankolis
Bismillah, Assalamu'alaikum warrokhmatullohi wabarokatuh.
profile-picture
qoni77 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Adakah yang senasib?
profile-picture
qoni77 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Atau ada yang lebih parah dari saya, gan sist?
kalau boleh saran ini masuk forum inspirasi ya, Gan😊
profile-picture
putramelankolis memberi reputasi
Lihat 1 balasan


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di