CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Mahasiswa RI Penerima Beasiswa Australia Dituduh Lecehkan 30 Perempuan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eb67284337f93632e325a92/mahasiswa-ri-penerima-beasiswa-australia-dituduh-lecehkan-30-perempuan

Mahasiswa RI Penerima Beasiswa Australia Dituduh Lecehkan 30 Perempuan

Mahasiswa RI Penerima Beasiswa Australia Dituduh Lecehkan 30 Perempuan

Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta sedang menyelidiki dugaan pelecehan seksual yang dilakukan alumninya, yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Melbourne dengan beasiswa dari Pemerintah Australia.

Keypoints IM
Lembaga Bantuan Hukum di Yogyakarta mengatakan telah menerima pengaduan dari setidaknya 30 wanita terkait dengan mahasiswa Universitas Melbourne.

Mahasiswa Universitas Melbourne tersebut menyangkal semua tuduhan pelecehan seksual.

DFAT mengatakan pihaknya mengetahui dugaan pelanggaran seksual terhadap seorang penerima beasiswa Australia Awards.

Dalam pernyataannya terbukanya (02/05), UII telah membentuk tim pencari fakta untuk merespons dugaan tersebut, dan melibatkan LKBH Fakultas Hukum UII untuk memfasilitasi korban dan penyintas yang berkeinginan menempuh jalur hukum.

Tertulis pula di sana bahwa saat ini universitas tersebut telah berkomunikasi dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta, yang dalam jumpa pers online pada Senin (04/05) lalu mengatakan setidaknya ada 30 perempuan yang sudah melaporkan dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang mahasiswa.

Dalam rilis tersebut, UII merujuk mahasiswa tersebut dengan sebutan "IM", namun LBH Yogyakarta dalam jumpa persnya menyebutkan nama Ibrahim Malik dan identitasnya sebagai mahasiswa di University of Melbourne serta penerima beasiswa "Australia Award Scholarship".

Australia Award adalah program beasiswa yang diberikan oleh Pemerintah Australia, melalui Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT), dan membuka kesempatan bagi mahasiswa dari negara berkembang untuk belajar di Australia.

Kepada ABC, juru bicara DFAT mengatakan pihaknya sudah mengetahui tentang dugaan pelecehan seksual terhadap penerima beasiswanya, dan mengatakan bahwa proses investigasi sedang dilakukan oleh universitas tempat mahasiswa tersebut menuntut ilmu.

Mahasiswa RI Penerima Beasiswa Australia Dituduh Lecehkan 30 Perempuan

Mewakili LBH Yogyakarta, dalam jumpa pers tersebut, Meila Nurul Fajriah mengatakan bahwa lembaganya menerima laporan pelecehan seksual oleh Ibrahim yang terjadi di tahun 2016.

Dugaan tersebut, menurut pernyataan Meila, terjadi di Indonesia dan Australia.

Selain sebagai mahasiswa, Ibrahim dikenal sebagai "ustaz" dan "pembicara motivator" di kalangan anak muda.

Juga disampaikan dalam jumpa pers tersebut, bahwa Ibrahim diduga menghubungi para perempuan pelapor melalui pesan Instagram, WhatsApp, telepon langsung, dan panggilan video.

"Kami merasa senang ketika pertama kali diundang untuk berkomunikasi dengan Ibrahim, karena dia memberikan banyak pesan motivasi, seperti bagaimana caranya mendapatkan beasiswa dan sering menghadiri konferensi di luar negeri," ujar Melia membacakan sejumlah kesaksian dari pelapor.

"Ada juga kejadian saat penyintas menerima panggilan video, langsung dihadapkan pada keadaan di mana Ibrahim Malik sedang menggoyang-goyangkan alat kelaminnya," ujar Meila membacakan isi salah satu laporan.

LBH Yogyakarta menyatakan Ibrahim Malik diduga menghubungi beberapa perempuan melalui telepon seluler.

Kepada ABC, Ibrahim membantah semua dugaan pelecehan seksual yang terhadap dirinya.

Menanggapi pernyataan Universitas Islam Indonesia yang akan membentuk tim pencari fakta, Ibrahim mengatakan siap dan akan kooperatif.

"Saya hormati ya, itu kan hak prerogatif kampus, tapi sampai sekarang kan semua itu masih dugaan. Artinya saya juga masih bingung kenapa saya disuruh harus meminta maaf," kata dia.

Tuduhan pelecehan di Melbourne

Mahasiswa RI Penerima Beasiswa Australia Dituduh Lecehkan 30 Perempuan

Para perempuan ini berstatus mahasiswi di Melbourne saat dugaan pelecehan seksual terjadi.

Kepada ABC, ada dua orang perempuan yang menceritakan dugaan pelecehan seksual oleh Ibrahim saat mereka di Melbourne.

Mereka mengatakan, saat dugaan pelecehan seksual itu terjadi, mereka masih berstatus mahasiswi dan juga menjadi bagian dari 30 perempuan yang melapor ke LBH Yogyakarta.

Salah satu dari mereka mengaku "kaget dan sangat tidak nyaman" atas apa yang dilakukan Ibrahim kepadanya.

"Dia duduk sangat dekat, sampai saya bisa merasakan nafasnya. Saya merasa ia menginvasi personal space saya," kata dia kepada Hellena Souisa dari ABC News.

Ia juga mengaku merasa terganggu ketika tangan Ibrahim beberapa kali menyentuh beberapa bagian tubuhnya.

Di Melbourne, Ibrahim dikenal aktif dalam sejumlah kegiatan keagamaan dan sering diundang untuk menjadi penceramah di sejumlah masjid, yang jemaahnya kebanyakan warga Indonesia di Victoria.

Dalam ajaran Islam, ustaz seperti Ibrahim diharapkan berperilaku sesuai dengan ajaran Islam, termasuk untuk tidak terlalu berdekatan secara fisik dengan lawan jenis.

Selain itu, ajaran Islam juga melarang pria dan perempuan berada di dalam satu ruangan bila berdua saja.

"Rasanya saat itu surreal banget karena saya kenal dia dan reputasinya yang agamis, tapi kok begitu," ucapnya.

Perempuan lainnya juga mengatakan kepada ABC, bahwa dirinya mengenal Ibrahim dari kegaiatan keagamaan.

Di tahun 2018, perempuan tersebut mengaku "sangat terkejut" ketika Ibrahim diduga berusaha memegang tangannya.

"Mas, bukan muhrim!" kata dia mengingatkan pada ajaran Islam yang melarang sentuhan fisik terhadap lawan jenis di luar pernikahan.

Ia juga mengatakan, telah mencoba mengingatkan Ibrahim soal posisinya sebagai "ustaz". Tetapi kemudian menuturkan bahwa Ibrahim mencoba memeluknya.

Kepada ABC ia mengatakan bahwa Ibrahim sempat meminta maaf, tetapi kemudian mengulanginya kembali dengan cara yang berbeda di beberapa kesempatan.

Ia mengaku butuh waktu untuk melaporkannya karena merasa khawatir tidak akan ada orang yang mempercayai ceritanya, mengingat reputasi Ibrahim yang agamis.

"Aku rasa saat itu aku juga belum self-educated soal [sexual harassment] itu,"" katanya.

Ibrahim Malik membantah semua tuduhan

Sabtu lalu (02/05), Ibrahim mengunggah "klarifikasi" tertulisnya di akun Instagram miliknya, menjawab tuduhan pelecehan seksual kepadanya dan mengatakan dirinya telah menjadi target "pembunuhan karakter".

Dalam wawancara dengan ABC, Ibrahim membantah semua dugaan atas tindakannya di Indonesia dan Australia, dan mengatakan bahwa tuduhan pelecehan seksual ini telah merusak reputasinya.

Beberapa jadwalnya sebagai pengisi acara di aktivitas keagamaan selama Ramadan dibatalkan oleh penyelenggara.

"Benar [semua acara dibatalkan], itu karena ada selebaran yang isinya saya sudah melakukan [pelecehan seksual], bukan lagi diduga. Seolah-olah saya sudah terbukti melakukan," kata Ibrahim.

"Saya tidak merasa dan tidak pernah [melakukan]," jawab Ibrahim ketika ditanya soal dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukannya melalui telepon dan pesan tertulis.

Ketika masih merupakan mahasiswa di Yogyakarta, beberapa perempuan yang melapor kepada LBH Yogyakarta mengatakan Ibrahim pernah mencoba "memeluk [mereka] dari belakang dan menyentuh" mereka di kostnya, saat ia menjual buku bimbingan belajar.

"Nah, itu perlu bukti dulu. Artinya saya tidak bisa mengatakan iya atau tidak, begitu, karena saya tidak tahu pokok perkaranya seperti apa," kata Ibrahim tentang dugaan atas perbuatannya di Indonesia.

"Stand saya tetap sama. Itu kan artinya mereka menduga … dalam bahasa lain belum memiliki bukti yang jelas dan saya tidak diberikan kesempatan klarifikasi apa-apa," kata Ibrahim.

Ibrahim juga membantah saat dikonfirmasi soal tuduhan pelecehan seksual yang dilakukannya di Melbourne.

Mahasiswa RI Penerima Beasiswa Australia Dituduh Lecehkan 30 Perempuan

University of Melbourne mengatakan ada dua alumni yang telah melaporkan dugaan pelecehan seksual yang melibatkan mahasiswa yang masih aktif.

"Kalau di Melbourne misalnya saya pernah, saya ingin tanya siapa orangnya? Kedua, kalau saya pernah dan bersalah, kenapa tidak segera dilaporkan ke pihak kampus atau pihak polisi?"

Salah satu perempuan yang berbicara kepada ABC di Melbourne mengatakan, ia sudah melaporkan pelecehan yang diterimanya lewat platform "Safer Community Program" dan sedang dalam proses untuk mengajukan laporan resmi.

Sementara itu, pihak University of Melbourne mengonfirmasi bahwa pihaknya telah dihubungi oleh kedua alumni yang melaporkan dugaan pelecehan yang dilakukan oleh salah satu mahasiswa yang masih aktif.

"Kedua alumni tersebut… sudah diberikan support bagi kesehatan mental mereka dan kami meyakinkan bahwa informasi tambahan yang mereka berikan kepada universitas akan diselidiki," kata juru bicara universitas.

"Pihak universitas juga sudah menghubungi mahasiswa laki-laki yang dimaksud dan menawarkan dukungan serta pendampingan."

Juru bicara DFAT mengatakan belum bisa memberikan tanggapan lebih lanjut hingga penyelidikan yang dilakukan universitas sudah selesai.


Sumber : https://www.msn.com/id-id/berita/dun...J2b?li=AAfukE3

=================================

Ini kayaknya bakal jadi isu yang rame.
Mudah-mudahan ga bener lah isunya.
Mencoreng nama bangsa dan negara kalo sampe bener.
Soalnya yang kasus mahasiswa di Inggris itu aja masih belum hilang di benak netijen.
Tapi jumlahnya sampe mencapai puluhan korban gitu ya? 

Yang bersangkutan sudah memberi klarifikasi di IG :
External Link: IG Ibrahim Malik
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fatqurr dan 15 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh kucingnyapakrt
Halaman 1 dari 2
Prestasi? emoticon-Bingung (S)
profile-picture
profile-picture
crazzyid dan darmawati040 memberi reputasi
Klarifikasi di sosmed boleh2 aja, tapi kalo udah kayak begini memang perlu ditempuh jalur hukum buat pembuktiannya.
Seandainya hoax, pihak terlapor kan bisa buat pengaduan balik atas pencemaran nama baik.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
crazzyid dan 2 lainnya memberi reputasi
paling gak jauh dari: "kalo ada kejadian kok gak langsung lapor? artinya kalaupun itu terjadi pastinya suka sama suka. kok sekarang rame2 bilang pelecehan?"

profile-picture
profile-picture
crazzyid dan darmawati040 memberi reputasi
ust. ibrahim malik

pemuda yang mengubah masa depan 30 wanita

belio hafidz loh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
crazzyid dan 3 lainnya memberi reputasi
Ikutan bangga euy emoticon-Malu






















































emoticon-Ultah
profile-picture
profile-picture
crazzyid dan darmawati040 memberi reputasi
intinya.. apapun agamanya selama si lakik dari indon tetep ngacengan emoticon-Jempol
profile-picture
profile-picture
crazzyid dan darmawati040 memberi reputasi
salah target😁
profile-picture
profile-picture
crazzyid dan darmawati040 memberi reputasi
selalu jatuh urusan perempuan org yg beragama "kuat"
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Victorim dan 2 lainnya memberi reputasi
monggo klarifikasi di pengadilan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
crazzyid dan 2 lainnya memberi reputasi
Layak di usut
profile-picture
profile-picture
crazzyid dan darmawati040 memberi reputasi
Berprestasi

Prestasi pelecehan seksualemoticon-Kagets
profile-picture
profile-picture
profile-picture
crazzyid dan 2 lainnya memberi reputasi
munafikun, penampilan aja putih, kelakuan lebih hitam dari selokan
profile-picture
profile-picture
crazzyid dan darmawati040 memberi reputasi
usut sampai tuntas
profile-picture
profile-picture
crazzyid dan darmawati040 memberi reputasi
Mahasiswa RI Penerima Beasiswa Australia Dituduh Lecehkan 30 Perempuan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Victorim dan 3 lainnya memberi reputasi
Fitnah itu, lagi ngajarin ngaji emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
crazzyid dan 2 lainnya memberi reputasi
Ga akan heran kalau nanti pembelaannya ngomong, GA ADA 4 ORG SAKSI
profile-picture
profile-picture
crazzyid dan darmawati040 memberi reputasi
Kurangi victim blaming
byr gmn pun pelakunya y salah
profile-picture
profile-picture
crazzyid dan darmawati040 memberi reputasi
drun drunn
ngga dimana2 cabul aja
profile-picture
profile-picture
crazzyid dan darmawati040 memberi reputasi
oke lah pembunuhan karakter itu mungkin, lah tapi ini sekitar 30 korban yg membuat pengakuan. dan ada lagi kasus yg lapor di indonesia.
nanti dibuktikan di pengadilan saja emoticon-Smilie
profile-picture
profile-picture
crazzyid dan darmawati040 memberi reputasi
Makin beriman makin cabul, sapa yg ngajarin ni woe!!
profile-picture
crazzyid memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di